Memasuki babak kedua, hujan deras menguyur lapangan sepakbola stadion Binaraga Kelurahan Siringo-Ringo Kecamatan Rantau Utara, hingga membuat genangan air.
Tensi pertandingan masih tinggi dan diwarnai kartu kuning dari pemain Darul Muhsinin. Kecepatan pemain juga melambat karena bola tidak dapat bergulir dengan bebas tertahan dari genangan air di lapangan.
Pemain Ponpes Raudhatu Ulum masih terus berupaya menggiring bola untuk mengejar ketertinggalan gol. Sementara pemain Darul Muhsinin coba bertahan dan menyerang balik menerobos pertahanan lawan.