Setidaknya ada dua pecahan botol kaca yang berserakan di kediaman Mejuah Juah Ginting, Kepala Desa Tanjung Gunung, yang berada di Dusun IV Raja Tengah Hulu, Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, pasca dilempar bom molotov oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Senin (16/1) pagi.
Menurut informasi yang diterima awak media, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri Mejuah Juah Ginting yang bernama Tampe Ulinta br Perangin-Angin.
"Sekitar pukul 06.30 Wib istri saya bangun. Saat keluar ruamh, dia melihat ada pecahan botol di teras dan ada ceceran darah," ujar Mejuah Juah, Kamis (19/1).
Lebih lanjut dikatakan Mejuah, melihat keanehan itu, istrinya pun merasa panik. Lalu kemudian membangunkan suaminya dan memberitahukan temuan tersebut. Mejuah Juah pun langsung bergegas melihat kondisi di sekeliling rumahnya.
Tak hanya pecahan kaca botol, Kades Tanjung Gunung itu juga menemukan potongan kain bekas terbakar. Selain itu, ditemukan juga ceceran darah di lantai keramik teras rumahnya.
Bahkan pada tiang teras rumahnya yang terbuat dari batu, juga terlihat gosong akibat bekas bakaran api
"Bukan hanya tiang rumah yang ada bekas terbakar, saya juga menemukan kain bekas terbakar dan serpihan kaca botol yang berserakan di teras rumah. Selain itu, kaca spion dump truk milik saya juga dipecahkan OTK," ujar Mejuah.
Akibat aksi teror yang dialaminya, istri Mejuah Juah kemudian mengadu ke Polsek Kuala dengan tanda bukti laporan Nomor : TBL/04/I/2023/SU/LKT KUALA, tanggal 16 Januari 2023.
Polisi setempat kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Keesokan harinya pada tanggal (17/1), Unit Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut juga telah melakukan oleh TKP di kediaman Mejuah Juah.
"Saya berharap agar kepolisian dapat segera mengungkap peristiwa ini. Hingga kini keluarga saya masih sangat trauma," ujar Mejuah.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Langkat, Iptu Luis Beltran membenarkan pristiwa tersebut. "Benaf, infonya terjadi pada tanggal 16 kemarin. Kini masih ditangani oleh Polsek Kuala. Untuk motifnya masih lidik," ujar Luis.
Sedangkan Kapolsek Kuala AKP Ilham mengatakan, pihaknya belum mengetahui motif dari peristiwa tersebut. "Belum tahu motifnya. Masih dilakukan penyelidikan dan sudah ditangani dari pihak Labfor Poldasu," ujar Ilham.