Kamis, 04 Mar 2021 19:18
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Warga Reban Kumbang Kecamatan Bayung Lencir Patahkan Tuduhan Oknum PLN

Warga Reban Kumbang Kecamatan Bayung Lencir Patahkan Tuduhan Oknum PLN

Musi Banyuasin (utamanews.com)
Oleh: Antoni
Rabu, 30 Des 2020 09:30
Istimewa
Oknum Manager dan Supervisor dari PT PLN WS2JB Area Jambi Rayon Muara Bulian melontarkan pernyataan tak patut saat sesi tanya jawab dengan Massa Aksi Unjuk Rasa (Unras) Damai di lokasi PT DSSP Power Sumsel (PLTU Mulut Tambang Sumsel 5), Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin 28 Desember 2020.

Massa aksi memberikan ruang dan waktu bicara kepada perwakilan dari PLN, kesempatan ini digunakan untuk memaparkan persoalan teknis pembebasan lahan karena mendapat hambatan dari warga Dusun Reban Kumbang, Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir. Hal ini menjadi tidak patut untuk disampaikan karena Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin telah berulang kali menjalin komunikasi dan koordinasi antar pimpinan dan meminta keterangan mengenai hambatan dan gangguan untuk mempermudah terwujudnya pasokan aliran listrik khusus untuk Kecamatan Bayung Lencir atau distribusi yang terpisah dari pasokan Provinsi Jambi dan lainya.

Koordinator aksi Novriadi Sjamsuri, S.H.,M.Kn, menyampaikan sanggahan atas pernyataan dari perwakilan PLN. "Aksi kami merupakan upaya terakhir dari sebuah perjuangan demi kepentingan orang banyak," katanya, Rabu 30 Desember 2020.

"Dua tahun lalu kami melakukan aksi di tempat yang sama, tuntutan kami tidak berubah, Merdeka Listrik, pihak PT DSSP dan PLN telah membuat kajian mengenai jumlah kapasitas kebutuhan pasokan listrik khusus Kecamatan Bayung, faktanya listrik masih sering padam bahkan dalam sehari lebih dari tiga kali, tidak ada hujan, tidak ada badai, arus tegangan dibawah standar, diwaktu kami aksi diperdengarkan pernyataan soal teknis, warga tidak peduli dengan masalah teknis karena bukan disini tempat untuk membahas itu, seharusnya masalah teknis dibicarakan secara internal antara PLN dan DSSP setelah itu diinformasikan kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten," kata Novriadi Sjamsuri.


"Pada bulan November kami mengirimkan surat tapi tidak ditanggapi, saat demo orang itu (perwakilan PLN) membacakan novel mediasi bukannya kapan kepastian kami Merdeka Listrik, mediasi sudah berulang kali dilakukan tanpa hasil, PLN dan DSSP selalu berkilah, faktanya bahwa Dusun Reban Kumbang masih gelap padahal hanya sejengkal jaraknya dari lokasi PLTU, inikan luar biasa ketidakadilannya," tambahnya.

"Pembangunan TFT sudah dilakukan dengan kapasitas 2,5 Megawatt, buktinya distribusi tegangan hanya 1,6 sekian Megawatt, inikan omong kosong lagi, aksi Jilid I berdasarkan hitungan PLN kapasitas untuk alokasi khusus Bayung Lencir sebesar 2,5 Megawatt, hari ini kebutuhan sudah mencapai 6 Megawatt jauh sekali kurangnya. Sewaktu tanya jawab kami sampaikan kapan realisasi Bayung Lencir Merdeka Listrik tapi oknum PLN saling lempar dengan PT DSSP bahkan oknum PLN menyampaikan tuduhan bahwa warga Reban Kumbang menghambat pembebasan lahan dan mengajari warga untuk membuat surat pernyataan bersedia membebaskan lahan," ungkapnya

"Kami mengundang Kades Kaliberau untuk datang ke tempat aksi supaya dapat menjawab materi yang ajarkan oleh oknum PLN tentang surat pernyataan secara langsung di hadapan massa aksi dan Aparat serta PLN dan DSSP," katanya.

Kades Kaliberau tidak terima dengan pernyataan oknum Supervisor PLN PT PLN PT PLN WS2JB Area Jambi Rayon Muara Bulian. Menurut Kades bahwa warga Dusun Reban Kumbang sudah membuat surat pernyataan untuk menghibahkan lahan dengan membawa bukti-bukti berupa berkas pengajuan ke PLN bahkan Kementrian.

Novriadi Sjamsuri menilai PLN UP3 Jambi semestinya mengevaluasi kinerjanya karena jalur koordinasi dan komunikasi antar jajaran tidak berjalan baik.

"Hal ini menjadi fakta bahwa jajaran PLN UP3 Jambi tidak serius menanggapi tuntutan warga Kecamatan Bayung Lencir, kehumasan dan pelayanan sangat buruk, kami berikan waktu selama 30 hari untuk PLN menyelesaikan dan menjawab tuntutan Warga Bayung Lencir Merdeka Listrik," tutupnya.
Editor: Ryand Tara

T#g:Listrik
Berita Terkait
  • Senin, 01 Mar 2021 06:31

    Pengembangan Jaringan Listrik Pintar Percepat Elektrifikasi di Wilayah 3T

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meyakini pembangunan jaringan listrik pintar (smart grid) mampu mempercepat proses elektrifikasi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T

  • Kamis, 18 Feb 2021 05:18

    Pembangunan PLTGU 1.600 MW Di Batubara Dimulai

    Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Kabupaten Batubara dimulai, Rabu (17/2). Hal ini ditandai dengan penekanan tombol sirene dan pembukaan selubung maket bangunan PLTGU oleh G

  • Senin, 25 Jan 2021 19:45

    Keracunan Gas Beracun, 24 Orang Di Madina Pingsan, 5 Diantaranya Meninggal Dunia

    Sedikitnya lima orang warga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meninggal dunia akibat keracunan menghirup udara yang telah bercampur dengan gas beracun, Senin (25/1/2021).Kabid Humas Polda Sumut K

  • Sabtu, 23 Jan 2021 08:33

    Nestapa kehidupan gelap warga Bayung Lencir di bumi yang berlimpah energi listrik

    Warga Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan masih akan mengalami kerugian materil dan immateril pada semester pertama bahkan mungkin berlanjut di semester kedua

  • Selasa, 12 Jan 2021 04:12

    Satgas Pamtas Yonif 125/SMB Gotong Royong Dalam Pembuatan dan Pemasangan Tiang Listrik

    Wujud kepedulian sekaligus membangun semangat kebersamaan, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bergotong-royong dalam pembuatan dan pemasangan tiang

  • Senin, 28 Des 2020 17:38

    Ormas Gabungan Bayung Lencir Demo di PT DSSP Power Sumsel Tuntut Keadilan Energi

    KNPI-Karang Taruna-Aktivis Mahasiswa dan Forum Masyarakat Bayung Lencir yang berjumlah 50-an orang melakukan Unjuk Rasa (Unras) Damai di Lokasi PT DSSP Power Sumsel (PLTU Mulut Tambang Sumsel 5), ber

  • Sabtu, 05 Des 2020 10:25

    Memanen Sawit, Pria Asal STM Hilir Tewas Tersengat Listrik

    Seorang pemuda bernama Herman Syaputra (35) warga Dusun III Bengkilang, Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan tewas tersengat listrik di perladangan sawit milik Firm

  • Minggu, 08 Nov 2020 23:08

    Abdul Karim tewas diduga tersengat listrik di Securai

    Naas dialami oleh Abdul Karim (39) warga Securai Pasar, Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat. Akibat tersetrum arus listrik, Pria pekerja serabutan ini akhirnya meninggal dunia di

  • Jumat, 30 Okt 2020 08:40

    Supian tewas ketika coba perbaiki kabel listrik yang menyentuh kanopi masjid

    Supian (43) diduga tewas setelah tersengat listrik pada saat memperbaiki kabel di Dusun III, Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (29/10/2020).Pria yang me

  • Kamis, 01 Okt 2020 20:21

    Gubernur Edy Sahkan RUPTL PTPN III Sei Mangkei, PLTGU 1.600 MW Segera Dibangun

    Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menandatangani Surat Keputusan (SK) Pengesahan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) Wilayah Usaha PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III KEK Sei Mangkei, Selasa (29

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak