Warga yang kerap melintas di Jalan Jend. Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, kerap mengeluhkan kemacetan karena disebabkan antrian Kendaraan Bermotor yang mengantri karena ingin mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat.
Seperti yang dikatakan Devi, salah seorang warga Binjai Barat yang setiap hari harus mengantar jemput anaknya di salah satu Sekolah favorit yang ada di Kecamatan Binjai Kota. Menurutnya, akibat antrian yang di dominasi oleh truk berukuran besar, ia pun harus bersabar dan ekstra hati hati saat melintas di jalan tersebut.
"Hampir setiap hari macet. Terkadang malah gak bisa lewat sama sekali karena badan jalan penuh dengan kendaraan bermotor yang mau melintas maupun yang ingin mengisi BBM," ucap Devi.
Senada juga diucapkan Irwan, warga Binjai Barat yang kesehariannya melintasi jalan tersebut.
"Ampun kita bang kalau udah macet. Masing masing mau cepat. Akhirnya macet total. Terkadang panjangnya bisa sampai 500 meteran," tutur Irwan seraya mengatakan jika dirinya melintasi jalan tersebut sekira pukul 10.00 Wib.
Menyikapi keluhan warga, asak media mencoba mendatangi SPBU dengan nomor 13.207.109 tersebut. Namun setibanya disana, salah seorang petugas SPBU yang sedang berjaga di depan, tidak memperbolehkan awak media mengambil dokumentasi foto. Tidak hanya itu, saat ditanya apakah pengurus SPBU yang bisa dikonfirmasi, petugas itu pun malah pergi begitu saja.
"Jangan foto foto bang. Gak boleh," ujarnya seraya pergi.
Pantauan di lokasi, tampak beberapa petugas Kepolisian dari Polsek Binjai Barat, ikut mengatur lalulintas agar tidak terjadi kemacetan.
"Ya, payah kali diatur. Mereka ngantri Minyak Solar ini," ungkap Kanit Intelkam Polsek Binjai Barat, Aiptu Sumanta, sembari mengatur arus lalulintas.
Warga pun berharap kepada pihak SPBU agar menempatkan aparat terkait agar dapat mengatur lalulintas sehingga tidak terjadi kemacetan.
"Setidaknya pada saat jam jam sibuk. Misalnya pagi saat berangkat sekolah, siang saat jam istirahat, atau sore saat orang pulang beraktifitas," demikian ucap beberapa warga lainnya.