Minggu, 19 Sep 2021 15:10
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Transformasi Universitas Negeri Tapanuli Raya, Dalam Perspektif Seorang Guru SMA

Transformasi Universitas Negeri Tapanuli Raya, Dalam Perspektif Seorang Guru SMA

Taput (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 31 Mar 2021 12:21
Istimewa
Ilustrasi
Rencana transformasi Institut Agama Kristen Negeri Tarutung menjadi Universitas Negeri Tapanuli Raya sudah bergulir dan masih menjadi proses yang belum menemukan jawaban atas harapan yang dinanti-nantikan. Filosofi suku Batak adalah "Anakhon Hi Do Hamoraon Di Ahu", yang berartikan bahwa anak adalah harta terbesar bagi orangtua, sudah lama dipakai nasehat dan teladan bagi suku batak dalam kehidupan sehari- hari.

Warga Tarutung, Taput, Ibu Marala, seorang Guru SMA menyambut baik kelanjutan proses transformasi ini. Sebagai seorang guru di SMA, beliau sangat mengharapkan adanya Universitas Negeri yang dikelola oleh Kemendikbud di Tapanuli Raya.

"Pengalaman saya sebagai guru, saat memotivasi siswa, anak didik tak sedikit yang mengatakan ingin melanjutkan pendidikan ke universitas dengan jurusan yang beragam, seperti Kedokteran, Ekonomi, Pertanian, Peternakan, Hukum, Ilmu Komputer, Pariwisata, dan jurusan-jurusan bonafit lainnya. Kendala orang tua di Tapanuli Raya membiayai anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi antara lain biaya kehidupan sang anak di perantauan", ujarnya, Rabu (31/3).


Pun begitu, orangtua di Tapanuli Raya juga menjunjung slogan "Sinur Napinahan Do Gabe Na Niula, Molo Dung Tupa Sude Boi Ma Hita Maduma", dimana slogan ini menandakan semangat dan harapan orangtua bahwa meskipun bertani dan beternak, orangtua di Tapanuli yakin hasil pertanian dan ternak mereka akan baik, dan hal itu dilakukan semata-mata demi kelanjutan pendidikan anak-anaknya dalam mengejar masa depan dan cita citanya.

Para siswa yang ekonomi orang tuanya tidak mencukupi untuk Kuliah di Universitas Bonafit seperti IPB, UI, Universitas Brawijaya, UGM, merasa sangat sedih karena selain memikirkan biaya kebutuhan anak mereka di rantau, mereka juga harus mengeluarkan dana besar untuk biaya penunjang pendidikan anak mereka.

Ada yang memilih melanjutkan kuliah di luar Tapanuli sambil bekerja, ada pula yang melanjutkan pendidikan di kampus swasta di Tapanuli dengan harapan selepas kuliah masih memiliki waktu membantu kedua orangtua nya bertani maupun beternak, mirisnya, ada yang mengubur impiannya untuk kuliah dan akhirnya menjadi pekerja.


Banyak yang berharap dapat kuliah di Tapanuli di tanah kelahirannya dengan kehadiran universitas negeri yang tak kalah saing dengan universitas negeri bonafit lainnya serta mengabdi untuk kampung halamannya yang sejak dulu kaya akan hasil pertanian seperti Beras, kopi, ikan, berbagai jenis ternak dan seni budayanya yang begitu sungguh mempesona.

"Saya sebagai guru SMA berdoa dan memohon kepada Tuhan agar Pemerintah Pusat bersedia dan segera menyetujui Permohonan Bapak Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si untuk menghadirkan Universitas Negeri di Tapanuli Raya," ujarnya.

"Universitas Negeri Tapanuli Raya menjawab kebutuhan rakyat Tapanuli Raya karena melibatkan Kabupaten di sekitar Tapanuli Utara dalam hal pendiriannya, seperti Fakultas Kedokteran di Tapanuli Utara, Fakultas Pertanian di Humbang Hasundutan, Fakultas Kelautan dan Kemaritiman di Tapteng, Fakultas Perikanan di Sibolga, Fakultas Kehutanan di Tapsel, Fakultas Pariwisata di Samosir dan Perhotelan di Toba. Apalagi kehadiran Fakultas Pertanian, Perikanan, Peternakan sangat sesuai dengan potensi dan tofografi wilayah Tapanuli," jelasnya.


Grand design konsep Universitas Negeri Tapanuli Raya ini menunjukkan bahwa Bupati Taput tidak hanya memikirkan Tapanuli Utara saja, tetapi juga masa depan Tapanuli. Universitas harus mempersiapkan lulusannya menjadi lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar kerja domestik maupun global.

Menutup pernyataannya, ibu guru ini juga berharap agar kepala daerah di Tapanuli Raya juga ikut menyuarakan dan memperjuangkan hadirnya Universitas Negeri Tapanuli Raya karena ini masa depan Tapanuli Raya. 

"Meminjam kutipan dari Najwa Shibab, salah satu presenter ternama yang menyampaikan demikian, 'Hanya pendidikan yang bisa menyelematkan masa depan, tanpa pendidikan Indonesia tak mungkin bisa bertahan.' Semoga kita semua bisa bersama mendukung dan memperjuangkan hadirnya Universitas Negeri Tapanuli Raya ini," tutupnya dengan semangat dan penuh harapan dalam doa.
Editor: Robi

T#g:tapanuliTaputUNTARAGuru
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Sep 2021 12:18

    Prosesi Pisah Sambut Komandan Kodim 0210/TU Penuh Haru dan Bangga

    Pelaksanaan Pisah Sambut Dandim di markas Kodim 0210/TU. Letkol Czi Roni Agus Widodo, S.Sos, M.Han sebagai Dandim lama, kepada Letkol Inf Hari Sandra yang baru, Sabtu,18 September 2021.Ramah tamah Aca

  • Jumat, 17 Sep 2021 19:37

    Paripurna Pembacaan Tanggapan Akhir dan Kesepakatan Ranperda P-APBD Taput TA. 2021, Molor Waktu

    DPRD dan Pemerintah Kabupaten Taput, melaksanakan paripurna mendengarkan tanggapan akhir fraksi-fraksi atas rancangan peraturan daerah (ranperda) TA.2021. Dan, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan

  • Jumat, 17 Sep 2021 11:27

    LHKP Syarat Administrasi Balon Kepala Desa Di Taput, Mengundang Kerumunan

    Keluarnya peraturan Bupati (Perbup) nomor 19 tahun 2021 tertanggal 20/06, tentang 'Perubahan ketiga atas peraturan Bupati Tapanuli Utara nomor 18 tahun 2015 tentang peraturan pelaksanaan peratura

  • Senin, 13 Sep 2021 20:43

    Kunker ke Taput, Kapolda Sumut Tinjau vaksinasi dan berikan Bansos untuk masyarakat

    Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi beserta Ketua Umum Bhayangkari Daerah Sumatera Utara melaksanakan kunjungan kerja ke HKBP Pearaja Tarutung, Senin (13/09/21) Kapolda Sum

  • Sabtu, 11 Sep 2021 20:51

    Kapolda Sumut Beri Penghargaan Untuk Personil Polsek dan Koramil Adiankoting

    Kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Tapanuli Utara, Sabtu (11/09/21), Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S MSi turut didampingi PJU Polda Sumut. Setibanya di Taput Kapolda Sumut beserta rombongan l

  • Jumat, 10 Sep 2021 11:30

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanudin Tinjau Perumahan Anggota Kodim 0210/TU di Silangkitang

    Pangdam I/BB Mayjend TNI Hasanudin beserta rombongan tiba di pembangunan perumahan anggota Kodim 0210/TU, di Silangkitang Desa Sipahutar Kecamatan Sipoholon Kabupaten Taput (Tapanuli Utara), Kamis sor

  • Sabtu, 04 Sep 2021 19:54

    Upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Dalam Perlindungan Anak di Masa Pandemi Covid-19

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2021 tertanggal 10 Agustus 2021 tentang "Perlindungan Khusus Bagi Anak". Hal ini didasari bahwa untuk

  • Sabtu, 04 Sep 2021 15:04

    Dunia Pendidikan Di Tanjungbalai Siap Untuk PTM

    Pembelajaran Tatap Muka atau yang sering disebut dengan istilah PTM, kini kian hangat dibincangkan. Terkhusus dalam dunia Pendidikan yang saat ini sudah lama proses belajar mengajar dilaksanakan melal

  • Jumat, 03 Sep 2021 15:33

    PTMT masa pandemi Covid-19 di Satuan Pendidikan Taput tidak munculkan kluster baru

    Berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada 16 Agustus 2021 pada satuan dinas pendidikan, berdasarkan surat edaran Bupati Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang tertanggal 16 Agustus 20

  • Selasa, 31 Agu 2021 10:41

    Periksa Dana Pelatihan, Diklat dan Bimtek Dinas Pendidikan Paluta Tahun 2020

    Pelatihan, Diklat dan Bimtek kepala sekolah dan guru tahun 2020 yang digelar di hotel merupakan bagian dari upaya menghambur-hamburkan anggaran pendapatan dan belanja daerah Paluta.Demikian disampaika

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak