Kamis, 13 Des 2018 00:46
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Terkait Dugaan Korupsi Rp33,336 Milyar, GEMASILA Seruduk Kantor Dinkes Labuhanbatu

Terkait Dugaan Korupsi Rp33,336 Milyar, GEMASILA Seruduk Kantor Dinkes Labuhanbatu

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Moratua Tanjung
Kamis, 15 Nov 2018 19:15
Moratua Tanjung
Aksi demo GEMASILA Labuhanbatu di depan kantor Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Kamis (15/11/2018).
Kedua kalinya, Gerakan Mahasiswa Revolusi Labuhanbatu (GEMASILA) Kabupaten Labuhanbatu, melakukan Aksi demo damai, seruduk kantor OPD Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (15/11/2018).

Aksi demo dari GEMASILA ini terkait dugaan korupsi anggaran belanja pada pos anggaran APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2017 sebesar Rp 33.336 milyar.

Aksi dikawal ketat puluhan Polisi dari Sabhara, Satuan Provost dan Satuan Polisi Lalu Iintas dari Mapolres Kabupaten Labuhanbatu, dan, juga pengawalan ketat dari Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Labuhanbatu.
 
Dalam orasinya, GEMASILA meminta agar oknum Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Tinur Bulan Harahap SKM, mau menjumpai massa aksi demo GEMASILA. "Kami minta dengan tegas, supaya pejabat Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu yang bernama Tinur Bulan (TB) agar segera keluar dari kantornya di Dinas Kesehatan itu. Kami minta Timur Bulan selaku Kepala Dinas, bisa menjawab tuntutan kami ini dari GEMASILA Labuhanbatu", ucap mahasiswa yang berorasi dengan pengeras suara.


Menurutnya, oknum pejabat Kepala Dinas Kesehatan TB, harus dapat menjawab soal dugaan penyalah gunaan jabatan dan korupsi pada anggaran belanja Program Upaya Kesehatan Masyarakat dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun anggaran 2017 dari anggaran sebesar Rp 33.336 milyar. "Wooeee, kalian lihat, pejabat Kepala Dinas Kesehatan dan pejabat lainnya menghilang. Takut mereka karena sudah Korupsi uang rakyat. Dimana kau Kadis TB, keluar, jangan bersembunyi dan jawab pertanyaan kami ini", sebut para mahasiswa dalam orasinya.


Kasat Sat Pol Pamong Praja Pemkab Labuhanbatu Haris Nasution bersama  Asisten II Ir Hasan Heri dan Asisten I Pemkab Labuhanbatu yang langsung berhadapan dengan massa aksi GEMASILA Labuhanbatu di depan pagar kantor Dinas Kesehatan Labuhanbatu, mencoba menenangkan para mahasiswa yang sudah mulai berteriak dan menendangi pintu pagar.

"Kami harapkan kepada adik- adik mahasiswa, agar bisa tenang dulu. Kami mewakili dari Kadis Kesehatan, di sini untuk menjembatani dan mengajak adik adik dari GEMASILA untuk tenang. Nanti, aspirasi adik mahasiswa dari GEMASILA akan kami sampaikan kepada Kadis Kesehatan. Kebetulan Kadis Kesehatan tidak berada di tempat", kata Haris Nasution.

Ia mengharapakan agar aksi demo dari GEMASILA tersebut dapat bubar dengan tenang. Namun, massa GEMASILA tetap bersikeras bisa ketemu Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu TB, dan bisa masuk ke dalam kantor Dinas Kesehatan tersebut. 

Sempat terjadi perdebatan antara pejabat Pemkab Labuhanbatu yang hadir dengan para peserta aksi demo GEMASILA. Selanjut, setelah pihak pengamanan Provost dari Polres Labuhanbatu ikut mendamaikan serta menenangkan suasana aksi demo mahasiswa tersebut, akhirnya, aksi mulai reda dan satu persatu meninggalkan lokasi aksi demo.

Pada kesempatan tersebut, Ketua aksi demo GEMASILA Labuhanbatu insial TM S, dan teman mahasiswa lainnya, menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pejabat Pemkab Labuhanbatu yang hadir, antara lain, meminta Kepala Dinas Kesehatan agar segera mengklarifikasi dugaan Korupsi tersebut. Meminta agar Kepala Dinas Kesehatan mengundurkan diri dari jabatannya karena terlibat Korupsi. Meminta Plt Bupati Labuhanbatu agar segera memerintahkan APIP Pemkab Labuhanbatu melakukan Audit dugaan Korupsi Dinkes tersebut. Meminta penegakkan Supremasi hukum UU 31 tahun 1999 dan UU 28 tahun 2001 tentang ASN tidak terlibat KKN. Dan, meminta Plt Bupati Labuhanbatu dengan APIP agar tidak ada Rekayasa dalam mengaudit dugaan Korupsi anggaran Dinas Kesehatan Labuhanbatu TA 2017 tersebut.

Editor: Boraspati

T#g:aurDinkes
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Rabu, 12 Des 2018 17:22

    Pergerakan Tani Indonesia Maluku- Maluku Utara: Naikkan Harga Kopra

    Sekitar 50 orang dari Pergerakan Tani Indonesia Maluku-Maluku Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Aksi yang dipimpin oleh Riswan Sanun

  • Selasa, 13 Nov 2018 12:03

    Emak-emak Geruduk Kantor Bupati Labura, Bupati diharap mampu ubah tangis menjadi Senyum

    Kedatangan Massa Buruh PT. Nagali Semangat Jaya (PT. NSJ) Sonomartani ke Kantor Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), adalah bentuk kebuntuan kesepakatan antara Buruh dan pihak perusahaan.Hari ini, Selas

  • Rabu, 31 Okt 2018 22:31

    Soal Dugaan Korupsi Rp 33,336 Milyar, Mahasiswa Demo Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu

    Puluhan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Labuhanbatu menggelar Aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (31/10/2018). Walaupun dalam guyuran hujan deras d

  • Sabtu, 29 Sep 2018 18:19

    LSM Pelopor Desak Inspektorat Labuhanbatu Percepat Pemeriksaan Dugaan Korupsi Dinkes Rp 33.336 M

    Diminta kepada Inspektorat Pemkab Labuhanbatu sebagai Badan Pengawasan, supaya segera secepatnya melakukan pemeriksaan terkait pelimpahan Kejaksaan Negeri Labuhanbatu tentang kasus laporan dugaan peny

  • Sabtu, 22 Sep 2018 01:32

    Unjukrasa Aliansi Pemuda Kabupaten Asahan Tolak Provokator

    Puluhan warga Kabupaten Asahan yang mengatas namakan Aliansi Pemuda Kabupaten Asahan turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi penolakan segala bentuk propokasi terhadap warga Asahan, Jumat (21/9/2018

  • Sabtu, 15 Sep 2018 17:15

    Soal Dugaan Korupsi Dinkes Rp33,336 M, Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Diduga Jalin Keamanan & Keharmonisan

    Belakangan ini tercium aroma tidak sedap di mata dan telinga masyarakat di sekitaran daerah kota Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu, yaitu, telah terjalinnya rasa keamanan dan hubungan yang cukup kent

  • Sabtu, 08 Sep 2018 17:08

    Kajari Diminta Terbuka Soal Pemanggilan 10 Oknum ASN Pejabat Dinas Kesehatan Labuhanbatu

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Labuhanbatu Satno Pranoto SH MH beserta Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kajari M Junaidi SH, diminta lebih serius menangani terkait kasus pemanggilan ser

  • Jumat, 07 Sep 2018 22:47

    Aktivis di Medan Peringati 14 Tahun Kematian Munir

    Sejumlah aktivis di Kota Medan menggelar aksi refleksi 14 tahun kematian pejuang Hak Asasi Manusia, Munir, di bundaran depan Kantor Pos Besar Medan, Jalan Balai Kota, Medan, Jumat (7/9/18) sore. Merek

  • Rabu, 05 Sep 2018 17:55

    PTTN Kembali Didemo AMPMB

    Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Bersatu (AMPMB) bersama masyarakat yang tergabung dari sembilan desa kembali melakukan aksi demonstrasi, Rabu (5/9/2018). Kali ini massa berunjukrasa di Ka

  • Senin, 03 Sep 2018 19:23

    Masyarakat Nias Minta KPU RI dan Timsel Sumut V Batalkan Ujian CAT Calon KPU Nias Selatan

    Ratusan masyarakat Kepulauan Nias yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Ono Niha (HIMONI) dan Forum Komunikasi Masyarakat Nias (Forkamnis) geruduk Kantor KPU Provinsi Sumatera Utara, Senin (3/9/201

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak