Senin, 27 Mei 2019 11:26
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Terkait Dugaan Korupsi Rp33,336 Milyar, GEMASILA Seruduk Kantor Dinkes Labuhanbatu

Terkait Dugaan Korupsi Rp33,336 Milyar, GEMASILA Seruduk Kantor Dinkes Labuhanbatu

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Moratua Tanjung
Kamis, 15 Nov 2018 19:15
Moratua Tanjung
Aksi demo GEMASILA Labuhanbatu di depan kantor Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Kamis (15/11/2018).
Kedua kalinya, Gerakan Mahasiswa Revolusi Labuhanbatu (GEMASILA) Kabupaten Labuhanbatu, melakukan Aksi demo damai, seruduk kantor OPD Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (15/11/2018).

Aksi demo dari GEMASILA ini terkait dugaan korupsi anggaran belanja pada pos anggaran APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2017 sebesar Rp 33.336 milyar.

Aksi dikawal ketat puluhan Polisi dari Sabhara, Satuan Provost dan Satuan Polisi Lalu Iintas dari Mapolres Kabupaten Labuhanbatu, dan, juga pengawalan ketat dari Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Labuhanbatu.
 
Dalam orasinya, GEMASILA meminta agar oknum Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Tinur Bulan Harahap SKM, mau menjumpai massa aksi demo GEMASILA. "Kami minta dengan tegas, supaya pejabat Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu yang bernama Tinur Bulan (TB) agar segera keluar dari kantornya di Dinas Kesehatan itu. Kami minta Timur Bulan selaku Kepala Dinas, bisa menjawab tuntutan kami ini dari GEMASILA Labuhanbatu", ucap mahasiswa yang berorasi dengan pengeras suara.


Menurutnya, oknum pejabat Kepala Dinas Kesehatan TB, harus dapat menjawab soal dugaan penyalah gunaan jabatan dan korupsi pada anggaran belanja Program Upaya Kesehatan Masyarakat dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun anggaran 2017 dari anggaran sebesar Rp 33.336 milyar. "Wooeee, kalian lihat, pejabat Kepala Dinas Kesehatan dan pejabat lainnya menghilang. Takut mereka karena sudah Korupsi uang rakyat. Dimana kau Kadis TB, keluar, jangan bersembunyi dan jawab pertanyaan kami ini", sebut para mahasiswa dalam orasinya.


Kasat Sat Pol Pamong Praja Pemkab Labuhanbatu Haris Nasution bersama  Asisten II Ir Hasan Heri dan Asisten I Pemkab Labuhanbatu yang langsung berhadapan dengan massa aksi GEMASILA Labuhanbatu di depan pagar kantor Dinas Kesehatan Labuhanbatu, mencoba menenangkan para mahasiswa yang sudah mulai berteriak dan menendangi pintu pagar.

"Kami harapkan kepada adik- adik mahasiswa, agar bisa tenang dulu. Kami mewakili dari Kadis Kesehatan, di sini untuk menjembatani dan mengajak adik adik dari GEMASILA untuk tenang. Nanti, aspirasi adik mahasiswa dari GEMASILA akan kami sampaikan kepada Kadis Kesehatan. Kebetulan Kadis Kesehatan tidak berada di tempat", kata Haris Nasution.

Ia mengharapakan agar aksi demo dari GEMASILA tersebut dapat bubar dengan tenang. Namun, massa GEMASILA tetap bersikeras bisa ketemu Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu TB, dan bisa masuk ke dalam kantor Dinas Kesehatan tersebut. 

Sempat terjadi perdebatan antara pejabat Pemkab Labuhanbatu yang hadir dengan para peserta aksi demo GEMASILA. Selanjut, setelah pihak pengamanan Provost dari Polres Labuhanbatu ikut mendamaikan serta menenangkan suasana aksi demo mahasiswa tersebut, akhirnya, aksi mulai reda dan satu persatu meninggalkan lokasi aksi demo.

Pada kesempatan tersebut, Ketua aksi demo GEMASILA Labuhanbatu insial TM S, dan teman mahasiswa lainnya, menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pejabat Pemkab Labuhanbatu yang hadir, antara lain, meminta Kepala Dinas Kesehatan agar segera mengklarifikasi dugaan Korupsi tersebut. Meminta agar Kepala Dinas Kesehatan mengundurkan diri dari jabatannya karena terlibat Korupsi. Meminta Plt Bupati Labuhanbatu agar segera memerintahkan APIP Pemkab Labuhanbatu melakukan Audit dugaan Korupsi Dinkes tersebut. Meminta penegakkan Supremasi hukum UU 31 tahun 1999 dan UU 28 tahun 2001 tentang ASN tidak terlibat KKN. Dan, meminta Plt Bupati Labuhanbatu dengan APIP agar tidak ada Rekayasa dalam mengaudit dugaan Korupsi anggaran Dinas Kesehatan Labuhanbatu TA 2017 tersebut.

Editor: Boraspati

T#g:aurDinkes
Berita Terkait
  • Jumat, 10 Mei 2019 17:10

    Bentrok tidak terjadi, massa pendukung KPU tinggalkan bundaran Bawaslu Sumut

    Apa yang dikhawatirkan masyarakat tidak terjadi. Bentrokan dapat dihindarkan karena massa pendukung KPU meninggalkan bundaran Bawaslu Sumut dan bundaran Adam Malik-Amir Hamzah.Amatan media ini, massa

  • Jumat, 10 Mei 2019 14:50

    Jalan Adam Malik Medan Ditutup, 2 Kelompok Massa Pro dan Kontra KPU Potensi Bentrok

    Ratusan personel kepolisian berdiri di tengah-tengah dua kelompok massa pendukung dan penuntut KPU, dimana hingga saat ini kedua kelompok tersebut nyaris bentrok. Situasi ini berlangsung di jalan

  • Selasa, 07 Mei 2019 23:07

    Kawal Pleno KPU, Warga Medan Kecam "People Power" Oknum Partai Oposisi

    Seribuan warga kota Medan, Sumatera Utara yang tergabung dalam Masyarakat Cinta Indonesia, melakukan aksi unjuk rasa mengecam wacana kubu Capres 02 untuk melakukan "people power".Aksi demonstrasi ini

  • Kamis, 25 Apr 2019 16:15

    Nana KPU Medan: Kami Tidak Akan Pernah Lakukan Kecurangan

    Komisioner KPU Kota Medan Divisi Program, Data dan Informasi, Nana Miranti menyatakan bahwa KPU Medan sebagai penyelenggara Pemilu bekerja sesuai UU.

  • Rabu, 13 Mar 2019 18:33

    Tangkap dan penjarakan pengusaha yang bayar upah di bawah UMK

    Demikian salahsatu isi spanduk yang dibawa seratusan karyawan RS Sari Mutiara, saat berdemonstrasi di DPRD Sumut, Rabu (13/3/2019).Koordinator karyawan Sari Mutiara, Suaedah, mengatakan dalam orasinya

  • Rabu, 23 Jan 2019 19:23

    Mahasiswa Palas Unjuk Rasa, Diduga Dana BOS Dipungli Bos

    Ikatan Mahasiswa Pemuda Peduli Pejuang Rakyat (IMPER TABAGSEL)melakukan aksi unjuk rasa meminta agar permasalahan pungutan liar (Pungli) Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di DinasPendidikan Palas

  • Rabu, 12 Des 2018 17:22

    Pergerakan Tani Indonesia Maluku- Maluku Utara: Naikkan Harga Kopra

    Sekitar 50 orang dari Pergerakan Tani Indonesia Maluku-Maluku Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Aksi yang dipimpin oleh Riswan Sanun

  • Selasa, 13 Nov 2018 12:03

    Emak-emak Geruduk Kantor Bupati Labura, Bupati diharap mampu ubah tangis menjadi Senyum

    Kedatangan Massa Buruh PT. Nagali Semangat Jaya (PT. NSJ) Sonomartani ke Kantor Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), adalah bentuk kebuntuan kesepakatan antara Buruh dan pihak perusahaan.Hari ini, Selas

  • Rabu, 31 Okt 2018 22:31

    Soal Dugaan Korupsi Rp 33,336 Milyar, Mahasiswa Demo Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu

    Puluhan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Labuhanbatu menggelar Aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (31/10/2018). Walaupun dalam guyuran hujan deras d

  • Sabtu, 29 Sep 2018 18:19

    LSM Pelopor Desak Inspektorat Labuhanbatu Percepat Pemeriksaan Dugaan Korupsi Dinkes Rp 33.336 M

    Diminta kepada Inspektorat Pemkab Labuhanbatu sebagai Badan Pengawasan, supaya segera secepatnya melakukan pemeriksaan terkait pelimpahan Kejaksaan Negeri Labuhanbatu tentang kasus laporan dugaan peny

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak