Rabu, 14 Nov 2018 21:25
HUT Pemkab Labuhanbatu

Tablig Akbar Komunitas Sahabat Polri-TNI di STDI Imam Syafii

JEMBER (utamanews.com)
Oleh: Rls
Senin, 22 Mei 2017 21:12
Komunitas Sahabat Polri-TNI (Kombatpol) bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah (STDI) Imam Syafii, menyelenggarakan Tablig Akbar di lapangan STDI, jalan MH Thamrin No.5, Kranjingan Kec Sumbersari, Jember, Senin (22/5).

Hadir pada acara tersebut Abdurahman Ayyub (Staf Ahli BNPT), Bambang Suprianto Irawan (Pembina Kombatpol Pusat), Danramil 0824/11 Kapten Inf Suharyono, Kapolsek Sumbersari Kompol Andi Febrianto, Rektor STDI Dr Muhammad Arifin Badri, MA, Perwakilan Kemenag Kab Jember Didik Kurniawan dan perwakilan Kajari Jember Gunawan serta 750 orang mahasiswa STDI.

Acara diawali oleh sambutan Ustad Dr Syafiq Reza Basamalah, MA (Dosen STDI) yang intinya menyampaikan, "Kita berkumpul untuk satu permasalahan penting yang melanda negeri ini. Kita sebagai umat Islam, khususnya STDI Imam Syafii harus turut andil dalam menjaga kutuhan NKRI dari faham-faham terorisme dan radikal yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa."

Selanjutnya Pembacaan Ayat Suci Al Qur'an oleh Sdr Mashudi (Mahasiswa STDI) kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Muhammad Aridin Badri, MA yang pada intinya menjelaskan bahwa thema yang diambil pada Tablig Akbar ini merupakan fakta bagi umat Islam maupun umat manusia, dimana selalu disuguhi pola radikalisme dari jaman putranya Nabi Adam yaitu Kobil dan Habil hingga saat sekarang ini.

"Untuk itu, didirikannya kampus STDI Imam Syafii ini menunjukkan penyebaran Islam yang Rahmatan Lil Alamin, yaitu yang sejuk dan damai, walaupun pendiriannya banyak cibiran miring terhadap keberadaan kampus kita ini, namun hal itu senantiasa kita sikapi dengan arif, tidak kita selesaikan dengan otot tetapi kita duduk bersama sehingga semua pihak dapat.memahami dengan baik, dan jihat yang kita hadapi yang paling berat saat ini adalah jihat melawan hawa nafsu," terangnya.

Sambutan Kapolsek Sumbersari Kompol Andi Febrianto yang menegaskan bahwa kita lahir sebagai bangsa yang majemuk, dengan berbagai agama yang diakui dan sah secara hukum.

Kompol Andi Febrianto juga menghimbau agar kita menjaga keutuhan NKRI dengan membangun SDM bahkan keberadaan STDI Imam Syafii ini diharapkan mampu memberikan ilmu pengetahuan serta pemahaman-pemahaman yang baik sehingga kelak mampu memberikan sumbangsih SDM yang berkualitas bagi kejayaan NKRI sesuai bidang ilmunya masing-masing.

Selanjutnya pada sambutan berikutnya Danramil 0824/11 Sumbersari Kapten Inf Suharyono yang menjelaskan adanya kata 'menangkal' dalam thema di atas berarti mencegah sebelum masuknya faham-faham radikalisme, terorisme, ISIS dan sparatisme. "Kata benar itu ada 3 macam yaitu benarnya sendiri, benarnya orang banyak dan benarnya Tuhan, dan pemahaman radikalisme, terorisme, ISIS dan sparatisme yang didukung dengan perbuatannya anarkis berarti muncul karena benarnya sendiri dan tidak benarnya menurut orang banyak," jelasnya.
Kapten Inf Suharyono juga menegaskan bangsa Indonesia lahir dengan Keberagaman suku, adat, budaya dan agama. "Itulah kekayaan Bangsa Indonesia yang harus selalu kita jaga, dan keberagaman itu indah seperti halnya pelangi apabila dapat kita nikmati dengan baik, untuk itu perbedaan pendapat adalah hal biasa," tambahnya.

Selanjutnya memasuki acara inti dengan pemandu acara Ustad Annas Burhanudin, MA yang dalam prakatanya menyampaikan bahwa isu radikalisme adalah konspirasi musuh dan menganggap hal ini omong kosong, namun kenyataannya ada, dan dilakukan oleh sebagian kecil oknum yang memiliki pemikiran menyimpang yang mengumandangkan jihat dengan tidak benar sehingga menyerang orang yang tidak seharusnya diserang.

Selanjutnya Paparan Materi inti dengan thema mewaspadai dan menanggulangi bahaya terorisme, radikalisme, ISIS dan Separatisme di Indonesia oleh Abdurahman Ayyub dari Staf Ahli BNPT.

Penutup acara tersebut, Dr Muhammad Arifin Badri, MA yang menyatakan bahwa dirinya pernah diisukan terlibat pada terorisme hingga disiarkan oleh televisi nasional karena kesamaan nama, namun sudah diklarifikasi. "Saya nyatakan bahwa saya tidak pernah terlibat terorisme," tegasnya.

Menyikapi kegiatan tersebut dalam konfirmasinya secara terpisah Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto menyampaikan permohonan maaf kepada Rektor STDI dan para pemateri karena sedang dinas luar ke Kodam V/Brw Surabaya

"Faham-faham terorisme, radikalisme, ISIS dan separatisme lahir dari minimnya wawasan seseorang, sehingga dengan adanya acara tersebut tentunya dapat menambah wawasan kita semua dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kita hidup di NKRI yang dikaruniai kebhinekaan suku, adat dan agama, mari kebhinekaan tersebut kita jadikan kekayaan yang memperindah khasanah NKRI yang kita cintai bersama," tukas Dandim.

Editor: Dian

T#g:STDI Imam Syafiitabligh akbarterorisme
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Rabu, 07 Nov 2018 05:57

    Plt Bupati H. Andi Suhaimi Dalimunthe Hadiri Tabligh Akbar Tausiah Oleh Ustad Felix Siauw

    Di sela-sela kesibukan dalam menjalankan rutinitas pekerjaan selaku Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT, meluangkan waktunya untuk menghadiri tabligh akbar yang

  • Rabu, 10 Okt 2018 23:10

    Kodim 0824 Jember Gelar Do'a Bersama

    Unsur TNI Kodim 0824, Unsur Pemerintahan daerah dan Komponen masyarakat, termasuk GM FKPPI Jember, melaksanakan Do'a Bersama Untuk Keselamatan Bangsa, di Aula Kodim 0824 Jember, Rabu (10/10/2018)

  • Senin, 01 Okt 2018 22:01

    Doa Bersama untuk Pahlawan Revolusi dan Korban Gempa Palu

    Tabligh Akbar dan Doa Bersama ini dilaksanakan dalam rangka HUT ke-73 TNI dan mendoakan Pahlawan Revolusi yang telah gugur dalam mempertahankan Pancasila serta warga masyarakat di Palu dan Donggala Su

  • Rabu, 05 Sep 2018 15:15

    Sambut Tahun Baru Islam, Pemkab Labuhanbatu Gelar Tabligh Akbar

    Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama PHBI menggelar tabligh akbar yang berlangsung di Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Rabu (5/9/20

  • Kamis, 16 Agu 2018 04:26

    Persiapan Pengamanan Jelang Asian Games 2018

    Asian Games merupakan salah satu agenda besar yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Indonesia. Pasalnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah dari even berskala Internasional tersebut. Tepatnya berada d

  • Kamis, 02 Agu 2018 00:02

    Simulasi Penanggulangan Teror Bukti Kesiapan Satuan Gultor TNI

    Dalam waktu dekat ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games baik di Jakarta maupun di Palembang. Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor) memandang perlu untuk melakukan latihan d

  • Minggu, 29 Jul 2018 20:49

    Polres Gelar Tabligh Akbar di Alun-alun Pemkab Deli Serdang

    Polres Deli Serdang menggelar tabligh akbar di Alun-alun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang di Kompleks Perkantoran Pemkab Deli Serdang, Lubuk Pakam, Minggu (29/07/2018).Ribuan umat Islam dari

  • Selasa, 17 Jul 2018 13:17

    Panglima TNI: Cyber Narcoterorism Gunakan Dunia Maya Biayai Terorisme

    Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah muncul kelompok baru yaitu "Cyber Narcoterorism" yaitu kelompok yang menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menya

  • Selasa, 10 Jul 2018 17:10

    Peran Media Massa Dalam Memberantas Aksi Terorisme di Indonesia

    Terorisme merupakan musuh dunia yang tidak mengenal batas wilayah dan undang-undang suatu negara. Aksinya dapat terjadi di negara mana saja yang mereka targetkan, tidak terkecuali di negara Indonesia tercinta.

  • Jumat, 08 Jun 2018 04:08

    Panglima TNI: Radikalisme Berujung Pada Tindakan Terorisme

    Selaku umat Islam dan bagian dari bangsa yang besar, sebagai warga negara Indonesia harus menyadari adanya radikalisme di sekitar kita. Radikalisme ini berawal dari pemahaman yang salah, yang kemudian

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak