Rabu, 18 Sep 2019 03:01
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Sejumlah Alsintan Bantuan Kelompok Tani Di Desa Pematang Terang 'Lenyap', Diduga Dierjualbelikan Oknum Pengurus

Sejumlah Alsintan Bantuan Kelompok Tani Di Desa Pematang Terang 'Lenyap', Diduga Dierjualbelikan Oknum Pengurus

Sergai (utamanews.com)
Oleh: Dedek Susanto/Viko
Rabu, 11 Sep 2019 18:31
Dedek Susanto/Viko
Papan informasi kelompok Mbuah Page, database kelompok tani di Gapoktan Martabe dan data kelompok tani penerima Alsintan Power Threser & kelompok tani Purba yang diduga fiktif.
Kelompok tani (Poktan) sesungguhnya adalah wadah untuk menjalin tali silaturahmi masyarakat petani yang ada di daerah atau masyarakat petani. Wadah tersebut untuk menampung segala aspirasi petani, baik dalam pengembangan pertanian dan membangun kembali sifat ke gotong royongan yang mulai terkikis oleh waktu.

Seperti beberapa kelompok tani yang ada di desa Pematang Terang yang selalu memberikan kontribusi yang positif kepada hamparan pertaniannya, kelompok- kelompok itu juga selalu mengajak masyarakat untuk menghubungi penyuluh-penyuluh pertanian apabila ada kejadian pada pola tanam.

Tapi tidak kelompok tani yang satu ini, yaitu kelompok tani "Mbuah Page" yang ada di dusun V desa Pematang Terang Kec. Tanjung Beringin yang diketuai NP. Sitanggang, karena kuat dugaan beberapa unit bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tersebut, mulai jenis pompanisasi, power threser, hand tracktor, yang diterima dari mulai tahun 2012 hingga pada tahun 2018 yang lalu, seperti milik pribadi, tanpa pernah ada sosialisasi kepada masyarakat yang ada di data kelompok tani tersebut.


Hasil wawancara awak media utamanews.com dengan PL (56 tahun), warga yang tidak jauh dari berdirinya papan informasi kelompok tersebut mengatakan, "Pernah juga kami lihat bantuan trheser tiga unit datang ke kelompok itu, kalau tidak salah pada tahun 2016, tapi tidak lama berselang, trheser itu pun ada lagi yang angkat pakai mobil pick up. Setelah itu tidak nampak lagi sampai sekarang. Apakah dijual? Atau barang seperti jenis bantuan pemerintah boleh di perjualbelikan?"


NS (48 tahun), warga yang lain, juga menimpali, "Pompanisasi juga dulu ada, tapi sekarang entah dimana barang itu, yang belakangan ini juga ada bantuan alsintan berupa hand tracktor roda dua, tapi tidak pernah ada penyampaian melalui rapat dengan anggota kelompok."

"Sebaiknya kelompok ini dilaporkan ke aparat hukum, biar ada efek jera kepada kelompok tani lain yang ada di desa Pematang Terang ini. Di era Pak Jokowi ini perlu transparan dan jangan aneh-aneh", ungkap NS dengan kesal.

Hasil investigasi awak media utamanews.com, pada Sabtu, (07/09), ada yang janggal antara penerima dengan data beberapa kelompok tani. Seperti kelompok tani "Purba" yang sebelumnya tidak pernah tercantum di data Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Martabe, desa Pematang Terang, sehingga kuat dugaan warga ada kelompok tani "fiktif" penerima alsintan tersebut.

Hingga berita ini dituliskan ke meja redaktur, belum ada tanggapan dari Dinas Pertanian Kab. Serdang Bedagai.
Editor: Budi

T#g:alsintanFiktifPoktan
Berita Terkait
  • Kamis, 31 Jan 2019 22:31

    Pendampingan Pegendalian Hama Tanaman Padi oleh Babinsa

    Babinsa Sumbersalak Kodim 0824 Jember Melaksanakan Pendampingan Pegendalian Hama Tanaman Padi.

  • Sabtu, 29 Des 2018 10:59

    Plt Bupati Labuhanbatu Resmikan UPPO Kelompok Tani "Sumber Tani"

    Plt. Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT bersama Dr. Fitrah Gunadi ME selaku Fungsional Pengawas Mutu Direktorat Jenderal Tanaman Pangan RI dan Kadis Pertanian Kabupaten Labuhanbatu A

  • Rabu, 12 Des 2018 20:42

    BBGRM dan HKG Diperingati di Humbang Hasundutan

    Bulan Bakti Gotong Royong Masyararakat (BBGRM) ke-XV dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 diperingati di Kabupaten Humbang Hasundutan yang dipusatkan di Desa Simarigung Kecamatan Doloksanggul, Rabu (12

  • Senin, 08 Okt 2018 20:38

    Tim Kementan RI Temui Petani Jagung di Palas

    Bertujuan untuk memastikan bantuan benih jagung program Upsus Pajale tahun anggaran (TA) 2018 dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI sampai kepada petani di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Tim dari

  • Kamis, 20 Sep 2018 09:20

    Babinsa Sukojember Jelbuk Hadiri Temu Poktani, Antisipasi Musim Kering Kemarau

    15 orang anggota kelompok tani Mufakat, Babinsa Serda Didik HS dan Petugas Penyuluh Lapang Budi. S mengikuti Pertemuan Kelompok Tani (Temu Poktani) Mufakat di Dsn Cangkring Ds Sukojember Kec Jelbuk Ka

  • Senin, 17 Sep 2018 19:17

    Poktan Sejahtera Abadi-RTI di Sosa Tanam Serempak Benih Jagung

    Dalam rangka meningkatkan produksi dan produktifitas pertanaman jagung di Desa Ampolu Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), guna mendorong pelaksanaan program Upsus Pajale, Kelompok Tani (Pok

  • Kamis, 12 Jul 2018 20:12

    Harga Sawit Anjlok, Penjualan Altan Turun

    Tercatat selama tiga bulan terakhir atau sebelum perayaan hari raya lebaran Idulfitri 1439 hijriyah, harga penjualan tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani di daerah Kabupaten Padang Lawas (P

  • Rabu, 04 Jul 2018 20:04

    Gapoktan Maju Jaya Panen Padi Sawah Lokal di Pasir Jae, Sosa

    Sebanyak 25 orang petani dari anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Jaya Muda, Desa Pasir Jae, Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), melakukan panen padi sawah lokal di atas lahan seluas

  • Kamis, 24 Mei 2018 20:34

    KETAM Deklarasikan Dukungan pada Haji Djarot

    Sentuhan Relawan Haji Djarot, berhasil meraih simpati dari Kelompok Tani Mawar.

  • Kamis, 24 Mei 2018 13:24

    Menteri Pertanian RI Sarankan Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan

    Dalam lanjutan Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman di Kabupaten Jember, setelah meluncurkan Bedah Kemiskinan Berbasis Pertanian di desa Sukogidri, giliran berikutnya di Desa Mayang Kec Mayang Kabupaten Jember.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak