Kamis, 16 Agu 2018 05:26

Sapadia Hotel Didemo Warga Padang Bolak, Paluta

Padang Lawas Utara (utamanews.com)
Oleh: Yasir Harahap
Jumat, 07 Apr 2017 18:20
Yasir Harahap
Masyarakat membentangkan spanduk berisi klaim hak atas tanah di gerbang Sapadia Hotel, Jumat (7/4)
Sejumlah warga Desa Purba Sinomba mendatangi lokasi pembangunan Hotel Sapadia yang berada di Jalan Lintas Gunung Tua-Langga Payung, Desa Purba Sinomba, Kecamatan Padang Bolak, Padang Lawas Utara, Jum'at siang (7/4/2017) pukul 14.20 WIB.

Setibanya di depan pintu masuk proyek, warga langsung membuat pagar dan memasang bendera merah putih dan spanduk bertuliskan "Tanah ini milik masyarakat desa Purba Sinomba" persis di pintu masuk.

Dalam orasinya, Alwi Pohan dan Doli Siregar bergantian menyampaikan tuntutannya agar segala aktifitas di dalam proyek tersebut diberhentikan dengan alasan lokasi proyek masih dalam status silang sengketa. "Karena tanah ini adalah tanah Ulayat kami," tegasnya.

Tidak lama berunjuk rasa, Kanitreskrim Polsek Padang Bolak, Iptu Raden Saleh Harahap didampingi Kanit Intel Aiptu Rusmanto dan Kades Purba Sinomba Damhuri Harahap bersama perwakilan warga menemui pihak manajemen PT Sapadia Wisata.


Dalam pertemuan tersebut, koordinator aksi Doli Siregar, mempertanyakan apa tindaklanjut dari pihak manajemen setelah dilakukan pemagaran oleh warga.

Tidak hanya itu, massa juga meminta kepada pihak manajemen untuk membuat surat perjanjian bersama yang isinya adalah segala aktifitas di dalam proyek pembangunan Hotel Sapadia diberhentikan sebelum ada keputusan yang jelas tentang status kepemilikan yang sah terhadap lahan pembangunan Hotel tersebut.

"Kita disini hanya bekerja disuruh manajemen sesuai dengan ketentuan dari pihak manajemen, dan kita tidak berani untuk menandatangani surat perjanjian itu," ujar KTU PT Sapadia Wisata, Suhardi Siregar didampingi pengawas proyek Royan Lubis.

Lebih lanjut Suhardi menjelaskan bahwa lahan proyek dibeli dari Faisal Siregar, karena itu ia menyarankan agar lebih baik bertanya langsung kepada yang bersangkutan saja.

"Kami tidak tahu menahu dan tidak kenal dengan Faisal, yang menjadi persoalan sekarang adalah lahan proyek ini adalah tanah ulayat kami dan tidak boleh diperjualbelikan," tegas Doli.

Massa kemudian membubarkan diri meskipun tidak ada kesepakatan dari pihak manajemen hotel terhadap ajakan warga untuk membuat surat kesepakatan bersama.

Meskipun demikian, warga meminta dengan tegas kepada pihak manajemen hotel untuk tidak membongkar pagar yang mereka buat tepat di pintu masuk proyek pembangunan Sapadia Hotel.

Editor: Sam

T#g:aurKonflik TanahpalutaSapadia Hotel
Berita Terkait
  • Selasa, 31 Jul 2018 17:40

    Pemilik PKS PT PPSP Ternyata Mantan Supir Istri Pejabat Labuhanbatu

    Terungkap dalam aksi demonstrasi yang digelar masyarakat Pulo Padang, Senin (31/7/2018) di Kantor Dinas Perizinan Labuhanbatu, bahwa pemohon dan Direktur PKS PT. PPSP (Pulo Padang Sawit Permai), yang

  • Selasa, 31 Jul 2018 17:20

    Ratusan Massa Demo, "Usut Suap Uang Pembangunan PKS PT PPSP Pulo Padang"

    Kembali, ratusan warga Lingkungan Bandar Selamat I Kelurahan Pulo Padang Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, tumpah ruah ke jalan Kota Rantauprapat dari depan Mapolres Kabupaten Labuhanbatu.

  • Minggu, 15 Jul 2018 14:25

    Kompaspol Paluta: Untukmu yang muda, saatnya tunjukkan kreativitasmu!

    Jelang pemilihan legislatif (Pileg) 2019, sejumlah bakal calon legislatif (Bacaleg) di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mulai bermunculan. Bacaleg kebanyakan diisi tokoh muda, baik dari kalangan

  • Kamis, 12 Jul 2018 19:02

    Ratusan Warga Desa Sialang Taji Demo di Kebunan Sawit PT. LWI (Sinar Mas Group)

    Ratusan Warga Desa Sialang Taji Kecamatan Kualuh Selatan Labura, melakukan aksi demo di lokasi perkebunan PT. Leidong Weist Indonesia (PT. Sinar Mas Group), Kamis (12/7/2018).Adapun tuntutan para pese

  • Senin, 09 Jul 2018 15:49

    Mahasiswa Demo Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi

    Kekecewaan terhadap kinerja Pimpinan Kejaksaan yang lama yang dinilai lamban dan terkesan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi di Kota Tebing Tinggi membuat beberapa elemen orgnisasi mahasiswa k

  • Jumat, 13 Jul 2018 04:13

    Aksi 67, Benarkah untuk Keadilan Umat Islam?

    Persaudaraan Alumni 212 baru-baru ini mengajak umat muslim untuk melaksanakan aksi pada hari Jumat tanggal 6 Juli 2018, dengan tagline "aksi 67, Tegakkan Keadilan". Aksi ini di dukung pula oleh bebera

  • Minggu, 01 Jul 2018 18:11

    KPU Paluta Umumkan Pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengeluarkan pengumuman tentang Pengajuan Bakan Calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Pemilu tahun 2019 nanti.Komis

  • Minggu, 17 Jun 2018 18:37

    Suasana Lebaran, Arus Lalulintas Palas-Paluta Ramai Lancar

    Hingga H+3 musim libur lebaran Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1439H, kondisi dan keadaan arus lalulintas sepanjang jalan lintas yang menghubungi daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) menuju ke Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) terpantau ramai lancar.

  • Senin, 04 Jun 2018 08:04

    Logistik Pilgub Sumut 2018 Tiba Di Padang Lawas Utara

    Surat suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 untuk wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tiba di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palut

  • Minggu, 27 Mei 2018 17:17

    Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu [tidak hanya] Tanggung Jawab KPU

    Pada Pemilu yang pertama (tahun 1955) Partisipasi Masyarakat mencapai angka 91,1% dan Golput 8,6%, selanjutnya meningkat di masa Orde Baru, yaitu pada pemilu (tahun 1971) partisipasi masyarakat berada

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak