Senin, 27 Mei 2019 11:28

Sapadia Hotel Didemo Warga Padang Bolak, Paluta

Padang Lawas Utara (utamanews.com)
Oleh: Yasir Harahap
Jumat, 07 Apr 2017 18:20
Yasir Harahap
Masyarakat membentangkan spanduk berisi klaim hak atas tanah di gerbang Sapadia Hotel, Jumat (7/4)
Sejumlah warga Desa Purba Sinomba mendatangi lokasi pembangunan Hotel Sapadia yang berada di Jalan Lintas Gunung Tua-Langga Payung, Desa Purba Sinomba, Kecamatan Padang Bolak, Padang Lawas Utara, Jum'at siang (7/4/2017) pukul 14.20 WIB.

Setibanya di depan pintu masuk proyek, warga langsung membuat pagar dan memasang bendera merah putih dan spanduk bertuliskan "Tanah ini milik masyarakat desa Purba Sinomba" persis di pintu masuk.

Dalam orasinya, Alwi Pohan dan Doli Siregar bergantian menyampaikan tuntutannya agar segala aktifitas di dalam proyek tersebut diberhentikan dengan alasan lokasi proyek masih dalam status silang sengketa. "Karena tanah ini adalah tanah Ulayat kami," tegasnya.

Tidak lama berunjuk rasa, Kanitreskrim Polsek Padang Bolak, Iptu Raden Saleh Harahap didampingi Kanit Intel Aiptu Rusmanto dan Kades Purba Sinomba Damhuri Harahap bersama perwakilan warga menemui pihak manajemen PT Sapadia Wisata.


Dalam pertemuan tersebut, koordinator aksi Doli Siregar, mempertanyakan apa tindaklanjut dari pihak manajemen setelah dilakukan pemagaran oleh warga.

Tidak hanya itu, massa juga meminta kepada pihak manajemen untuk membuat surat perjanjian bersama yang isinya adalah segala aktifitas di dalam proyek pembangunan Hotel Sapadia diberhentikan sebelum ada keputusan yang jelas tentang status kepemilikan yang sah terhadap lahan pembangunan Hotel tersebut.

"Kita disini hanya bekerja disuruh manajemen sesuai dengan ketentuan dari pihak manajemen, dan kita tidak berani untuk menandatangani surat perjanjian itu," ujar KTU PT Sapadia Wisata, Suhardi Siregar didampingi pengawas proyek Royan Lubis.

Lebih lanjut Suhardi menjelaskan bahwa lahan proyek dibeli dari Faisal Siregar, karena itu ia menyarankan agar lebih baik bertanya langsung kepada yang bersangkutan saja.

"Kami tidak tahu menahu dan tidak kenal dengan Faisal, yang menjadi persoalan sekarang adalah lahan proyek ini adalah tanah ulayat kami dan tidak boleh diperjualbelikan," tegas Doli.

Massa kemudian membubarkan diri meskipun tidak ada kesepakatan dari pihak manajemen hotel terhadap ajakan warga untuk membuat surat kesepakatan bersama.

Meskipun demikian, warga meminta dengan tegas kepada pihak manajemen hotel untuk tidak membongkar pagar yang mereka buat tepat di pintu masuk proyek pembangunan Sapadia Hotel.

Editor: Sam

T#g:aurKonflik TanahpalutaSapadia Hotel
Berita Terkait
  • Jumat, 10 Mei 2019 17:10

    Bentrok tidak terjadi, massa pendukung KPU tinggalkan bundaran Bawaslu Sumut

    Apa yang dikhawatirkan masyarakat tidak terjadi. Bentrokan dapat dihindarkan karena massa pendukung KPU meninggalkan bundaran Bawaslu Sumut dan bundaran Adam Malik-Amir Hamzah.Amatan media ini, massa

  • Jumat, 10 Mei 2019 14:50

    Jalan Adam Malik Medan Ditutup, 2 Kelompok Massa Pro dan Kontra KPU Potensi Bentrok

    Ratusan personel kepolisian berdiri di tengah-tengah dua kelompok massa pendukung dan penuntut KPU, dimana hingga saat ini kedua kelompok tersebut nyaris bentrok. Situasi ini berlangsung di jalan

  • Selasa, 07 Mei 2019 23:07

    Kawal Pleno KPU, Warga Medan Kecam "People Power" Oknum Partai Oposisi

    Seribuan warga kota Medan, Sumatera Utara yang tergabung dalam Masyarakat Cinta Indonesia, melakukan aksi unjuk rasa mengecam wacana kubu Capres 02 untuk melakukan "people power".Aksi demonstrasi ini

  • Kamis, 25 Apr 2019 16:15

    Nana KPU Medan: Kami Tidak Akan Pernah Lakukan Kecurangan

    Komisioner KPU Kota Medan Divisi Program, Data dan Informasi, Nana Miranti menyatakan bahwa KPU Medan sebagai penyelenggara Pemilu bekerja sesuai UU.

  • Senin, 08 Apr 2019 16:58

    Ketua Persit KCK Cabang XLV DIM 0212 Gelar Bhakti Sosial Bagi Penderita TB-Paru dan Stunting di Paluta

    Dalam rangka memperingati HUT Ke-73 PERSIT Kartika Chandra Kirana (KCK) tahun 2019, PERSIT Cabang XLV DIM 0212   KORCAB REM 023 PD I/Bukit Barisan  menggelar kegiatan bhakti sosial (Bha

  • Rabu, 13 Mar 2019 18:33

    Tangkap dan penjarakan pengusaha yang bayar upah di bawah UMK

    Demikian salahsatu isi spanduk yang dibawa seratusan karyawan RS Sari Mutiara, saat berdemonstrasi di DPRD Sumut, Rabu (13/3/2019).Koordinator karyawan Sari Mutiara, Suaedah, mengatakan dalam orasinya

  • Jumat, 22 Feb 2019 20:12

    Dana Desa di Paluta Banyak Disalahgunakan Pihak Tertentu

    Ketua Perhimpunan Intelektual Mahasiswa dan Pemuda (PIMP) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengharapkan agar Inspektorat Paluta lebih tegas dan transparan dalam mengawasi penggunaan dana desa.&nb

  • Jumat, 22 Feb 2019 12:32

    Babinsa Koramil 05/PB Bersama Poktan Tunas Harapan Panen Padi Bersama

    Komando Rayon Militer (Koramil) 05/Padang Bolak (PB) Kodim 0212/Tapanuli Selatan panen padi bersama kelompok tani (Poktan) Tunas Harapan di desa Sampuran, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawa

  • Senin, 11 Feb 2019 17:11

    Kualitas Pembangunan Dana Desa Dipertanyakan

    Perhimpunan Intelektual Mahasiswa dan Pemuda (PIMP) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menginginkan pemerintahan yang bersih dari korupsi dan juga pembangunan yang berkualitas di Paluta agar masyar

  • Senin, 04 Feb 2019 19:54

    Plt. Kepala Desa Rondaman Lombang akui laksanakan sosialisasi 2 item dalam sehari

    Plt. Kepala Desa Rondaman Lombang, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Samril Harahap mengaku telah melaksanakan dua kegiatan sosialisasi sekaligus dalam sehari."Ya, saya sudah laksanakan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak