Sabtu, 16 Feb 2019 07:11

Sapadia Hotel Didemo Warga Padang Bolak, Paluta

Padang Lawas Utara (utamanews.com)
Oleh: Yasir Harahap
Jumat, 07 Apr 2017 18:20
Yasir Harahap
Masyarakat membentangkan spanduk berisi klaim hak atas tanah di gerbang Sapadia Hotel, Jumat (7/4)
Sejumlah warga Desa Purba Sinomba mendatangi lokasi pembangunan Hotel Sapadia yang berada di Jalan Lintas Gunung Tua-Langga Payung, Desa Purba Sinomba, Kecamatan Padang Bolak, Padang Lawas Utara, Jum'at siang (7/4/2017) pukul 14.20 WIB.

Setibanya di depan pintu masuk proyek, warga langsung membuat pagar dan memasang bendera merah putih dan spanduk bertuliskan "Tanah ini milik masyarakat desa Purba Sinomba" persis di pintu masuk.

Dalam orasinya, Alwi Pohan dan Doli Siregar bergantian menyampaikan tuntutannya agar segala aktifitas di dalam proyek tersebut diberhentikan dengan alasan lokasi proyek masih dalam status silang sengketa. "Karena tanah ini adalah tanah Ulayat kami," tegasnya.

Tidak lama berunjuk rasa, Kanitreskrim Polsek Padang Bolak, Iptu Raden Saleh Harahap didampingi Kanit Intel Aiptu Rusmanto dan Kades Purba Sinomba Damhuri Harahap bersama perwakilan warga menemui pihak manajemen PT Sapadia Wisata.


Dalam pertemuan tersebut, koordinator aksi Doli Siregar, mempertanyakan apa tindaklanjut dari pihak manajemen setelah dilakukan pemagaran oleh warga.

Tidak hanya itu, massa juga meminta kepada pihak manajemen untuk membuat surat perjanjian bersama yang isinya adalah segala aktifitas di dalam proyek pembangunan Hotel Sapadia diberhentikan sebelum ada keputusan yang jelas tentang status kepemilikan yang sah terhadap lahan pembangunan Hotel tersebut.

"Kita disini hanya bekerja disuruh manajemen sesuai dengan ketentuan dari pihak manajemen, dan kita tidak berani untuk menandatangani surat perjanjian itu," ujar KTU PT Sapadia Wisata, Suhardi Siregar didampingi pengawas proyek Royan Lubis.

Lebih lanjut Suhardi menjelaskan bahwa lahan proyek dibeli dari Faisal Siregar, karena itu ia menyarankan agar lebih baik bertanya langsung kepada yang bersangkutan saja.

"Kami tidak tahu menahu dan tidak kenal dengan Faisal, yang menjadi persoalan sekarang adalah lahan proyek ini adalah tanah ulayat kami dan tidak boleh diperjualbelikan," tegas Doli.

Massa kemudian membubarkan diri meskipun tidak ada kesepakatan dari pihak manajemen hotel terhadap ajakan warga untuk membuat surat kesepakatan bersama.

Meskipun demikian, warga meminta dengan tegas kepada pihak manajemen hotel untuk tidak membongkar pagar yang mereka buat tepat di pintu masuk proyek pembangunan Sapadia Hotel.

Editor: Sam

T#g:aurKonflik TanahpalutaSapadia Hotel
Berita Terkait
  • Senin, 11 Feb 2019 17:11

    Kualitas Pembangunan Dana Desa Dipertanyakan

    Perhimpunan Intelektual Mahasiswa dan Pemuda (PIMP) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menginginkan pemerintahan yang bersih dari korupsi dan juga pembangunan yang berkualitas di Paluta agar masyar

  • Senin, 04 Feb 2019 19:54

    Plt. Kepala Desa Rondaman Lombang akui laksanakan sosialisasi 2 item dalam sehari

    Plt. Kepala Desa Rondaman Lombang, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Samril Harahap mengaku telah melaksanakan dua kegiatan sosialisasi sekaligus dalam sehari."Ya, saya sudah laksanakan

  • Sabtu, 02 Feb 2019 14:12

    Plt. Kades Rondaman Lombang salahkan Kepala Inspektorat Paluta

    Plt. Kepala Desa Rondaman Lombang, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Samril Harahap menyalahkan Kepala Inspektorat Padang Lawas Utara, tentang keterangan yang diberikan kepada

  • Rabu, 30 Jan 2019 01:30

    Babinsa Kodim 0209/LB Bantu Evakuasi Warga Sei Kanan Akibat Banjir Kiriman dari Pegunungan Paluta

    Personil Babinsa Kodim 0209/LB, membantu mengevakuasi warga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Sei Kanan Langga Payung Kecamatan Sei Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, akibat hujan deras yan

  • Sabtu, 26 Jan 2019 16:46

    Kepala Desa Rondaman Lombang: "Kata Polisi, APBDes tidak boleh ditunjukkan kepada siapapun"

    Plt. Kepala Desa Rondaman Lombang, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara periode 2017-2018, Samril Harahap, diduga persulit kinerja BPD Desa tersebut untuk mengawasi Dana Desa (DD).Pasalnya

  • Rabu, 23 Jan 2019 19:23

    Mahasiswa Palas Unjuk Rasa, Diduga Dana BOS Dipungli Bos

    Ikatan Mahasiswa Pemuda Peduli Pejuang Rakyat (IMPER TABAGSEL)melakukan aksi unjuk rasa meminta agar permasalahan pungutan liar (Pungli) Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di DinasPendidikan Palas

  • Kamis, 03 Jan 2019 20:13

    14 Parpol Di Paluta Sampaikan LPSDK

    Dari 15 Partai politik peserta Pemilu di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), hanya 14 Parpol yang menyampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)

  • Rabu, 02 Jan 2019 17:32

    KPU Paluta Lantik Anggota PPK Pasca Putusan MK

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) lantik 24 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2019, Rabu (2/1/2019) di halaman kantor KPU Paluta.Sekretaris KPU Pal

  • Kamis, 27 Des 2018 15:07

    Komisioner Baru KPU Paluta Laksanakan Rapat Konsolidasi

    Hari pertama masuk kerja, seluruh anggota KPU Padang Lawas Utara periode 2018-2023 langsung melaksanakan konsolidasi di lingkungan satuan kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Lawas Utara (Paluta),

  • Selasa, 25 Des 2018 16:35

    Hari Natal dan Tahun Baru, Stok BBM di SPBU Gunung Tua Aman

    Menghadapi perayaan Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019, stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Gunung Tua aman. Untuk itu, masyarakat di wilayah Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak tidak perlu khawati

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak