Rasa rindu yang mendalam terhadap suasana spiritual di Tanah Suci Mekah mendorong Eko Pranata, S.H., M.Kn., untuk mewujudkan sebuah karya nyata yang luar biasa. Berdirinya Masjid Replika Ka'bah Darul SEP di Jalan Lintas Sumatera, Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, bukan sekadar bangunan biasa, melainkan perwujudan dari kerinduan mendalam terhadap Baitullah.
Ide brilian ini bermula setelah Eko Pranata menunaikan ibadah umrah pada tahun 2023. Sejak kepulangannya dari tanah suci, perasaan rindu untuk kembali melihat Ka'bah tak kunjung hilang. Perasaan itulah yang akhirnya memicu niat kuat untuk membangun tempat ibadah dengan arsitektur yang sangat mirip dengan bangunan suci di Mekkah.
"Setelah pulang umrah, rasa rindu itu tidak pernah hilang. Karena itulah muncul keinginan kuat untuk membangun masjid yang menyerupai Ka'bah. Setidaknya, bangunan ini bisa menjadi pengingat bagi saya sendiri dan juga masyarakat luas untuk selalu mengingat Allah SWT dalam setiap langkah," ujar Eko Pranata saat diwawancarai, Senin (06/07/2026).
Menurut pria yang dikenal berjiwa sosial tinggi ini, peletakan batu pertama pembangunan masjid dilakukan pada Juni 2024. Proses pembangunan berjalan lancar dan selesai sekitar enam bulan kemudian. Acara peletakan batu pertama pun turut dihadiri oleh Ustadz Salim Bukhori, Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias memberikan dukungan penuh terhadap pendirian rumah ibadah tersebut.
Namun, bagi Eko Pranata, masjid ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat untuk salat semata. Lebih dari itu, ia ingin menjadikan kawasan ini sebagai pusat kebaikan, kegiatan sosial, dan keagamaan yang bermanfaat luas bagi masyarakat.
Bukan itu saja dijabarkan Eko, salah satu hal yang membuat masjid ini begitu istimewa dan dicintai warga adalah berbagai program sosial yang terus dijalankan. Setiap harinya, masjid ini menyediakan makan gratis bagi siapa saja yang datang, mulai dari jamaah hingga pengguna jalan yang kebetulan lewat.
"Prinsip kami sederhana, apa yang datang dari umat harus kembali lagi kepada umat. Karena itu, setiap hari kami adakan makan bersama dan berbagai kegiatan sosial lainnya untuk berbagi kebahagiaan," terangnya.
Selain makanan, tersedia pula rumah musafir yang sangat nyaman. Fasilitas ini dilengkapi dengan tempat tidur, kamar mandi, hingga pendingin ruangan (AC), yang bisa digunakan secara gratis oleh para musafir atau siapa saja yang membutuhkan tempat istirahat.
Tidak berhenti di situ, ada program inovatif untuk membina anak-anak agar gemar salat Subuh berjamaah. Anak-anak yang rutin hadir akan diberikan penghargaan berupa hadiah sesuai kebutuhan mereka.
"Tujuannya bukan sekadar memberi hadiah. Kami ingin menanamkan rasa cinta terhadap masjid sejak dini. Kalau anaknya rajin, biasanya orang tua pun akan ikut mengantar dan akhirnya ikut salat juga. Alhamdulillah, program ini membuahkan hasil," jelas Eko.
Dahulu mungkin hanya 2 hingga 3 orang yang hadir saat salat Subuh, kini jumlah jamaah meningkat drastis menjadi rata-rata 30 hingga 40 orang setiap paginya. Masjid pun menjadi semakin hidup dan ramai.
Masih mengundang decak kagum. Kepedulian pengurus masjid juga sangat besar terhadap sesama. Rutin setiap bulan dilakukan santunan anak yatim sebanyak dua kali. Bahkan, sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi jamaah yang istiqamah dan aktif memakmurkan masjid, tahun ini pihak masjid menjadwalkan pemberangkatan umrah perdana bagi tiga orang jamaah terpilih.
Bagi Eko Pranata, keberadaan Replika Ka'bah Darul SEP memiliki makna yang sangat dalam. "Ini bukan hanya soal bangunan yang bentuknya mirip, tapi bagaimana bisa menghidupkan semangat ibadah dan mempererat tali persaudaraan. Harapan saya sederhana, mari kita ramaikan masjid dan jaga salat. Ketika hubungan kita dengan Allah baik, insya Allah segala urusan hidup akan dimudahkan," pungkasnya.
Diketahui kini, masjid yang terletak strategis tidak jauh dari jalan lintas Sumatera di Aek Nabara ini, tidak hanya menjadi kebanggaan warga Bilah Hulu dan Labuhanbatu, tetapi juga mulai menjadi tujuan wisata religi yang dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah untuk merasakan suasana ibadah yang khusyuk dan penuh berkah.