Minggu, 05 Apr 2020 03:23
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Rayakan Ulangtahun, GMKI Siantar-Simalungun akan Hasilkan Rekomendasi Politik Jelang Pilkada 2020

Rayakan Ulangtahun, GMKI Siantar-Simalungun akan Hasilkan Rekomendasi Politik Jelang Pilkada 2020

Pematangsiantar (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Selasa, 11 Feb 2020 13:01
Istimewa
Dies Natalis GMKI yang ke 70 secara Nasional dan ke 58 se-Cabang Pematangsiantar-Simalungun pada Minggu, 09 Februari 2020
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun menggelar perayaan ulangtahun (Dies Natalis) GMKI yang ke 70 secara Nasional dan ke 58 se-Cabang Pematangsiantar-Simalungun pada Minggu, 09 Februari 2020 bertempat di Student Center GMKI Pematangsiantar-Simalungun, Komp. Griya, Jl Asahan, No.6, Kec. Siantar, Simalungun.

Dalam keterangan tertulisnya Ketua Panitia Siska Siburian mengatakan, acara perayaan tersebut diawali dengan Dialog Publik yang mengusung topik "Mencari Figur Pemimpin yang Ideal Jelang Pesta Demokrasi 2020".

"Sebagai pembicara Ketua Bawaslu Pematangsiantar, M. Syafi'i Siregar, Komisioner KPU Sumut, Batara Manurung, tokoh muda Hotmatua "Citho" Silalahi, dan Pengamat Kristian Silitonga," kata Siska, Selasa (11/2).

Lanjut Siska, dalam dialog Publik tersebut Pembicara pertama M. Syafi'i Siregar mengungkapkan bahwa cara menentukan figur ideal untuk memimpin Siantar adalah sangat sederhana.


"Bagi kami (Bawaslu) figur yang taat regulasi, dan patuh terhadap aturan mainlah yang ideal," ujar Syafi'i.

Ia menilai dalam realita politik saat ini khususnya di Siantar-simalungun yang masih rawan money politik atau istilah "cair". Perlunya figur calon yang berani untuk tidak terlibat money politik sehingga menghasilkan pendidikan politik yang baik untuk masyarakat, serta pemilu yang berkualitas.

"Dalam kesempatan ini juga saya mengajak semua pihak untuk kita kerjasama mengawal dan mengawasi proses Pilkada ini mulai awal sampai akhir khususnya pengawasan peluang praktik politik transaksional di masyarakat," ajak Siregar.

Sementara dalam paparan pembicara kedua, Batara Manurung, menjelaskan bahwa penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) tidak memiliki ruang seleksi untuk menentukan figur yang ideal, melainkan hanya mempunyai ruang kriteria sesuai peraturan guna menentukan laik-tidaknya seseorang untuk bertarung dalam pilkada.


"Ruang kriteria itu seperti syarat administratif, jadi kami (KPU) tidak dapat menilai atau menentukan, melainkan menyerahkan secara seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat menentukan sendiri figurnya," ujar Manurung.

Manurung menilai bahwa dengan prinsip Luberjurdil maka masyarakat diberikan kebebasan seluas-luasnya untuk menemukan figur ideal dari calon yang ada, namun dalam menemukan figur tersebut masyarakat juga membutuhkan rekomendasi-rekomendasi dari kajian-kajian berbagai pihak untuk menambah refrensi masyarakat dalam memilih.

"Kenali rekam jejak calon yang ada, zaman saat ini cukup kenali melalui Google, selain itu ini juga himbauan kepada pihak Universitas, mahasiswa dan lainnya untuk berani menguji gagasan para calon dengan hasil kajian-kajian yang dilakukan kampus", tantang Manurung.

Sementara itu tokoh muda, Hotmatua Silalahi sebagai pembicara ketiga dalam pandangannya mengemukakan bahwa sangatlah sulit menemukan figur ideal bila merujuk dengan calon yang tersedia, dalam hal ini calon yang diusung oleh Parpol, namun Hotma juga berpendapat dengan ketersediaan calon yang ada nantinya paling tidak masyarakat dapat berperan untuk menyehatkan pesta demokrasi dari praktik politik uang.

"Jadi bagaimanapun calon yang ada nantinya paling tidak kita dapat mengawasi supaya calon tersebut patuh regulasi dan aturan main", ujar Hotmatua.

Penggiat UKM ini juga menilai bahwa organisasi massa seperti GMKI atau Cipayung Plus dapat menjadi penyelenggara ketiga selain KPU dan Bawaslu untuk mengawasi jalannya proses Pemilu yang sesuai aturan main demi terciptanya Pilkada yang berkualitas.

"Jadi kita harus kawal paling tidak supaya kita jangan membiarkan yang buruk menang, artinya kita harus ikut mengawasi agar politik uang itu dipersempit celanya," ujar Hotmatua.

Sedangkan pembicara terakhir, Kristian Silitonga berpendapat bahwa figur ideal pemimpin adalah orang yang paham betul persoalan Pematangsiantar-Simalungun.

"Jadi bukan soal moralitas, atau religiulitas karena kita bukan sedang memilih ratu adil atau rohaniawan tapi yang terpenting dia punya kualitas untuk mengatasi persoalan di kota ini," ujar Krsitian.

Kristian menilai dengan sistem politik saat ini dimana masyarakat tidak dilibatkan secara partisipatif untuk menentukan figur calon menjadikan pemilih hanya memilih dari apa yang dihasilkan oligarki ataupun partai politik. "Jadi bukan mencari figur pemimpin melainkan mempersiapkan figur pemilih yang ideal, karena dengan pemilih yang ideal dan cerdas maka akan menghasilkan pilihan yang cerdas pula," ujar Kristian.

Dialog yang dimoderatori Kabid Organisasi BPC GMKI Pematangsiantar-Simalungun, Juwita Panjaitan ini dirangkai dengan sarasehan tanya jawab yang cukup memantik pendapat dari beberapa audiens (peserta) diskusi. Terlihat Anggota DPRD Pematangsiantar Astronout Nainggolan, Senior Members GMKI dr. Sarmedi Purba dan David Marpaung turut menyampaikan pendapatnya untuk menambah warna dalam diskusi.

Di akhir dialog, tak lupa juga panitia menyerahkan cinderamata kepada keempat pembicara. Acara juga dilanjutkan dengan perayaan puncak dies natalis dengan pemotongan kue oleh Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun, May Luther Dewanto Sinaga didampingi Sekretaris Izah Sari Marito Sihombing serta diakhiri dengan pesta Gondang Naposo.

Tampak hadir pula dalam acara Wakil Walikota Pematangsiantar, Togar Sitorus, Anggota DPRD Pematanngsiantar Astronout Nainggolan dan para senior members GMKI yakni Komisioner KPU Sumut Batara Manurung, Rektor USI Dr. Corry, Dr Sarmedi Purba, Pdt Saut H Sirait, Kasipidsus kejaksaannya Siantar Dostom Hutabarat, dan para senior members lainnya, serta para Kader GMKI Pematangsiantar-Simalungun, dan ratusan undangan lainnya.

Editor: Budi

T#g:GMKI
Berita Terkait
  • Senin, 30 Mar 2020 16:40

    Kantor Pusat HKI, GMKI dan GP Ansor Buat Gerakan Bersama Mencegah Covid-19 Di Kota Pematangsiantar

    Dalam memerangi Virus Corona (Covid-19), Pucuk Pimpinan Huria Kristen Indonesia (HKI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar- Simalungun, dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor

  • Kamis, 26 Mar 2020 22:36

    Peduli Mahasiwa Papua, GMKI Medan latih dan berikan handsanitizer serta disinfektan pencegah penularan Corona

    Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) mendapat pelatihan pembuatan handsanitizer dan disinfektan dari GMKI Cabang Medan, Kamis sore (26/3/2020).

  • Sabtu, 21 Mar 2020 21:51

    Cegah penyebaran Corona, GMKI Medan lanjutkan demonstrasi penggunaan hand sanitizer

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Medan, sejak Rabu 18 Maret 2020 memproduksi hand sanitizer dan menggelar aksi demonstrasi serta membagikannya kepada masyarakat.

  • Jumat, 20 Mar 2020 19:30

    Cegah Virus Corona, GMKI Pematangsiantar- Simalungun Buat Hand Sanitizer

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar- Simalungun turut membantu dalam proses pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) dengan membuat Hand Sanitizer.

  • Rabu, 18 Mar 2020 12:38

    Pernyataan Sikap BPC GMKI Pematangsiantar- Simalungun menyikapi pandemi Covid-19

    BPC GMKI Pematangsiantar- Simalungun MB 2019-2021 mengeluarkan pernyataan sikap terkait Rekomendasi dalam menyikapi pandemi Covid-19.

  • Kamis, 12 Mar 2020 09:12

    Lantik Panitia, GMKI Pematangsiantar- Simalungun Akan Rekrut Anggota Baru

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar- Simalungun akan menyelenggarakan Masa Perkenalan dan Persekutuan (Mapper) sebagai wadah penerimaan anggota baru.Demikian disampaikan Ketua G

  • Selasa, 03 Mar 2020 11:23

    Monster itu bukan bernama corona, melainkan ketakutan

    Belakangan ini dunia sedang panik ditimpa dengan lahir dan meluasnya wabah sebuah virus yang bernama coronavirus (COVID-19). Dalam laporan resmi, coronavirus ini sudah berjumlah 83.265 kasus dengan 2.

  • Minggu, 01 Mar 2020 11:51

    Pelantikan Pengurus GMKI Komisariat Nommensen Pematang Siantar (NPS) Disertai Diskusi Publik

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Komisariat Nommensen Pematangsiantar (NPS) Cabang Pematangsiantar-Simalungun resmi dilantik pada hari Rabu (26/02/2020) di ruang Menza Universitas HKBP Nommensen. A

  • Rabu, 26 Feb 2020 09:46

    GMKI Pematangsiantar- Simalungun Resmi Buka Rumah Belajar Gratis

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar- Simalungun resmi membuka rumah belajar gratis di desa Cinta Mulia, Nagori Laras 2, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumater

  • Selasa, 25 Feb 2020 05:25

    Hana Saragih dan Daniel Sinaga Pimpin Komisariat STIE Sultan Agung GMKI Pematangsiantar- Simalungun

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat STIE Sultan Agung Cabang Pematangsiantar- Simalungun resmi dilantik pada hari Minggu (23/02/2020) di  Student Center GMKI Siantar- Simalungun

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak