Selasa, 11 Des 2018 21:52

Proses Uji KIR di Dishub Labuhanbatu, Ketua Organda: Marbulut

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Senin, 17 Sep 2018 19:57
Junaidi
Ketua Organda Labuhan Batu, Ramlan (kiri).
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Labuhanbatu Ramlan, mengeluhkan pengurusan uji kelayakan kendaraan di kantor uji KIR Dinas Perhubungan Labuhanbatu.

Ramlan mengaku, telah mendengar banyak keluhan warga maupun pengusaha angkutan darat, terkait kepengurusan perpanjangan buku speksi tersebut yang diduga marbulut. "Soal keluhan warga terkait perpanjangan speksi/buku yang bervariasi. Kalau roda empat, ada yang membayar Rp. 250 ribu, ada yang Rp. 225 ribu. Sedangkan truck tronton Rp. 350 ribu," ujarnya di Rantauprapat, Minggu (16/9).

Kata dia, seharusnya masyarakat maupun pengusaha angkutan darat, jangan dipersulit dalam kepengurusan perpanjangan speksi tersebut. "Dan, kami juga meminta kepada Dinas terkait agar bekerja sama dengan masyarakat dan pengusaha dengan baik. Kami meminta agar pihak Dinas Perhubungan Labuhanbatu jangan memberatkan dan mempersulit pengurusan speksi kendaraan tersebut," protesnya.

Sebelumnya, sejumlah warga Rantauprapat mengeluhkan pelayanan di kantor Uji KIR Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu. Pasalnya, dalam pengurusan perpanjangan buku speksi uji kelayakan kendaraan Roda Empat pihak kantor Uji KIR tersebut terkesan tebang pilih.


Salahseorang warga Rantauprapat yang meminta namanya tidak dituliskan mengatakan, setiap perpanjangan sepeksi/buku KIR kendraan yang hendak diperpanjang atau ganti buku, kenderaannya wajib dibawa ke kantor uji berkala Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu. Namun kenyataannya berbeda. "Semestinya, kalau hendak mengurus perpanjangan atau ganti buku di kantor tersebut, hendaknya janganlah tebang pilih. Kalau mau mengurus perpanjangan speksi harusnya dihadirkan kendaraannya. Ini, masih ada kendaraan tanpa dibawa ke gedung Uji Berkala. Sementara, kami diharuskan untuk membawa kendaraan, baru bisa diperpanjang atau ganti buku," ungkapnya, Kamis (13/9) di Rantauprapat.

Dia juga mengungkapkan, kalau kendaraan milik perusahaan yang mempunyai kocek banyak, tidak dihadirkan pun unitnya, namun tetap dikeluarkan perpanjangan atau ganti buku speksi tersebut. "Satu unit kendaraan dikenakan sebesar Rp.150 ribu untuk perpanjangan speksi kendaraan roda empat, kalau milik masyarakat. Lain halnya kalau milik perusahaan atau PT, itu dikenakan sebesar Rp. 20 ribu per buku dalam perpanjangan speksi tersebut," ujarnya.

Ditambahkannya, lebih besar lagi biayanya jika mobar atau truck tronton, dikenakan biaya sebesar Rp. 250 ribu per unit. "Menurut pantauan saya, dalam satu hari, warga yang datang untuk mengurus ke kantor uji KIR tersebut mencapai 80 sampai 100 buku. Namun yang membawa kendaraan di saat uji KIR sekitar 40 Unit. Selebihnya, diduga hanya bukunya saja, namun tetap diperpanjang atau dilayani dengan baik," tambahnya.

Salah satu contoh, kata dia, perusahaan yang berada di Kecamatan Panai Tengah, yang tidak mendatangkan kendaraan dengan plat polisi BK 8461 YF. "Sekali masuk buku speksi yang akan diperpanjang milik perusahaan tersebut, mencapai 10 unit ke kantor uji KIR Dinas Perhubungan tersebut. Biasanya, orang yang mengurus tanpa mendatangkan kendaraannya di kantor tersebut adalah berinisial SP dan PR. Merekalah yang diduga sebagai anak main di kantor uji KIR tersebut," tandasnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Uji KIR Dinas Perhubungan Labuhanbatu, Ahmad Yani saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, saat ini tidak bisa lagi bisa diperpanjang buku speksi tanpa dihadirkan kendaraannya. "Setiap pengurusan buku speksi, kendaraan harus dihadirkan. Karena kendaraannyalah yang akan kita cek kelayakannya, bukan bukunya," tegasnya.

Saat ditanya soal berapa unit per harinya masyarakat yang mengurus perpanjangan atau ganti buku speksi ke kantor ini, Ahmad menjawab paling banyak sekitar 20 kendaraan. "Sekitar 10, 12, dan paling banyak 20 kenderaan perharinya. Kalau biayanya, truck hanya Rp. 50 ribu per kendaraan baik roda 6 dan seterusnya," ujarnya.

Ditambahkannya, cara pembayarannya semestinya harus ke Bank Sumut, tapi karena bank tersebut masih belum bisa menampung pembayarannya secara online seperti cara pembayaran retribusi jalan TOL maka bisa dibayar di tempat. "Jika ada anggota saya yang coba bermain, seperti mengeluarkan perpajangan buku speksi tanpa menghadirkan kendaraannya akan saya keluarkan," pungkasnya.

Sedangkan tanpa disadarinya diduga buku speksi yang ditanda tanganinya banyak yang tanpa dihadirkan kenderaannya. Hal ini bisa penyebab banyaknya jumlah Laka, sebab tanpa diperiksa keadaan mobar truk tronton dan mobar angkutan lainnya. Hingga sering terjadi rem mobar tersebut blong menabrak yang di depannya. Bukan hanya itu ban angkutan tersebut sering meletus di jalan raya akibat tidak diperiksa saat uju kir, disebabkan kendaraan tidak di hadirkan saat uji kir.

Editor: Boraspati

T#g:dishubKirOrganda
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Senin, 01 Okt 2018 08:01

    Flag Relay Merah Putih Sabang-Merauke Tiba di Palembang

    Rangkaian Pawai Bendera (Flag Relay) Merah Putih dari Sabang-Merauke dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI tahun 2018, tiba di Kota Palembang-Sumatera Selatan, Sabtu (29/9/2018).Sebelum singgah di P

  • Minggu, 30 Sep 2018 05:40

    Prajurit TNI Gelar Pawai Kirab Bendera Merah Putih di Pekanbaru

    Pawai Kirab Bendera (flag relay) Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI tahun 2018, pada hari kedua digelar di Provinsi Pekanbaru. Pawai diawali dengan upacara penerimaan bendera yan

  • Sabtu, 29 Sep 2018 01:29

    TNI Gelar Pawai Kirab Bendera Merah Putih dari Sabang sampai Merauke

    Dalam rangka memperingati HUT ke-73, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Pawai Kirab Bendera (flag relay) Merah Putih di beberapa kota Indonesia secara estafet dari Sabang-Banda Aceh dan berakh

  • Selasa, 18 Sep 2018 17:38

    Konvoi Kerakyatan Ribuan Masyarakat Transportasi dan Angkutan Umum, Deklarasi dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

    Ratusan Angkutan Kota (Angkot) dan ribuan warga dari Masyarakat Transportasi Indonesia mengikuti konvoi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, dimulai dari titik kumpul lapangan Merdeka Medan, menuju lapa

  • Jumat, 14 Sep 2018 19:04

    Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Angkutan Umum Sumatera Utara Akan Gelar Konvoi Kerakyatan

    Masyarakat Transportasi, Organisasi Angkutan Darat, Keluarga Besar Supir dan Pemilik Angkutan Umum Sumatera Utara mendeklarasikan diri mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.Bentuk Deklarasi ini akan dilak

  • Selasa, 11 Sep 2018 09:41

    Diduga Terima Setoran, Dishub Labuhanbatu Enggan Tertibkan Truck Masuk Kota

    Warga masyarakat yang dalam hal ini sebagai penguna jalan yang melintasi Jalan Siringo-ringo Kelurahan Sirandorung sangat kesal dan kecewa atas sesuka hatinya truck besar yang parkir dan membongkar mu

  • Senin, 10 Sep 2018 10:30

    Ormas Ini Desak Pemko Medan Ambil Alih Lahan Parkir Eks Medan Plaza

    Organisasi masyarakat, Generasi muda pembela tanah air (Gempita) Sumut, mendesak Pemko Medan untuk mengambil alih lahan parkiran Eks Medan Plaza. Diketahui lahan parkir seluas 8.935 meter persegi

  • Kamis, 09 Agu 2018 10:09

    Memaknai Dzikir Bersama Presiden Joko Widodo

    Pada 1 Agustus lalu, ribuan orang memadati Istana negara demi mengikuti dzikir bersama yang diadakan Presiden Joko Widodo. Acara ini digelar sebagai rangkaian dari peringatan HUT RI yang biasa diperin

  • Kamis, 02 Agu 2018 23:42

    Panglima TNI Hadiri Zikir dan Doa Untuk Bangsa

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri "Zikir dan Doa Untuk Bangsa" dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka

  • Senin, 25 Jun 2018 09:55

    Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kecelakaan Kapal di Danau Toba, Ini Peranannya

    Polda Sumut menetapkan Nahkoda, 2 Kepala Pos di Simanindo, dan Kabid ASDP jadi tersangka pada kecelakaan maut yang mengakibatkan seratusan penumpang hingga kini belum ditemukan.Kapolda Sumut Irjen Pol

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak