Senin, 09 Des 2019 20:14

Pidato Menteri Agama Menggugah Kebangsaan Kita

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Iman
Minggu, 01 Des 2019 09:21
Istimewa
Menteri Agama pada HUT Ke-18 FA-KMHDI di Jakarta, Sabtu, 30 November.
Forum Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (FA-KMHDI) mengapresiasi pidato kebangsaan Menteri Agama Fachrul Razi, pada seminar kebangsaan dalam rangka perayaan HUT Ke-18 FA-KMHDI di Jakarta, Sabtu, 30 November.

Lebih lanjut isi pidato tersebut antara lain,

"Bagi saya, kerukunan umat beragama itu adalah keadaan atau kondisi kehidupan umat beragama yang berinteraksi secara harmonis, toleran, damai, saling menghargai dan menghormati perbedaan agama dan kebebasan menjalankan ibadah masing-masing. Dalam interaksi tersebut tidak merendahkan agama satu atas agama lainnya, juga tidak mencampuradukkan dan melanggar norma-norma agama. Berkerjama dalam membangun masyarakat, dengan prinsip saling bahu membahu dan sama-sama mengambil manfaat dari eksistensi bersama dalam mencapai tujuan bersama bangsa dan negara RI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Berdasarkan hal itu saya dapat merumuskan bahwa kerukunan umat beragama adalah suatu kondisi hubungan umat beragama yang toleran, setara dalam menjalankan agama, serta berkerjasama dalam membangun masyarakat, bangsa dan negara republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.


Untuk mewujudkan keinginan itu, semangat yang harus terus kita gemakan bersama adalah memperkuat tali persaudaraan, persahabatan dan kerukunan, baik secara intern agama, maupun antar umat beragama.

Untuk itu, peran lembaga seperti Forum Alumni KMHDI juga harus diperkuat menjadi wadah untuk memelihara kerukunan hidup.

Namun memperkuat institusi saja belum cukup, sehingga kontribusi aktif semua umat beragama harus ditingkatkan kapasitasnya dalam memelihara kerukunan dan menangani konflik yang bernuansa keagamaan.

Untuk itu saya meminta secara khusus, Forum Alumni KMHDI juga dapat menjalankan tugas dan fungsinya pada penguatan lembaga dan pemeliharaan kerukunan. program strategis ini selaras dengan salah satu misi vital dari kementerian agama.

Saya percaya forum alumni KMHDI dan Umat Hindu pada umumnya akan dapat melaksanakan misi mulia memelihara kerukunan dan kebhinekaan ini, karena dalam ajaran Hindu juga banyak memiliki nasehat luhur bersifat universal yg dapat dijadikan modal sosial untuk hidup bersama, di antaranya: 

-Tat twan Asi (ajaran yang menyatakan semua manusia sama sebagai ciptaan Tuhan)

-Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa (berbeda beda tetapi tetap satu juga, tidak ada dharma atau kebenaran yang lain)

-Wasudewa Kutum Bakam (Semua umat manusia adalah saudara dan keluarga besar).

Editor: Budi

T#g:Menagtoleransi
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Nov 2019 16:22

    Dandim Ajak Pelajar MAN 1 Jember Belajar Menghormati Perbedaan

    Usai menjadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jember, pada Senin (11/11/2019) Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf la Ode M Nurdin memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasb

  • Selasa, 06 Agu 2019 15:56

    Penguatan Pemahaman Bhineka Tunggal Ika Kepada Generasi Muda Kota Medan

    Sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda bahwasannya Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan berfikir multikultur dan dapat saling menghargai segala perbedaan, Pemko Medan melalui Ba

  • Selasa, 16 Jul 2019 08:46

    Rapat Sinkronisasi dan Fasilitasi Penyelenggaraan Toleransi Sosial

    Bertempat di Kantor Badan Koordinator Wilayah V (Bakorwil V) Jember, Jl Kalimantan N0. 42 Jember, dilaksanakan Rapat Sinkronisasi dan Fasilitasi Penyelenggaraan Toleransi Sosial Se- Wilayah Kerja Bako

  • Selasa, 11 Jun 2019 03:11

    Bersatulah Kembali Indonesiaku

    Pemilu yang melelahkan dengan tensi politik tinggi telah selesai. KPU sudah menyelesaikan rekapitulasi nasional Pileg dan Pilpres, dan telah diumumkan pada 21 Mei 2019 yang lalu. Penetapan presiden da

  • Sabtu, 20 Apr 2019 14:10

    Kawal Hasil Pemilu 2019 Tanpa Provokasi, Demi Persatuan & Keberlanjutan Kepemimpian Nasional Serta Pembangunan Indonesia

    Negeri ini dibangun oleh para founding fathers dengan dan dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.

  • Sabtu, 23 Mar 2019 03:23

    Mari Kembali Memupuk Semangat Toleransi di Indonesia

    Perbedaan merupakan sesuatu yang wajar, dengan berbagai banyak pulau, Indonesia memiliki keanekaragaman suku, budaya, bahasa dan dialeg. Tarian tradisionalpun bermacam-macam, namun semua itu barsatu d

  • Kamis, 17 Jan 2019 08:57

    Perbedaan Sebagai Kunci Toleransi Indonesia

    Belakangan, spanduk penolakan gereja di Jagakarsa, Jakarta Selatan viral beredar di media sosial. Dalam spanduk tersebut, tertulis bahwa warga Jagakarsa menolak gereja mengingat mayoitas penduduk di d

  • Kamis, 25 Okt 2018 08:25

    Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin melalui Pemimpin yang Tepat

    Indonesia adalah negara yang beragam. Namun dengan adanya beberapa khasus yang telah terjadi, menegaskan bahwa belum semua masyarakat di Indonesia menyadari dan menerima bahwa Indonesia merupakan nega

  • Kamis, 11 Okt 2018 17:11

    Dinas P3A Kabupaten Labuhanbatu Peringati Hari Anak Nasional

    Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Labuhanbatu memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2018. Acara ini dihadiri Plt Bupati Labuhanbatu, Dandim 0209/LB, tokoh agama, OPD d

  • Selasa, 02 Okt 2018 11:02

    Sinkronisasi dan Fasilitasi Penyelenggaraan Toleransi Sosial di Jember

    Kapendam V/Brw Kolonel Inf Singgih Pambudi Arianto, Kolonel Purn Suryadi Setiawan, Ibu Irama Devita SH.M.Kn. (Cucu   Pahlawan Jember Mochamad Sroedji) dan Bpk H.Iksan (Saksi Sejarah), menjadi nar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak