Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di kawasan Kompi 126 Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Minggu (12/7). Antrean kendaraan dilaporkan telah mencapai sekitar tiga kilometer akibat pekerjaan galian pemasangan pipa gas di badan jalan.
Kemacetan didominasi oleh truk-truk bertonase besar, bus, serta kendaraan pribadi yang harus bergantian melintas karena sebagian badan jalan digunakan untuk aktivitas proyek. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat selama berjam-jam.
Sejumlah warga mengaku mulai merasa dirugikan. Selain menghambat aktivitas masyarakat dan perjalanan para pengguna jalan, kemacetan juga berdampak pada pelaku usaha kecil yang berada di sepanjang jalur tersebut.
"Warung dan usaha kaki lima kami tertutup antrean truk. Banyak pengendara tidak bisa berhenti karena jalan macet, sehingga pendapatan kami menurun," ungkap salah seorang pedagang.
Masyarakat berharap pihak pelaksana proyek segera melakukan langkah-langkah untuk mengurangi dampak kemacetan, seperti mempercepat pekerjaan, menambah petugas pengatur lalu lintas, serta berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait agar arus kendaraan dapat berjalan lebih lancar.
Kemacetan akibat pekerjaan pemasangan pipa gas juga telah dikeluhkan pengguna Jalan Lintas Sumatera di wilayah Asahan hingga Labuhanbatu Utara dalam beberapa hari terakhir.
Warga berharap proyek strategis tersebut tetap mengedepankan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi maupun mobilitas pengguna jalan tidak terganggu berkepanjangan.