Jumat, 24 Sep 2021 22:23
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Perkuat Posisi Pemuda, Cipayung Sumut Jalin Sinergisitas Bersama Komisi Kejaksaan RI

Perkuat Posisi Pemuda, Cipayung Sumut Jalin Sinergisitas Bersama Komisi Kejaksaan RI

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Selasa, 28 Mei 2019 21:48
Istimewa
Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak SH MH, bersama narasumber dan ketua kelompok Cipayung Sumut, Selasa (28/5).
Cipayung Sumatera Utara yang terdiri dari HMI, GMKI, GMNI, PMKRI, dan PMII bersama Komisi Kejaksaan (Komjak) RI mengadakan Seminar terbatas mengenai Peran Strategis Organisasi Kepemudaan dalam Meningkatkan Kinerja Komisi Kejaksaan RI di Hotel JW Mariot, Jl. Putri Hijau, Medan, Rabu (28/5/2019).

Dalam seminar tersebut turut hadir Sekretaris Komisioner Kejaksaan RI Dr. Barita Simanjuntak SH, MH, Ketua Komisi Kejaksaan Sumatera Utara Fachrudin Siregar SH, MH, Kordinator Sumut Institut Osriel Limbong, dan Sutrisno Pangaribuan ST anggota DPRD Prov Sumut, serta beberapa akademisi lainnya.

Korwil 1 PP GMKI Sumut- NAD Gito M Pardede, S. Agr mengatakan, "Dialog yang digagas oleh kelompok Cipayung ini diselenggarakan dalam tujuan menjalin sinergisitas memperkuat posisi organisasi kepemudaan sebagai garda terdepan dalam semangat penegakan hukum dan menjaga nilai nilai demokrasi yang harus dijaga dalam bangsa ini."

"Realitas saat ini memang posisi mahasiswa dangat penting dalam menjaga nilai nilai kebangsaan dan demokrasi di Indonesia. Inilah tugas kita semoga dengan bekerja sama dengan Komjak RI, Cipayung Sumut mampu menjadi pilar yang selalu menjaga keutuhan NKRI", tutur Gito Pardede saat membuka rangkaian acara seminar.


Selanjutnya, Dr. Barita Simanjuntak SH, MH Komisioner Kejaksaan RI.yang juga merupakan mantan Ketua Umum PP GMKI periode 1998-2000 ini mengatakan bahwa, hal ini perlu gagasan yang luas, seminar ini akan menguak persoalan sistem peradilan, kriminalisasi, rekayasa hukum adalah bentuk catatan buruk perjalanan hukum bangsa indonesia.

Barita, pada saat dialog berlangsung, menjelaskan poin utama yang menjadi tujuan kerja sama tersebut yaitu pelibatan pemuda, khususnya Cipayung Sumut dalam menerima dan meneruskan pengaduan masyarakat, khususnya kasus-kasus yang menarik perhatian publik terkait dengan kinerja kejaksaan.

"Komisi kejaksaan tidak bisa menyerap semua secara langsung dari masyarakat. Karena itu, harus bekerja sama dengan unsur lain. Kampus termasuk Organisasi Mahasiswa sebagai lembaga ilmiah, bisa melakukan pengawasan secara objektif, bisa dibentuk pos pos untuk menerima pengaduan masyarakat, dan kajian terhadap kondisi penegakan hukum dalam tujuan kejaksaan yang tranformatif dan kuat", jelasnya.

Barita menambahkan, Kebanyakan Pemimpin Cipayung lahir secara instan, sudah seharusnya modal dalam pembinaan karakter dapat menjadi harapan dalam memperbarui sistem ketatanegaraan di bangsa ini.


Barita meyakini, peran pemuda dengan kejaksaan diharapkan mampu bersinergis dalam mendorong netralitas dan kredibilitas penegakan hukum di Indonesia.

"Jika diatur secara jelas dan tegas dalam konstitusi maka hal itu akan memperkuat kedudukan dan posisi Kejaksaan RI dalam sistem dan struktur ketatanegaraan di negara yang mampu mendorong peningkatan kinerja. Hal ini untuk menjamin konsistensi terwujudnya praktik penegakan hukum, penanganan perkara yang mandiri, berkualitas, bermartabat dan terpercaya", tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Sutrisno Pangaribuan anggota DPRD Sumatera Utara mengaminkan pendapat dari Barita Simanjuntak, dimana kondisi saat ini Cipayung mulai melemah dalam kajian- kajian sosial termasuk persoalan penegakan hukum.

Sutrisno mempertanyakan pada titik mana peran Cipayung dalam menjadi motor dalam menjaga demokratisasi?

"Mengajak Cipayung merupakan bentuk betapa pentingnya kehadiran pemuda sebagai kreator di Sumut, baik dalam aspek hukum politik dan sosial", katanya.


Menurut Sutrisno, analisis sosial dapat diharapkan menjadi modal Cipayung untuk penegakan hukum yang ada di Sumut, sebagai penyaluran masukan kritis bagi pemerintah.

"Lakukan lah hal kecil, small is beautifull. Cipayung harus mampu menjadi motor, dikenal di basis. Bukan malah mengenal elit politik. Karena kita ini bagian dari basis, basis masyarakat. Ansos itulah yang jadi rohnya gerakan kita, basis persoalan kita adalah basis masyarakat. Disinilah peran strategis yang kongrit dari pemuda", ujar Sutrisno.

Hal senada dinyanyikan Pengamat Sosial Osriel Limbong selaku peneliti dan koordinator Sumut Institute. Ia menyatakan bahwa kelompok Cipayung saat ini dalam posisi dilemahkan, elitnya diberikan fasilitas elit hingga lupa basis apa yang seharusnya menjadi nyawa organisasi itu. Maka seharusnya dengan agenda ini menjadi masukan, iklim pembaharuan bagi penegakan hukum di Indonesia khususnya Sumut.

"Agenda ini sebenarnya harus membuat posisi tawar kembali organisasi Cipayung. Bicara penegakan hukum, inilah yang seharusnya menjaga idealisme pemuda saat ini, biar apa yang kita bahas kali ini tidak sia-sia. Mahasiswa harus mendorong masyarakat agar diedukasi, biar tidak termakan hoax. Contohnya di saat bung Karno korban, Gus Dur korban. Inilah ironisnya bagaimana bangsa selalu diadu domba hingga terpecah belah.  Karena itu Cipayung harus menonjolkan sifat integritas, analisis bergerak pada hal yang benar, inilah ciri khas dari tujuan kita mematangkan demokrasi", tukasnya.
Editor: Herda

T#g:cipayungCipayung PlusGMKIKomisi KejaksaanOsriel LimbongSutrisno Pangaribuan
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Sep 2021 22:12

    Untuk Rekrut Anggota Baru, GMKI PSS Lantik Panitia MAPPER

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Pematangsiantar-Simalungun atau yang sering disebut dengan GMKI Cabang PSS sukses adakan pelantikan Panitia Masa Perkenalan dan Persekutuan (MAPPER), di Sima

  • Sabtu, 28 Agu 2021 16:08

    GMKI Komisariat USI, Gelar Kunjungan ke Panti Asuhan dan Aksi Peduli

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat USI Cabang Pematangsiantar- Simalungun gelar kegiatan Kunjungan ke Panti Asuhan Dan Aksi peduli, Sabtu (28/08/2021).Kegiatan tersebut salah satu I

  • Sabtu, 28 Agu 2021 14:28

    PP GMKI Gelar Webinar Internasional: Dampak Krisis Afghanistan Terhadap Stabilitas Politik

    Webinar Internasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Bidang Hubungan Internasional mendapat banyak apresiasi dan dukungan dari banyak pihak yang hadir, u

  • Rabu, 25 Agu 2021 18:55

    PPKM Level 4, GMKI dan Milton Ministry berbagi beras dan masker

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Pematangsiantar- Simalungun beserta tim yang tergabung dalam Milton Ministry berkolaborasi untuk berbagi beras dan masker kepada masyarakat, khususnya

  • Minggu, 22 Agu 2021 07:02

    BPC GMKI Pematangsiantar- Simalungun Minta Seluruh Komisariat Perkuat Eksistensi

    Pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar- Simalungun melakukan konsolidasi organisasi dalam bentuk diskusi dengan mengangkat topik "Memperkuat Eksistensi Organisasi D

  • Sabtu, 21 Agu 2021 09:01

    Turun ke Jalan Soal PPKM Level 4 di Pematangsiantar, Ini Tuntutan GMKI

    Di tengah situasi pandemi Covid-19 di seluruh dunia dan kebijakan pemerintah untuk menerapkan PPKM Level 4 di Kota Pematangsiantar, massa dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menggelar aksi

  • Jumat, 20 Agu 2021 06:20

    GMKI Menilai Penanganan Covid-19 di Pematangsiantar Semrawut

    Penanganan pandemi Covid-19 oleh Satuan Tugas (Satgas) Kota Pematangsiantar mendapat sorotan tajam dari Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Pematangsiantar-Simalungun, Juwita Theresia Panjaitan

  • Kamis, 19 Agu 2021 22:09

    Bagi Masker ke Pedagang, GMKI Pematangsiantar- Simalungun Minta Perusda Pasar Fasilitasi Prokes 6M

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menggelar aksi berbagi masker ke ratusan pedagang, pekerja dan pembeli pusat perbelanjaan, pada Kamis, 19 Agustus 2021 di P

  • Sabtu, 07 Agu 2021 07:37

    Terlalu kecil masalah kegagalan antri vaksin diseret untuk menjegal Kapolda Sumut

    Program Gebyar Vaksin Presisi yang dilaksanakan di wilayah Hukum Polrestabes Medan beberapa hari lalu adalah Program Polri dalam rangka merespon keberadaan dan penyebarluasan Covid 19 dengan bertambah

  • Kamis, 29 Jul 2021 21:39

    Kolaborasi Pemko Medan - Kelompok Cipayung Plus Akan Laksanakan Vaksinasi Massal

    Pemko Medan akan berkolaborasi dengan Kelompok Cipayung Plus untuk melakukan vaksinasi massal bagi pemuda dan menyalurkan bahan kebutuhan pokok. Bahan kebutuhan pokok yang akan disalurkan ini merupaka

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak