Minggu, 17 Feb 2019 19:42
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Peringati Hari Pers Nasional, Press Police Labuhanbatu Deklarasikan Anti Hoax, SARA dan Ujaran Kebencian

Peringati Hari Pers Nasional, Press Police Labuhanbatu Deklarasikan Anti Hoax, SARA dan Ujaran Kebencian

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Sabtu, 09 Feb 2019 20:09
Junaidi
Di Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari tahun 2019, beberapa wartawan Labuhanbatu yang tergabung di komunitas Press Police mendeklarasikan Anti Hoax, SARA, dan Ujaran Kebencian.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga keutuhan NKRI agar tidak mudah terpengaruh dengan berita- berita yang tidak jelas sumbernya. 

Hal itu dikatakan Abi Pasaribu selaku ketua Press Police Labuhanbatu usai acara foto bersama di depan Mapolres Labuhanbatu, di jalan H.Thamrin kelurahan Kota kecamatan Rantau Utara kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara, Sabtu (09/02/19).

Ia berharap kiranya seluruh warga di wilayah Hukum Polres Labuhanbatu dapat menyaring berita yang belum jelas sumbernya. "Kita berharap di hari Pers Nasional ini kiranya tidak ada ada lagi yang namanya Hoax, atau ujaran kebencian. Jangan jadikan informasi yang belum akurat menjebak anda ke terali besi," bilang Abi. 

Ditambahkannya, dengan banyaknya yang terjerat hukum atas penyebaran berita Hoax atau ujaran kebencian kiranya dapat memberikan pelajaran pada masyarakat lainnya. 

"Sudahlah, jangan karena jemari anda menebar berita yang belum pasti, dapat menjerat anda ke jeruji besi," tutup Abi.
Editor: Budi

T#g:hoax
Berita Terkait
  • Sabtu, 09 Feb 2019 06:09

    Media Kata Indonesia Selenggarakan Kompetisi Netizen, Total Hadiah 10 Juta!

    Perkembangan teknologi informasi dengan ditandai lahirnya media alternatif seperti media sosial telah mengubah gaya hidup masyarakat secara umum. Oleh sebab itu, dibutuhkan ide dan karya inovatif demi

  • Minggu, 03 Feb 2019 10:03

    Hoax Jadi Strategi Andalan Kubu 02

    Akhir-akhir ini beredar brosur/selebaran berjudul "Say No To Jokowi" yang isinya penuh dengan kampanye hitam untuk menyudutkan Presiden Jokowi. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma'ruf

  • Rabu, 30 Jan 2019 02:30

    Perusak Demokrasi Bernama "Hoax"

    Saat ini dunia berkembang pesat berkat revolusi teknologi informasi. Media internet dan media sosial membawa kebebasan pers menjadi sulit dikendalikan. Semua orang bisa menulis berita, tanpa sensor da

  • Senin, 28 Jan 2019 11:58

    Apel Gabungan Jalin Koordinasi Sesama ASN Pemkab Labuhanbatu

    Apel Gabungan yang dilaksanakan setiap hari Senin, tujuannya adalah untuk pembinaan disiplin dan meningkatkan hubungan kerja sama serta menjalin koordinasi antara sesama Aparatur Sipil Negara sehingga

  • Jumat, 25 Jan 2019 03:25

    Dua Jendral Bantah Pernyataan Prabowo

    Calon Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perbincangan publik dengan pernyataan kontroversialnya. Dalam pidato kebangsaan yang bertajuk "Indonesia Menang", Prabowo menyampaikan secara lugas bahw

  • Rabu, 16 Jan 2019 23:16

    Lion Air Akan Pidanakan Penyebar Hoax Perusakan Resleting Bagasi

    Penjelasan Video Mengenai Penanganan Penumpang dan Bagasi pada PenerbanganLion Air JT-212 di Kualanamu.

  • Rabu, 16 Jan 2019 06:46

    Teknik Firehose of Falsehood dalam Pidato Kebangsaan Prabowo

    Pidato kebangsaan Prabowo Subianto yang diselenggarakan pada 14 Januari 2019 di Jakarta Convention Centre menarik banyak perhatian masyarakat, khususnya perihal substansi dan isi dari pidato tersebut.

  • Selasa, 15 Jan 2019 14:45

    Pidato Kebangsaan dengan Data Di Awang-Awang

    Dalam pidato Kebangsaan "Indonesia Menang", Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyampaikan beberapa hal tentang pemerintahan terdahulu  yang semuanya bernuansa minor dan satire.Dikatakannya

  • Rabu, 19 Des 2018 14:19

    Ratna Sarumpaet Isi Posisi Teratas di 10 Konten Hoaks Paling Berdampak Tahun 2018

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengidentifikasi 10 konten hoaks paling berdampak pada tahun 2018.

  • Minggu, 11 Nov 2018 18:21

    "Media Sosial dan HOAX" Masuk dalam soal Ujian CPNS Hari Kedua

    Menjadi PNS adalah suatu cita-cita yang seksi di kalangan para pencari kerja, alasan mencari titik aman sampai menaikkan Mahar Pernikahan terucap dan cukup menggelitik. Seleksi CPNS Tingkat Kabup

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak