Kamis, 29 Jul 2021 01:01
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Penyerangan Misionaris di Papua, Awal dari Lenyapnya Perjuangan KKB

Penyerangan Misionaris di Papua, Awal dari Lenyapnya Perjuangan KKB

Jayapura (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Senin, 11 Jan 2021 07:21
Istimewa
Marinus Yaung
Akademisi dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua, Marinus Yaung mengecam penyerangan terhadap pesawat jenis twin otter milik Mission Aviation Fellowship (MAF), di Kampung Pagamba, Distrik Biandoga, Intan Jaya pada 6 Januari lalu.

Pesawat ini sering dipakai oleh para misionaris termasuk para pendeta untuk mengunjungi jemaat di kampung-kampung pedalaman.

Marinus juga mengatakan bahwa pesawat yang sengaja dibakar oleh kelompok teroris OPM tersebut merupakan milik misionaris MAF yang mendedikasikan dirinya untuk mengajarkan agama di wilayah-wilayah terpencil di Papua.

"Apa mau mereka? Ini adalah perjuangan yang bodoh. Para misionaris adalah salah satu profesi yang dilindungi oleh hukum humaniter dan konvensi internasional PBB tentang perang. Jadi mereka harus dilindungi oleh kelompok yang berkonflik," ujarnya, Jumat (8/1/2021).


Marinus lantas mengecam dan mempertanyakan maksud dari kelompok separatis yang terlanjur melakukan penyerangan, bahkan ia sempat geram karena peristiwa tersebut seolah dibenarkan oleh Jaffrey Bomanak dan Sebby Sambom yang merupakan tokoh dari pihak TPNPB OPM.

"Ini adalah catatan kelam dari kelompok biadab. Alasan apa TPNPB OPM menyerang misionaris? Tindakan bodoh sedang dipertontonkan, namun yang lebih bodoh adalah pembelaan dari Jeffrrey dan Sebby," tuturnya.

Marinus yang kesal dengan pernyataan Sebby dan Jeffrey sebelumnya karena menganggap para misionaris adalah agen kapitalis. Disebutkannya hal tersebut hanya karena OPM ingin mengaburkan fakta dan mencoba menggiring opini pada hal yang hanya menguntungkan pihaknya sendiri.

"Ini memperlihatkan bahwa TPNPB OPM selalu ingin mengaburkan fakta untuk menguntungkan kelompoknya sendiri. Saya pastikan kalau ke depan tidak ada rakyat yang akan mepercayai setiap klaim dari kelompok separatis itu," katanya.

Ditambahkan juga bahwa kelompok separatis yang telah melukai hati dan misi keagamaan para misionaris sebagai pertanda berakhirnya perjuangan yang dibawa oleh TPNPB OPM yang tidak pernah membawa kedamaian di Papua.
Editor: Erickson

T#g: pesawatKKBMisionarisPendeta
Berita Terkait
  • Selasa, 22 Jun 2021 20:32

    Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

    Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri mengisi seminar yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia (PTMI). Dalam seminar tersebut, K

  • Selasa, 04 Mei 2021 13:34

    Bupati Asmat: Warga Jangan Lagi Mudah Terprovokasi

    Bupati Asmat Elisa Kambu didampingi Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan rasa syukur atas momentum peringatan 51 tahun kembalinya Irian Barat ke NKRI.

  • Minggu, 02 Mei 2021 10:11

    Suara Lantang Kapitra, Bungkam Pernyataan Pigai Soal KKB

    Politikus PDIP Kapitra Ampera merespons eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai yang menyampaikan narasi berbahaya terkait pemerintah melabelkan teroris terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

  • Jumat, 30 Apr 2021 21:30

    Sejak KKB Dicap teroris, Sabby Sambom Sang Juru Bicara Langsung Menghilang

    Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, resmi menyatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai teroris.Sebby Sambom sang jur

  • Kamis, 29 Apr 2021 17:29

    Bamsoet: Memangnya KKB Pembunuh Rakyat Tak Berdosa Itu Peduli HAM

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan bahwa Negara berkewajiban merespons dengan tegas aksi KKB memerangi negara selama ini, yang ditandai dengan pembunuhan Kabinda Papua, sejumlah prajurit TNI-Pol

  • Rabu, 28 Apr 2021 15:58

    Di Papua tidak ada KKB, melainkan aktivitas teror dan membunuh masyarakat

    Dr. M. Kapitra Ampera, S.H., M.H. menegaskan bahwa di Papua tidak ada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), namun yang ada adalah teroris dan separatis dengan aktivitas meneror dan membunuh masyarakat s

  • Selasa, 27 Apr 2021 21:27

    1 Brimob Tewas Saat Kontak Tembak TNI-Polri dengan KKB di Kab. Puncak

    Kontak tembak antara TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali terjadi di Kampung Mauberi, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (27/4/2021). Dalam kontak tembak itu, satu anggota Bri

  • Rabu, 28 Apr 2021 02:28

    Nyatakan Sikap, Lembaga Adat Papua Minta KKB Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris

    Lembaga Masyarakat Adat (LMA) beserta Dewan Adat Papua (DAP) dan Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Nabire menyatakan aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin brutal. Karena itu, KKB statusnya layak dinaikkan menjadi organisasi teroris.

  • Senin, 26 Apr 2021 19:26

    Ketum Pemuda Adat: Tidak Ada Alasan Lagi untuk Tidak Menetapkan KKB Sebagai Teroris

    Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha Karya gugur setelah terjadi kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, Minggu sore (25/4).Gusti Putu gugu

  • Senin, 26 Apr 2021 08:46

    Kabinda Papua Gugur Ditembak KKB di Beoga

    Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI Putu IGP Dani Nugraha Karya gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Dambet Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Pap

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak