Jumat, 03 Jul 2020 02:10
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Pemuda Sumut, Muslim dan Kristen Serukan Pesan Damai Bulan Ramadhan

Pemuda Sumut, Muslim dan Kristen Serukan Pesan Damai Bulan Ramadhan

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Sabtu, 02 Mei 2020 19:32
Istimewa
Gito dan Alwi di gereja HKBP Sei Agil, Medan.
Peristiwa intimidasi dan kekerasan yang dialami oleh pemilik warung di Batang Kuis mendapat respon dari berbagai kalangan lintas agama.

Dalam hal ini kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Provinsi Sumatera Utara turut prihatin atas kejadian tersebut.

Kronologi intimidasi tersebut berawal dari Aksi sweeping yang berujung peristiwa pengrusakan sebuah warung milik Lamria Manullang warga Batang Kuis, Deli Serdang pada selasa (28/4) oleh beberapa oknum Ormas FPI Deli Serdang. Dari pantauan media hingga saat ini proses mediasi sudah dilakukan oleh kedua pihak.

Menanggapi hal tersebut Badko HMI dan GMKI wilayah Sumut-NAD meminta masyarakat agar masalah pengrusakan warung di Batang Kuis tidak perlu dibesar-besarkan.


Menurut Alwi Silalahi, permasalahan sudah selesai dan kita tidak usah memanas- manasi suasana. "Kita percayakan saja kepada kepolisian. Lebih baik kita bersatu dalam bencana covid ini dan mempererat persatuan serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita," tutur Alwi, Sabtu (2/5).

Alwi juga menjelaskan bahwa hari ini, HMI memberikan sembako pada Gereja HKBP Sei Agul di Jalan Gereja No 29 Medan. "Ini merupakan komitment anak bangsa yang harus dipertahankan yaitu kebhinekaan. Kita jangan mau dipecah- pecah karena hasutan-hasutan untuk mengganggu Kamtibmas di Sumatera Utara yang kita cintai ini", ujar Alwi.

Sementara, Gito M Pardede, selaku Pengurus Pusat GMKI Koordinator Wilayah I Sumut-NAD menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu menaggapi kejadian tesebut dengan amarah dan menyerahkan semua proses ke kepolisian.


"Saya memahami kejadian yang terjadi di Batang Kuis kemarin adalah bentuk pembelajaran bagi kita sebagai bangsa yang majemuk dan harus saling menghargai dalam bermasyarakat. Kita semua harus sadar Sumatera Utara ini sudah lama hidup berdampingan dengan suku ras agama lainnya. Namun diatas semuanya kita serahkan ke pihak berwajib dan kita harap kepolisian dapat mengambil sikap, jangan ada pihak yang berusaha memanas manasi suasana," ujar Gito, Sabtu, (2/5/2020).

Gito meyakini, isu intoleransi antar-umat beragama rentan terjadi di Sumatera Utara. Selain itu, dia juga meminta warga untuk saling menjaga kerukunan antar-umat beragama.

"Saya rasa tidak perlu dibesar-besarkan lah, pasti banyak yang tidak suka, tapi kita harus jaga hati kita untuk menahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, begitu juga saat ini kondisi bulan ramadan dan ditambah kita dalam ujian pandemi covid-19, kita harus saling menghormati dan saling mendoakan," tambahnya.

GMKI dan HMI menyampaikan pesan disampaikan kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara, baik warga muslim dan kristiani agar menjaga kondusifitas dan sedapat mungkin menyampaikan pesan damai kepada seluruh masyarakat.

"Ya kami GMKI dan HMI sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Utara mengharapkan untuk kita semua agar lebih positif, tidak anarkis, dan tidak main hakim sendiri. Saling menghargai dan menghormati," tutup Gito.
Editor: Budi

T#g:fpiGMKIHMI
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2020 18:22

    GMKI Sayangkan Rapat Pembahasan Covid-19 di DPRD Pematangsiantar Tertutup Untuk Umum

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyikapi pertemuan tertutup pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Gu

  • Minggu, 24 Mei 2020 14:18

    GMKI Komisariat Pertanian USU Gelar Aksi Berbagi

    Di tengah masa pandemi covid-19, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan Komisariat Fakultas Pertanian USU melakukan aksi peduli kepada anak rantau, yakni mahasiswa/i yang berada di ko

  • Kamis, 21 Mei 2020 10:31

    Cluster Isolation Kota Medan, Solusi atau Ilusi

    Virus COVID-19 kian menyerang berbagai sisi kehidupan manusia, tidak terkecuali Indonesia. Masing-masing daerah mengeluarkan kebijakan dan himbauan kepada masyarakat di wilayahnya dalam rangka mencega

  • Selasa, 05 Mei 2020 23:25

    Diskusi Daring GMKI Pematangsiantar- Simalungun Lahirkan Catatan Evaluasi Polemik Bansos COVID-19

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menggelar diskusi publik melalui video conference daring pada Senin, (04/05). Diskusi tersebut mengusung thema "Bansos Pemko Siantar; Solusi atau masalah baru?"

  • Sabtu, 02 Mei 2020 21:52

    Aksi Solidaritas GMKI Medan dengan Panti Asuhan

    Pemerintah Kota Medan menerapkan karantina rumah untuk pasien dalam pengawasan dengan gejala ringan, orang dalam pemantauan, orang tanpa gejala, dan pelaku perjalanan. Karantina rumah dilakukan untuk

  • Kamis, 30 Apr 2020 12:20

    GMKI Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Bulan Ramadhan dan Bencana Covid

    Aksi sweeping yang berujung peristiwa pengrusakan sebuah warung milik Lamria Manullang, warga Batang Kuis, Deli Serdang pada selasa (28/4) oleh beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab, harus menjad

  • Jumat, 24 Apr 2020 04:24

    HMI Telisik Keseriusan Pemkab Labuhanbatu Dalam Menangani Wabah Pandemi Covid-19

    Terkait dengan diadakannya konferensi pers Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dengan seluruh instansi yang tergabung dalam relawan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu pada 19 April 2020 kemarin,

  • Minggu, 19 Apr 2020 15:09

    Cipayung Plus Kota Medan Minta Pemko Evaluasi Penanganan COVID-19

    Potensi peningkatan kasus Covid-19 di kota Medan sangat besar. Hal ini berdasarkan amatan pada aktifitas di luar rumah yang dilakukan masyarakat serta minimnya tingkat kepatuhan pada jarak fisik (phys

  • Senin, 13 Apr 2020 20:33

    Desak Sumut Segera Berlakukan PSBB, HMI: Jangan Anggap Enteng Nyawa Masyarakat!

    Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam langkah menangani pandemi Covid-19 sudah dilakukan oleh banyak daerah. Hal yang sama diharapkan dapat diberlakukan juga di Sumatera Utara.

  • Senin, 13 Apr 2020 11:53

    Gerakan Dapur Online Lakukan Aksi Nyata Berbagi Makanan Ke Masyarakat

    Anak muda Bandung serukan saling berbagi melalui 'Dapur Online' dan mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah itu untuk bergotong royong melawan pandemi Covid-19.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak