Senin, 19 Apr 2021 10:22
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Pemkab Taput belum juga tertibkan pengusaha mitra TPL yang bermuat di badan jalan

Pemkab Taput belum juga tertibkan pengusaha mitra TPL yang bermuat di badan jalan

Taput (utamanews.com)
Oleh: Robi
Kamis, 04 Feb 2021 21:24
Istimewa
Lokasi bermuat kayu di badan jalan dimaksud, Selasa (2/2).
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terkesan tidak peduli akan suara masyarakat yang meminta untuk menertibkan mobil yang bongkar muat di badan jalan yang sudah meresahkan. Demikian disampaikan Winner Simanungkalit, Sekretaris Ormas DPK-GEPENTA (Dewan Pimpinan Kabupaten Gerakan Nasional Anti Narkoba, Tawuran dan Anarkis) di Tarutung, Kamis (4/2).

"Fasilitas umum dan infrastruktur yang dibangun pemerintah, melalui uang masyarakat dari hasil pajak yang dikutip, pastinya dirawat dan dipelihara bersama oleh pengguna jalan dan pemerintah", tuturnya.

Pemeliharaannya pada akses jalan masyarakat, yang dilalui kendaraan bermotor roda dua, tiga dan empat. Hal inilah yang menjadikan perlunya ada aturan yang membuat tertib masyarakat pengguna jalan tersebut.

Dijelaskannya, dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 60 tahun 2019 tentang 'Penyelenggaraan angkutan barang dengan kendaraan bermotor di jalan', jelas termuat, hal-hal yang harusnya memenuhi ketentuan yang diatur perundangan ini. Yang mana di pasal 5, 6, 7 dan 8 mengharuskan angkutan tersebut memenuhi kriteria dan ketentuan-ketentuan.


Berbeda pada jalan Parmonangan desa Pagar Batu kecamatan Sipoholon, yang merupakan akses jalan antar kabupaten, pihak pengusaha yang merupakan mitra kerja Toba Pulp Lestari (TPL) dengan bebas menggunakan badan jalan, sebagai areal beroperasi muatan kayu eukaliptus.

Belum lagi muatannya yang memungkinkan over tonase sehingga kerusakan pada badan jalan tersebut dan juga menyisakan limbah yang mengotori badan.

Sebelumnya pada pemberitaan di media UTAMANEWS, masyarakat meminta pihak pemerintah menertibkan mobil pengusaha, yang sengaja bermuatan di badan jalan tersebut. Dan, dinas terkait Dinas Perhubungan datang ke lokasi dan memberikan 'teguran'. Pada saat itu, kepala dinas Perhubungan Erikson Siagian mengatakan akan memberi sanksi kepada pihak bersangkutan, dalam hal ini, pengusaha pemilik mobil angkutan tersebut.


"Namun, sampai sekarang dari pantauan, pengusaha yang beroperasi bermuat kayu eukaliptus itu masih tetap bekerja. Dan hal ini seakan terkesan tidak ada aturan pada pengusaha tersebut, dan, hal ini membuat publik bingung disebabkan tetap beroperasinya mobil angkutan ini", ungkapnya.

"Tumpukan kayu di pinggir jalan, dengan sengaja ditumpukkan untuk bermuat kayu tersebut ke atas mobil yang berada di badan jalan. Dan, terlihat juga pekerja tidak menggunakan atribut keselamatan kerja," pungkasnya.
Editor: Budi

T#g:TPLTaput
Berita Terkait
  • Minggu, 04 Apr 2021 12:14

    'Malam tak beruntung' Di Taput. 5 Rumah Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

    Kejadian yang dianggap penomenal ini menjadi pembahasan di tengah masyarakat. Sehingga terdengar sebutan 'Malam tak beruntung'. Itulah yang terdengar dalam perbincangan masyarakat Taput, khu

  • Rabu, 31 Mar 2021 12:21

    Transformasi Universitas Negeri Tapanuli Raya, Dalam Perspektif Seorang Guru SMA

    Rencana transformasi Institut Agama Kristen Negeri Tarutung menjadi Universitas Negeri Tapanuli Raya sudah bergulir dan masih menjadi proses yang belum menemukan jawaban atas harapan yang dinanti-nant

  • Rabu, 10 Mar 2021 16:00

    Kaum Milenial Angkat Bicara Tentang Rusaknya Jalan Desa di Taput

    Jalan menuju salah satu dusun di Desa Pariksabungan Kecamatan Siborong-borong Tapanuli Utara sangat memprihatinkan.

  • Kamis, 04 Mar 2021 18:44

    Melalui Program Tanaman Tumpang Sari, PT Toba Pulp Lestari Bantu Petani

    Pada masa normal baru, pertanian lebih digiatkan pada penanaman holtikultura dan palawija. Hal ini untuk memberikan hasil penjualan yang cepat dirasakan. Hal ini sejalan dengan visi PT Toba Pulp Lesta

  • Sabtu, 20 Feb 2021 12:20

    LSM Ini Komentari Hasil Pembangunan Jalan Aspal Di Desa Aek Nauli lll, Sipahutar, Taput

    Pembangunan jalan Aspal di Desa Aek Nauli lll kecamatan Sipahutar Tapanuli Utara (Taput), yang baru-baru ini telah selesai dibangun menuai polemik. Hal ini, berawal dari postingan masyarakat di media

  • Jumat, 19 Feb 2021 14:49

    Webinar Membahas Pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya, Diharapkan Menjadi Titik Terang Dimulainya Pembangunan

    Sejak dulu masyarakat di Tapanuli Raya berharap agar Universitas Negeri hadir di Bumi Tapanuli Raya. Pentingnya pendidikan bagi masyarakat Tapanuli Raya menjadi suatu keharusan bagi pemerintah untuk m

  • Selasa, 09 Feb 2021 15:29

    Walpon Barimbing, Sosok Pembimbing Wartawan Taput Pada HPN

    Walpon Barimbing seorang anggota Polri, yang bertugas di Polres Taput (Tapanuli Utara) menjabat sebagai Kasubag Humas Polres Taput. Ditengah kesibukannya sehari-hari beliau tidak lupa bercanda gurau d

  • Sabtu, 06 Feb 2021 16:06

    JPS, DPO Pemilu 2019 di Taput Serahkan Diri ke Jaksa

    DPO (daftar pencarian orang) dengan inisial JPS, datang menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara, Sabtu tanggal 06 Februari 2021 pukul 13.30 wib. Selanjutnya JPS terpidana dalam perkar

  • Jumat, 05 Feb 2021 13:45

    Orang Pertama Di-Vaksin Covid-19 di Taput, Bupati: Warga Harus Yakin

    Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, M.Si menjadi orang yang pertama melaksanakan vaksinasi untuk kekebalan tubuh penanganan virus Covid-19 di pendopo rumah dinas Bupati, jalan Jend. Ahmad Yani, Tarutung

  • Kamis, 04 Feb 2021 18:14

    Miris, Tiga Anak di Taput Kepergok Mencuri Kerbau Warga Parmonangan

    Sangat disayangkan, ketika negara ini mengharapkan generasi muda yang berkompeten sebagai pengisi pembangunan Indonesia kedepannya. Tiga orang anak menjadi tersangka pencurian dan berhasil dibekuk ang

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak