Rabu, 20 Mar 2019 15:07
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Panglima TNI: Pondok Pesantren Tempat Berkumpulnya Intelektual Kebangsaan

Panglima TNI: Pondok Pesantren Tempat Berkumpulnya Intelektual Kebangsaan

JABAR (utamanews.com)
Oleh: Erickson/rls
Jumat, 25 Jan 2019 22:15
Puspen TNI
Secara formal Pondok Pesantren merupakan tempat para pemuda menempuh pendidikan dan menimba ilmu agama Islam. Namun secara kultural, Pondok Pesantren adalah tempat berkumpulnya gagasan-gagasan intelektual kebangsaan, tempat lahirnya komunitas yang mempersatukan budaya-budaya bangsa seiring sejalan dengan tuntunan ajaran agama, untuk saling menghormati dan menghargai keberagaman.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam sambutannya di hadapan ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Buntet  Cirebon, Jawa Barat, Jumat (25/1/2019).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, peran para Kyai dan santri sangat sentral dalam menjaga heterogenitas masyarakat Indonesia tetap dalam satu keranjang persatuan dan kesatuan bangsa. "Tentunya ini sebiduk seperahu dengan TNI dalam berjuang menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari berbagai macam ancaman", katanya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak kepada seluruh santri dan ulama untuk bersama-sama membangun NKRI, salah satunya dengan merawat warisan sangat berharga yang ditinggalkan oleh para pahlawan dan pendahulu bangsa yaitu persatuan dan kesatuan. "Keutuhan bangsa kita jangan sampai dikoyak-koyak oleh fitnah, hoax, ujaran kebencian atau emosi sesaat. Kita bertanggungjawab untuk mewariskan negeri yang makmur kepada anak cucu kita, bukan negeri yang terkoyak oleh perseteruan sesama anak bangsa," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa silaturahmi yang erat sangat penting dalam membangun kedekatan dan kemanunggalan antara TNI dan seluruh  komponen bangsa. "Saya merasa sangat senang dan bangga dapat bersilaturahmi dengan para ulama, para santri, dan tokoh masyarakat di Pondok Pesantren ini," ungkapnya.

Di sisi lain Panglima TNI mengatakan bahwa luas wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke memiliki sumber daya alam yang sangat kaya raya dan melimpah. "Kita harus selalu bersyukur kepada  Allah SWT yang telah memberi karunia yang sangat besar kepada bangsa Indonesia," ucapnya.

"Dari dasar laut sampai puncak gunung, di kedalaman laut dan kedalaman bumi, hutan dan sungai, tanah air kita sangat menakjubkan. Allah SWT telah memilih kita sebagai pengelola kekayaan itu dan amanah itu harus kita junjung tinggi," terangnya.

Panglima TNI juga menjelaskan bahwa untuk dapat mengelola kekayaan alam Indonesia dengan baik, bangsa ini harus menjadi bangsa yang kuat dan bangsa yang berdaya saing tinggi. Menurutnya, untuk menjadi kuat kita harus bersatu dalam keberagaman, karena ke-bhinnekatunggalika-an adalah juga anugerah dari Sang Maha Pencipta. "Perbedaan yang ada hendaknya tidak menjadi halangan untuk memperkuat persaudaraan, karena perbedaan itu justru harus saling melengkapi dan saling memperkuat," katanya.

"Semoga dengan doa kita semua dan persatuan seluruh anak bangsa, Allah SWT meridhoi setiap upaya kita dalam mewujudkan cita-cita bersama, menjadikan bangsa dan negara Indonesia yang adil dan makmur, sejahtera lahir dan batin, baldatun thayyibatun warabbunghafur," tutupnya.

Editor: Budi

T#g:panglima tni
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Mar 2019 12:03

    Panglima TNI: Persatuan dan Kesatuan Bangsa Kunci Keutuhan NKRI

    Negara Indonesia adalah negara besar. Oleh karena itu, kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah kunci untuk menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Hal

  • Selasa, 05 Mar 2019 21:05

    Panglima TNI: Penegakan Hukum Harus Dilaksanakan Secara Transparan

    Dalam rangka mendukung tugas pokok TNI serta untuk mewujudkan jati diri TNI yang profesional, maka penegakan hukum harus dilaksanakan secara cepat, akuntabel dan transparan.Demikian sambutan tertulis

  • Kamis, 28 Feb 2019 21:28

    Sidang Ke-3 Brunesia HLC Miliki Peran Penting Dalam Memelihara Stabilitas dan Kemajuan Di Kawasan Asia-Tenggara

    Sidang ke-3 Brunei Darussalam-Indonesia (Brunesia) High Level Committee (HLC) tahun 2019 memiliki peran penting serta strategis dalam memelihara stabilitas dan kemajuan di kawasan Asia-Tenggara, karen

  • Jumat, 08 Feb 2019 17:38

    Prajurit Profesional adalah Prajurit Yang Mematuhi Hukum

    Penegak hukum adalah ujung tombak kepatuhan terhadap hukum itu sendiri. Untuk itu, setiap Polisi Militer harus terlebih dulu memiliki komitmen yang tinggi terhadap hukum dan setiap aturan yang berlaku

  • Rabu, 06 Feb 2019 12:06

    Angkatan Bersenjata India Proyeksikan Latihan Bersama Peacekeeping dan Anti Teror

    Angkatan Bersenjata India diproyeksikan untuk melaksanakan Latihan Bersama di bidang Peacekeeping Operation dan Anti Terorisme di Indonesia Peace and Security Center (IPSC) dan juga Badan Nasional Pen

  • Rabu, 30 Jan 2019 15:00

    Kemanunggalan TNI-Rakyat Harus Diimplementasikan

    Kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak boleh hanya sekedar jargon tanpa makna atau bahkan tanpa implementasi. Penguatan fungsi teritorial TNI harus mampu menterjemahkan kemanunggalan tersebut menjadi p

  • Sabtu, 26 Jan 2019 13:26

    Kapolri Bersama Panglima TNI Hadiri Acara Silaturahmi Kebangsaan di Ponpes Khas Kempek Cirebon

    Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menghadiri Acara Silaturahmi Kebangsaan di Ponpes Khas Kempek Cirebon Jawa Barat, Sabtu (26/1/20

  • Selasa, 22 Jan 2019 19:22

    Panglima TNI: Pertahankan dan Tingkatkan Kerja sama Antara Kedua Angkatan Bersenjata

    Pertahankan dan tingkatkan kerja sama antara kedua Angkatan Bersenjata khususnya Angkatan Udara dalam bidang pendidikan dan latihan untuk meningkatkan kemampuan para prajurit.Demikian disampaikan Pang

  • Rabu, 16 Jan 2019 20:46

    Program Kerja Mabes TNI Prioritaskan Modernisasi Alutsista dan Kekuatan Integratif

    Program kerja Mabes TNI tahun 2018 disusun dengan diprioritaskan modernisasi alutsista dan penggunaan kekuatan integratif, sedangkan Mabes Angkatan memiliki program prioritas yaitu modernisasi Alutsis

  • Jumat, 11 Jan 2019 10:31

    Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Kasau Brunei

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima kunjungan kehormatan Pemerintah Tentera Udara Diraja Brunei (Kasau Brunei) Brigadier General (U) Dato Seri Pahlawan Hamzah bin Haji Sahat&nbs

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak