Minggu, 21 Jul 2019 10:25
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Netizen Yogyakarta Akan Deklarasi Anti Hoax Untuk Pemilu 2019 Yang Damai dan Bermartabat

Netizen Yogyakarta Akan Deklarasi Anti Hoax Untuk Pemilu 2019 Yang Damai dan Bermartabat

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Iman
Selasa, 19 Feb 2019 21:19
Iman
Keberadaan warganetizen saat ini dalam mengawal pemilihan umum 2019 menjadi penting terlebih arus informasi yang sangat mudah diakses namun belum tentu kebenarannya yang banyak beredar di dunia maya. Untuk menangkal hal itu Forum Pemuda Kreatif bersama berbagai pegiat media sosial dari kalangan netizen, blogger, youtuber dan content creator serta seniman digital lainnya di Yogyakarta akan Deklarasikan Pemilu 2019 Damai dan Anti Hoax, Kamis (21/02/2019). 

Acara Deklarasi akan dilaksanakan bersama dengan Diskusi Warganet mengupas "Peran Warganet dan Media dalam Melawan Hoax dan Politisasi SARA Untuk Pemilu 2019 yang Damai, Berkualitas, dan Bermartabat", yang akan berlangsung di Loco Coffe Shop Malioboro, Yogyakarta.

Pendiri sekaligus Ketua Forum Pemuda Kreatif, Hafyz Marshal mengatakan acara deklarasi tersebut merupakan gerakan kreatif dan sukarela berbagai keinginan warganetizen yang menyadari pentingnya melawan hoax guna menciptakan penyelenggaraan pemilu yang damai dan bermartabat. 

"Peran media sosial saat ini sangatlah penting dalam pesta demokrasi. Namun dampak negatif maraknya Hoax di Medsos juga signifikan, oleh karena itu kita lawan hoax dengan kegiatan kreatif di Medsos seperti salah satu bentuknya melalui lomba konten narasi positif dari kalangan netizen blogger dan youtuber serta kreator kreator digital lainnya yang sedang kami selenggarakan saat ini guna mensukseskan pesta demokrasi yang damai dan berkualitas", kata Hafyz.

Menurutnya, dengan adanya deklarasi ini diharapkan banyak warganetizen daerah lain yang akan tergerak bergabung dalam gerakan melawan hoax di masa depan, baik melalui media sosial dan media media alternatif lainnya yang tentunya dengan cara yang kreatif.

Pada kesempatan yang sama, aktivis media sosial Prihadi Beny Waluyo mengatakan pentingnya acara persuasif seperti ini demi kebaikan bersama menjelang Pemilu 2019 dan dimasa depan.

"Menekankan pentingnya bagaimana masyarakat menggunakan media sosial untuk kebaikan bangsa, secara positif, serta mensukseskan kepentingan nasionalnya karena saya merasa prihatin bila Indonesia yang seharusnya menikmati bonus demografi pada 2030 nanti diisi oleh orang-orang yang tidak cerdas menggunakan media sosial", ujar Beny (Jogjakarta).

Sependapat dengan Beny, Ramaditya Domas Hariputro Jurnalis yang hadir sebagai pemateri selanjutnya berujar bahwa peran Warganetizen di dunia maya harus mampu menyajikan informasi yang shahih dan menciptakan iklim positif guna membendung hoax yang masif diproduksi dan beredar luas di tengah masyarakat netizen.

"Media sosial sebagai arus media alternatif bisa menjadi sarana yang dapat mengedukasi masyarakat, guna menyajikan berita yang shahih, dan dapat meng-counter hoax jelang Pemilu 2019", ujar Ramaditya.

Acara Deklarasi melawan Hoax Bersama Warganetizen Yogyakarta demi Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat akan dihadiri para pegiat media sosial seperti bloger, youtuber dan seniman digital lainnya sebagai wujud kepedulian dan keikut sertaan mensukseskan pemilu yang damai berkualitas dan bermartabat. Acara ini juga akan menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat Yogyakarta, mahasiswa/akademisi, dan pengusaha industri kreatif serta kalangan jurnalis media lokal maupun nasional.

Editor: Budi

T#g:hoaxNetizen
Iklan lumba2
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jul 2019 03:21

    Memberantas Virus Demokrasi dan Kebhinnekaan Bernama Hoax

    Dunia maya kita sedang dilanda penyakit hati. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa verifikasi dan konfirmasi. Hoaks, fitnah, dan hujatan bersahut-sahutan nyaris tiada henti. Kabar burung dat

  • Jumat, 28 Jun 2019 15:28

    Menjaga Rasa Persatuan Setelah Pemilu Usai

    Berbeda pilihan dalam demokrasi adalah warna tersendiri. Tetapi hal itu bukan alasan untuk memecah belah bangsa Indonesia.

  • Jumat, 24 Mei 2019 22:44

    Kapuspen TNI: Tidak Benar Provokator di Masjid Petamburan Anggota BAIS TNI

    Video viral https://youtu.be/cOFapD_1TzE dengan judul 'Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI Provokasi Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI'. Informasi/ tulisan yang terdapat pada video ters

  • Selasa, 21 Mei 2019 14:01

    Ajak warganet dukung hasil Pemilu 2019 yang konstitusional oleh KPU, FPMSI akan gelar diskusi dan deklarasi

    Menyikapi dinamika politik nasional saat pengumuman resmi hasil Pemilu 2019, Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) akan mengadakan diskusi serta buka puasa bersama kalangan warganet yang terdir

  • Jumat, 24 Mei 2019 03:24

    Waspada dan Jangan Terprovokasi Hoaks Menjelang Pengumuman Hasil Pemilu 2019

    Pada era globalisasi saat ini teknologi berkembang sangat pesat. Sebagian besar individu telah mengenal smartphone dan komputer yang terhubung dengan internet. Mereka memanfaatkan smartphone untuk akt

  • Senin, 22 Apr 2019 10:22

    Pemilu Sudah Selesai, Komunitas GESIT Ajak Warganet Dukung Hasil Pemilu Secara Konstitusional Tanpa Hoax

    Pemilu 2019 baik Pileg maupun Pilpres sudah berlangsung lancar dan aman pada 17 April 2019 lalu, dimana sepanjang musim kampanye berlangsung, berita hoax dan fitnah marak di lini media sosial dan perd

  • Minggu, 21 Apr 2019 23:21

    Sebelum Tuduh KPU Curang, Kroscek Terlebih Dahulu

    Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) khawatir bahwa informasi- informasi yang sesat dan tidak benar alias hoax dapat menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilu. Hal ini tid

  • Jumat, 19 Apr 2019 15:09

    Anak Bantah Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia

    Kabar Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia beredar lagi. Kabar itu dipastikan hoax.

  • Selasa, 16 Apr 2019 20:56

    Isu Surat Suara Tercoblos 01, KPU Medan: Surat Suara Belum Didistribusikan Ke Kelurahan

    Beredarnya rekaman percakapan yang menyebut terjadinya praktik kecurangan pencoblosan surat suara untuk Paslon 01 di Kecamatan Medan Amplas mengundang reaksi Ketua KPU Medan."Rekaman berisi percakapan

  • Minggu, 14 Apr 2019 17:14

    TGB: Beredar Video Editan Orasi '2019 Jokowi Kalah di NTB'

    Video orasi Tuan Guru Bajang (TGB) yang menyerukan 2019 Jokowi kalah di NTB sedang viral. TGB memastikan bahwa video tersebut merupakan hoaks, hasil editan oleh pihak tak bertanggung jawab.Budaya Hoak

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak