Jumat, 24 Sep 2021 22:03
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Merasa Didiskriminasi, Marpaulina Simamora Adukan Nasibnya ke Wakil Pimpinan DPRD Medan

Merasa Didiskriminasi, Marpaulina Simamora Adukan Nasibnya ke Wakil Pimpinan DPRD Medan

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Selasa, 06 Jul 2021 16:36
Istimewa
Merasa mendapat perlakuan diskriminasi dari Kepala Sekolah di tempatnya mengajar, di SDN 064959, Marpaulina Simamora S.pdK warga Jalan HM Joni yang merupakan seorang Guru Honor Agama Kristen, mengadukan nasibnya kepada Wakil Ketua DPRD Medan H. Rajudin Sagala, S.pd.I

"Kedatangan Marpaulina bersama temannya, diterima langsung oleh Rajudin Sagala di ruang kerjanya", Selasa (6/7/2021).

Kepada salah satu wakil pimpinan dewan ini, Marpaulina mengutarakan maksud dan tujuan diri dan temannya untuk berjumpa langsung dan mengadukan nasibnya ini kepada H. Rajudin Sagala.

"Begini Pak, saya mendapat perlakuan diskriminasi dari kepala sekolah ditempatnya mengajar saat ini. Yang mana, dirinya akan diberhentikan dari guru mata pelajaran Agama Kristen dengan alasan yang tak masuk akal," kata Marpaulina.

Menurut Kepala Sekolah, lanjutnya lagi, hasil rapat pihak Sekolah pihak Dinas Pendidikan Kota Medan, tidak akan memakai tenaga Marpaulina sebagai Guru Honor dengan alasan siswa yang beragama Kristen di sekolah tersebut. 

"Sayang dana BOS itu dipakai untuk menggaji dirimu, sementara siswa yang beragama Kristen di sekolah kita saat ini hanya 15 siswa, dari total 152 siswa," tutur Marpaulina menirukan perkataan sang Kepala Sekolah.

Sementara gaji yang diterima, sambung Paulina, setelah mengabdi hampir 7 tahun mengabdi setiap bulannya hanya 250 ribu rupiah. "Itupun setelah ditambah dengan intensif yang diberikan oleh Pemko Medan baru-baru ini ke rekening saya langsung. Sedangkan guru honor yang baru hasil rekrutan Kepala Sekolah, digaji 500 ribu. Bukankah ini perlakuan diskriminasi Pak?," ujarnya 

Mendengar pengaduan ini, Rajudin Sagala meminta staf nya untuk segera menyiapkan surat memo yang ditujukan kepada Kepala Sekolah SDN.064959.

"Janganlah diperlakukanan semena-mena guru honor yang sudah lama mengajar. Padahal gajinya itu menggunakan dana BOS dari pemerintah. Kok sesuka hatinya mau memberhentikan guru tersebut, pastinya tidak akan menggangu dana operasional sekolah tersebut, jadi jangan ada pemecatan," ucap Rajudin.

Dan apabila himbauan tersebut tidak di, sambung Politisi Partai PKS Medan ini, DPRD Medan akan mengambil sikap. 

"Saya pastikan Komisi II DPRD Medan, akan memanggil sang Kepala Sekolah untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), untuk mengetahui apa maksud dan tujuan dirinya memberhentikan Marpaulina sebagai guru honor Agama Kristen disekolah yang dipimpinnya," tegas Rajudin.
Editor: Budi

T#g:Guruguru agamaHonorer
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Sep 2021 15:04

    Dunia Pendidikan Di Tanjungbalai Siap Untuk PTM

    Pembelajaran Tatap Muka atau yang sering disebut dengan istilah PTM, kini kian hangat dibincangkan. Terkhusus dalam dunia Pendidikan yang saat ini sudah lama proses belajar mengajar dilaksanakan melal

  • Selasa, 31 Agu 2021 10:41

    Periksa Dana Pelatihan, Diklat dan Bimtek Dinas Pendidikan Paluta Tahun 2020

    Pelatihan, Diklat dan Bimtek kepala sekolah dan guru tahun 2020 yang digelar di hotel merupakan bagian dari upaya menghambur-hamburkan anggaran pendapatan dan belanja daerah Paluta.Demikian disampaika

  • Kamis, 26 Agu 2021 18:26

    Walikota Akui Belum Semua Honorer Pemko Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    Guna menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur dan Walikota Binjai tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Binjai, Walikota Binjai Drs H Amir Hamzah M.AP, menghadir

  • Selasa, 27 Jul 2021 21:57

    Diduga Nota Dinas Abal-Abal, Seret Kacabdis Pendidikan Siantar ke Polres Simalungun

    Permainan iming-iming jabatan, masih saja terus menjadi peluang bagi yang memiliki kewenangan dalam memberikan jabatan. Praktek iming-iming jabatan tersebut baru saja memakan korban, seorang Guru SMK

  • Senin, 19 Jul 2021 07:19

    Ibu ini berjuang sendiri demi anak yang ditelantarkan oknum ASN Guru SMPN 3 Batu Bara

    Malang nian nasib seorang ibu muda digugat cerai suami hanya karena hal sepele hingga membuatnya menderita batin menanggung beban selama dua tahun lebih, hidup sendiri menafkahi anak semata wayangnya.

  • Kamis, 24 Jun 2021 10:54

    Dansatgas Yonif 512/QY Kerahkan Anggota, Jadi Guru Di Tanah Papua

    Demi terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas di bidang pendidikan, Pos Yamara Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY membantu para guru mengajar di SD PGRI Yamara di Distrik Mannem, Ka

  • Selasa, 22 Jun 2021 17:02

    Sastra Lingga Sambut Baik Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Honorer

    Sekretaris DPD Komite Nasional Indonesia (KNPI) Dairi, Sastra Lingga menyambut baik program Diklat peningkatan kompetensi guru honorer se-Kabupaten Dairi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Dai

  • Selasa, 22 Jun 2021 11:52

    1000 Warga Ditargetkan Jalani Vaksinisasi Covid-19 Tahap 2 di GOR Binjai, Hari Ini

    Penyuntikan Vaksinasi tahap kedua digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Binjai, di Gedung Olahraga (GOR) yang beralamat di Jalan Jambi, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Selasa (22/6)

  • Jumat, 18 Jun 2021 20:38

    Pemko Binjai Lanjutkan Vaksinisasi Covid-19 untuk guru dan tenaga Pendidik

    Penyuntikan Vaksinasi lanjutan untuk seluruh guru dan tenaga Pendidik, kembali dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, melalui Dinas Kesehatan Kota Binjai, Jumat (18/6).Kali ini, Vaksinasi Covi

  • Jumat, 18 Jun 2021 19:38

    KPI Tanjungbalai Soroti Dugaan Pemotongan Gaji Honorer di Disporapar

    Adriansyah Ketua KORPS PEMUDA INDONESIA (KPI) Kota Tanjungbalai menyatakan bahwa pemotongan gaji honorer yang diduga dilakukan oleh Kadis Disporapar Tanjungbalai."Itu gaji mereka, kenapa harus ada dip

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak