Minggu, 16 Agu 2026
Merajut Harmoni dari Keberagaman: Pesan Kebangsaan Menggema dari Halalbihalal Melayu di Medan
Medan (utamanews.com)
Oleh: Anji Prayoga Senin, 13 Apr 2026 09:03
Surya menghadiri acara Halalbihalal Akbar Masyarakat Melayu Indonesia yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo, Medan, Minggu (12/4/2026).
Diskominfo Sumut/ Fahmi Aulia

Surya menghadiri acara Halalbihalal Akbar Masyarakat Melayu Indonesia yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo, Medan, Minggu (12/4/2026).

Suasana hangat penuh kebersamaan terasa kental dalam gelaran Halalbihalal Akbar Masyarakat Melayu Indonesia yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Acara yang mengusung tema “Melalui Semangat Idulfitri Kita Rajut Persaudaraan Indonesia dalam Bingkai Keberagaman” ini dihadiri berbagai tokoh penting serta elemen masyarakat Melayu. Tema tersebut dinilai mencerminkan kebutuhan mendesak untuk menjaga persatuan dalam kondisi sosial yang dinamis.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menekankan pentingnya memperkuat silaturahmi sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.

Menurutnya, Idulfitri bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momen refleksi untuk kembali kepada nilai-nilai kesucian hati dan mempererat hubungan antarsesama. Halalbihalal, kata dia, menjadi sarana strategis untuk menyatukan visi dalam membangun harmoni sosial.
Surya juga memberikan apresiasi kepada organisasi Melayu yang telah menggagas kegiatan ini. Ia menilai kontribusi organisasi seperti PB MABMI, PB ISMI, dan PB GAMI sangat penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan memperkuat identitas masyarakat Melayu.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masyarakat Melayu memiliki peran historis yang besar dalam perjalanan Sumatera Utara. Nilai-nilai kearifan lokal seperti adat istiadat dan kesantunan dinilai menjadi pilar penting dalam menjaga keharmonisan sosial.

Dalam pandangannya, Sumatera Utara merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya. Oleh karena itu, kolaborasi antar elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah.

Ia juga mengajak tokoh adat, akademisi, serta generasi muda untuk tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sinergi antara tradisi dan modernitas dinilai penting untuk menghadapi tantangan ke depan.
produk kecantikan untuk pria wanita

Sementara itu, perwakilan organisasi Melayu, OK Saidin, dalam laporannya menyoroti kekayaan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan ratusan bahasa dan budaya. Ia menyebut keberagaman tersebut sebagai anugerah yang harus disyukuri.

Menurutnya, Pancasila menjadi perekat utama yang menyatukan perbedaan tersebut. Dalam konteks global, ia menilai keberagaman justru menjadi sumber kekuatan untuk melahirkan ide dan gagasan demi kemajuan bangsa.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap pluralisme. Dengan pemahaman yang baik, pembangunan dapat berjalan lebih harmonis karena adanya saling pengertian dan dukungan antar kelompok.

iklan peninggi badan
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, termasuk Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dan Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus. Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya momentum ini sebagai ruang memperkuat persatuan dalam keberagaman Indonesia.
busana muslimah
Berita Terkini
Index
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later