Menteri Koordinator Pergerakan BEM Universitas Sumatera Utara (BEM USU), Akhmad Bukhori Pane, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kapolrestabes Medan yang baru menjabat, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak. Dalam waktu yang relatif singkat, yaitu hanya sepekan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak berhasil mengungkap 61 kasus kejahatan di wilayah Kota Medan. Sebanyak 87 tersangka berhasil ditangkap terkait berbagai tindak kriminalitas yang terjadi.
Bukhori menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan sinyal positif bagi masyarakat Medan. Menurutnya, ini menunjukkan komitmen Kapolres yang baru untuk memberikan rasa aman kepada warga kota. Apresiasi ini juga mencerminkan harapan besar bagi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya keprihatinan terhadap keamanan.
"Kinerja cepat Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak memberi harapan baru bagi warga Medan. Kami mengapresiasi langkah-langkah yang menunjukkan ketegasan sekaligus keberpihakan terhadap keamanan publik," ujar Bukhori dalam keterangannya pada Sabtu (18/10). Pernyataan ini menggambarkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya serius kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman.
Lebih lanjut, Bukhori menjelaskan bahwa keamanan kota adalah faktor yang sangat penting untuk mendukung berbagai aspek kehidupan, termasuk kegiatan sosial, ekonomi, dan pendidikan. Keamanan juga sangat relevan bagi mahasiswa yang menuntut ilmu di Kota Medan, yang seringkali menjadi pihak yang rentan terpapar dengan tindakan kriminal.
"Keamanan kota sangat penting bagi keberlangsungan berbagai aktivitas masyarakat. Hal ini juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan mahasiswa yang tinggal dan belajar di Medan. Kami berharap penegakan hukum yang dilakukan tetap mengutamakan prinsip keadilan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," tambah Bukhori.
BEM USU, sebagai organisasi yang mewakili suara mahasiswa, mengingatkan bahwa pendekatan kepolisian dalam menegakkan hukum harus tetap humanis. Ini berarti bahwa meskipun penegakan hukum dilakukan dengan tegas, hak asasi manusia dan kepentingan publik tetap harus dihormati dan dilindungi. Oleh karena itu, kepemimpinan Kapolres yang baru diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara ketegasan dan keadilan.
Selain itu, BEM USU juga berharap agar semangat yang telah ditunjukkan oleh Polrestabes Medan dapat terus dipertahankan. Menurut Bukhori, keberhasilan ini harus menjadi fondasi bagi tindakan yang lebih berkelanjutan dalam menciptakan Medan yang aman dan nyaman bagi warganya.
"Medan yang aman tentu akan menjadi ruang hidup yang lebih baik bagi semua warganya. Kami berharap semangat penegakan hukum yang tegas, namun tetap mengedepankan hak-hak masyarakat, dapat terus dilanjutkan," ujar Bukhori. Harapan ini mencerminkan pentingnya sinergi antara pihak kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari tindak kejahatan.
Selain itu, BEM USU menilai bahwa kolaborasi antara masyarakat sipil dan aparat penegak hukum sangat penting. Dalam membangun kota yang aman, peran serta masyarakat juga sangat diperlukan untuk memberikan informasi yang akurat dan membantu aparat dalam mengungkap berbagai tindak kejahatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus diperkuat agar Kota Medan tetap menjadi tempat yang kondusif untuk beraktivitas.
BEM USU juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah-langkah positif yang dilakukan oleh kepolisian. Dengan adanya kerjasama antara warga dan aparat, diharapkan Medan dapat terbebas dari tindak kriminalitas yang dapat meresahkan warga, terutama mahasiswa yang banyak berada di kawasan tersebut.
Ke depan, BEM USU akan terus memantau perkembangan kinerja Polrestabes Medan dan berkomitmen untuk selalu mendukung langkah-langkah yang berpihak kepada kepentingan publik. Organisasi ini juga berharap agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga bersifat preventif, sehingga dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan sejak dini.
Sebagai penutup, Bukhori mengingatkan bahwa keamanan adalah hal yang mendasar bagi terwujudnya masyarakat yang produktif dan sejahtera. Oleh karena itu, perlu adanya upaya bersama antara aparat penegak hukum dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Medan.
Dengan adanya keseriusan dan ketegasan dalam penegakan hukum, diharapkan Medan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lainnya dalam menjaga keamanan dan menciptakan ruang hidup yang lebih baik bagi semua warganya. Keberhasilan ini, menurut BEM USU, merupakan langkah awal yang baik, namun masih banyak yang perlu dilakukan untuk memastikan bahwa Kota Medan benar-benar aman untuk dihuni.
Akhirnya, BEM USU mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Polrestabes Medan, dan bekerja bersama untuk mewujudkan Medan sebagai kota yang aman, damai, dan nyaman bagi semua orang.