Kamis, 05 Des 2019 22:37
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Manajemen copot label halal dari Bolu Meranti, Perpanjangan Sertifikasi Halal dari MUI mahal dan rumit?

Manajemen copot label halal dari Bolu Meranti, Perpanjangan Sertifikasi Halal dari MUI mahal dan rumit?

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Minggu, 21 Jul 2019 08:01
Tuan Laen
Outlet penjualan bolu Meranti, oleh-oleh khas dari Medan yang sudah mendunia.
Manager PT Cipta Rasa Nusantara, Tomy menyatakan, mereka memang sudah menanggalkan label halal dari kemasan produknya sejak tahun lalu. "Lihat saja produk-produk kita mana ada yang pakai label MUI. Sejak tidak ada perpanjangan sertifikat halal itu. Saat ini kita sedang mengurus administrasinya di MUI Sumut, berkas sudah lengkap semua. Kita masih menunggu prosesnya. Sampai kapan selesai, kita tidak tahu. Kewenangan itu ada pada mereka," kata Tomy, Sabtu (20/7/2019).

Menurut Tomy, pihak Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan juga sudah mendatangi mereka, dan sudah dijelaskan tentang masalah sertifikasi halal ini.

Saat ditanyakan apakah untuk mengurus label halal MUI tersebut sangat mahal dan berbiaya tinggi, sehingga urusannya sangat rumit, Tomy mengaku kurang mengetahuinya. Hanya saja menurutnya petugas dari Pemko dan tim audit serta unsur terkait sudah turun.

Disinggung tentang apakah ada penurunan penjualan Bolu Meranti yang telah mendunia tersebut, ketika adanya berbagai pemberitaan yang sempat viral, Tomy mengatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak begitu berpengaruh, bahkan penjualannya terus bertambah dan meningkat tajam, karena PT Cipta Rasa Nusantara yang dikenal dengan produsen bolu meranti telah melengkapi keseluruhan izin-izin.


Sebagaimana berita yang sempat viral bolu meranti, jadi sorotan anggota DPRD Kota Medan, Jumadi. Dia meminta pemilik bisnis mengurus sertifikasi halal produknya. Jumadi menyatakan pihaknya mempertanyakan masalah kehalalan produk itu karena adanya laporan dari masyarakat. Pasalnya, label halal yang biasanya ada pada kemasan produk tersebut kini sudah tidak ada lagi.

"Kita meminta pengusaha untuk menyelesaikan masalah itu. Kabarnya masalah pada administrasi sehingga belum selesai perpanjangannya. Segeralah dibereskan supaya masyarakat tidak was-was," kata Jumadi.

Bolu meranti sebenarnya sudah pernah mendapatkan sertifikasi Halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan.


Ketua MUI Medan Prof Mohd Hatta menyatakan, produsen produk itu mendapatkan sertifikat halal untuk periode 2016-2018, namun tidak diperpanjang. "Saya dengar diurus di LPPOM MUI Sumut. Bisa saja diurus di sana. Di Medan bisa, di Sumut bisa. Tidak ada masalah," kata Hatta.

Hatta menilai produsen semestinya mengurus sertifikasi halal produknya secara sukarela. Dengan demikian tidak menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Agar konsumen juga mengetahui halal atau tidaknya produk tersebut.

Kendati tidak ada label halal, penjualan produk keluaran PT Cipta Rasa Nusantara itu di Medan tidak ada masalah. Di outlet Bolu Meranti Jalan Sisingamangaraja, Medan, ojek online antre untuk mendapat berbagai varian produk tersebut.
Editor: Budi

T#g:kulinerMUI
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Nov 2019 20:15

    Panglima TNI Jadi Juri Lomba Memasak Nasi Goreng

    Ada hal unik dan menarik pada pelaksanaan Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture Tahun 2019 yaitu "Lomba Memasak Nasi Goreng" yang diikuti oleh para Atase Pertahanan dan Isteri dari

  • Rabu, 30 Okt 2019 13:40

    Dorong dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Andi Suhaimi Resmikan Pusat Oleh-oleh Labuhanbatu

    Bupati H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT didampingi Ketua Dekranasda Hj. Rosmanidar dan Sekdakab Ahmad Muflih, SH, MM resmikan Pusat Oleh-Oleh Labuhanbatu yang berlokasi di kompleks Lapangan Ikabina R

  • Sabtu, 21 Sep 2019 20:11

    Wali Kota Buka Festival Kuliner Kota Medan 2019

    Sebanyak 102 pelaku kuliner mengikuti Festival Kuliner Kota Medan (FKKM) yang berlangsung mulai 20-22 September di Lapangan Merdeka Medan. Event kuliner yang digelar rutin setiap tahun ini dibuka lang

  • Jumat, 30 Agu 2019 14:30

    Edy Rahmayadi Dampingi KH Ma'ruf Amin Resmikan Gedung MUI Kota Medan

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Ma'ruf Amin meresmikan Gedung MUI Kota Medan, di Jalan Nusantara, Nomor 3, Medan, Kamis (29/

  • Kamis, 29 Agu 2019 18:39

    Prof Dr KH Ma'ruf Amin Resmikan Kantor MUI Medan

    Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri pertemuan para ulama, pemerintah, ormas Islam dan tokoh masyarakat di Kantor Majelis Ul

  • Jumat, 13 Sep 2019 03:13

    Menolak Wacana Berdirinya MUI Tandingan Bernama MPUI

    Salah satu pembahasan dalam Ijtima Ulama IV adalah pematangan rencana pembentukan Majelis Permusyawaratan Ulama Indonesia (MPUI) sebagai tindak lanjut dari GNPF Ulama. Pembentukan MPUI sebagai wadah p

  • Rabu, 24 Jul 2019 06:24

    Wali Kota Harap Restoran Radja Rempah Ramaikan Destinasi Kuliner Medan

    Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH meresmikan Restoran Radja Rempah di Jalan Amir Hamzah Medan, Selasa (23/7). Diharapkan, kehadiran Restoran Radja Rempah semakin meramaikan wisata kuliner

  • Minggu, 19 Mei 2019 15:19

    Sekretaris MUI Sumut: Sekarang saja masyarakat susah, kalau ada people power, pasti akan lebih runyam

    Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut), DR H. Ardiansyah, Lc., MA., mengharapkan para pemimpin bangsa, khususnya yang terlibat dalam Pemilu 2019, baik Pemilihan Presiden

  • Minggu, 05 Mei 2019 08:15

    MUI Kota Binjai Sebut Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 Sukses

    Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Binjai Jafar Sidik mengapresiasi penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 17 April 2019, baik Pilpres maupun Pileg yang berlangsung aman, damai dan

  • Sabtu, 04 Mei 2019 16:44

    Di Kantor MUI, Andre Taulany Minta Maaf Atas Candaan Aroma 1000 Bunga

    Artis Andre Taulany menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat terkait polemik ucapannya di sebuah stasiun televisi yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW."Alhamdullilah di kesempatan bai

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak