Selasa, 11 Des 2018 01:50

Mahasiswa Asahan Tolak Deklarasi Neno Warisman di Kisaran

Asahan (utamanews.com)
Oleh: Marshall
Senin, 17 Sep 2018 19:47
Marshall
Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi saat berdialog dengan perwakilan massa AMAN, Senin (17/9/2018).
Seratusan mahasiswa yang bergabung dalam Aliansi Mahasiswa Asahan (AMAN) Cinta NKRI berunjukrasa di Tugu Juang Bambu Runcing Kisaran dan Mako Polres Asahan, Senin siang (17/9/2018). Massa menolak kehadiran Neno Warisman dan deklarasi kelompok #2019gantipresiden-nya di bumi "Rambate Rata Raya" ini.

Adlin Panjaitan, selaku pimpinan aksi mengatakan, bahwa demi kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat Asahan, mereka tegas menolak kegiatan #2019 Ganti Presiden yang dinilai inkonstitusional.

"Kami menolak segala bentuk provokasi dengan isu agama untuk kepentingan politik, karena hal ini dapat menyebabkan perpecahan di masyarakat. Kami menilai aksi #2019 ganti Presiden adalah upaya terselubung untuk merubah sistem negara yang dapat menghancurkan NKRI," tegas Adlin.

Massa AMAN menyatakan bahwa mereka mendukung pemerintah dan perangkat negara untuk mempertahankan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika serta menolak segala bentuk provokasi SARA, hoax, dan ujaran kebencian melalui media sosial maupun media lainnya untuk kepentingan Pemilu 2019.


Setelah aksi unjuk rasa di Tugu Juang, massa AMAN melanjutkan aksi ke Mako Polres Asahan. "Kami berunjukrasa di sini untuk mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian agar tidak menerbitkan ijin Deklarasi #2019 Ganti Presiden," tegas Adlin dan kawan-kawan.

Bertindak selaku aparat penegak hukum yang humanis, Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi, SIK., didampingi Kabag Ops dan Kasat Intelkam Polres Asahan, menanggapi aksi dan mengundang perwakilan mahasiswa untuk berdialog di dalam ruangan.

Kepada mahasiswa, Kapolres AKBP Yemi Mandagi menyatakan bahwa dirinya selaku unsur Forkopimda Kab. Asahan, dan khususnya selaku Kepala Kepolisian Polres Asahan akan mengambil langkah-langkah dan kegiatan guna menjaga ketertiban di Asahan.

"Polres Asahan juga mengantisipasi dan menjaga timbulnya ujaran kebencian serta provokasi dan perpecahan antar masyarakat dan antar agama, khususnya di Kabupaten Asahan. Apabila ada oknum-oknum yang berupaya melakukan upaya pecah belah dan mengganggu kamtibmas maka pasti ada sanksi hukum dan akan kami tindak secara tegas," pungkasnya.

Amatan media ini para mahasiswa yang berunjukrasa berasal dari beragam suku, ras dan agama. Mereka dengan tegas mendesak Polres Asahan untuk tidak memberikan ijin pelaksanaan Deklarasi serta menolak kehadiran Neno Warisman dan kawan-kawannya dari Jakarta datang ke Kabupaten Asahan.

Editor: Sam

T#g:kisaranmahasiswa
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Minggu, 18 Nov 2018 23:58

    Babinsa Tegalgede Kerja Bakti Bersama Mahasiswa

    Bertempat di RW.06 Lingkungan Krajan Kelurahan Tegalgede Kec Sumbersari Kabupaten Jember pada Minggu (18/11/2018) Pukul 07.00 Wib, dilaksanakan Kerja Bakti oleh masyarakat setempat dengan sasaran pemb

  • Kamis, 01 Nov 2018 16:01

    Peran Mahasiswa Penting Dalam Membangun Bangsa

    Sejarah Indonesia telah mencatat dengan tinta emas, bahwa Pemuda, termasuk juga para Pelajar dan Mahasiswa, memiliki andil yang sangat penting dalam perjuangan mencapai kemerdekaan hingga menjadi nega

  • Senin, 29 Okt 2018 17:39

    Diduga Jual Beli Ijazah, Mahasiswa Demo Yayasan UPMI Medan

    Puluhan Mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus Kota Medan (AMPK2M) mendatangi Mapolda Sumatera Utara, jalan Sm Raja XII Km 10,5 No 60, Medan, Sumatera Utara, Senin (29/10/2018).Dalam orasinya,

  • Senin, 29 Okt 2018 05:29

    Defri Christianto Damanik Terpilih Sebagai Ketua DPC Himapsi Kabupaten Simalungun

    Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun, untuk Kabupaten Simalungun, usai sudah. Hasilnya Defri Christianto Damanik terpilih sebagai

  • Senin, 22 Okt 2018 14:12

    PMKRI Pematangsiantar Gelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) di Sipolha

    Sebagai wadah pembinaan dan pengkaderan organisisasi Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republlk Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Asisi senantiasa mengadakan kegiatan-kegiata

  • Kamis, 11 Okt 2018 21:11

    Mahasiswa Harus Bisa Memfilter, Menangkal dan Mencegah Pengaruh Negatif

    Mahasiswa sebagai warga negara harus bisa menjadi filter dalam menangkal dan mencegah pengaruh negatif baik dari dalam maupun luar negeri. Oleh sebab itu, generasi muda harus memiliki karakter yang ku

  • Jumat, 28 Sep 2018 09:38

    Atasi Krisis Multidimensi, Gerakan #2019kitatetapbersaudara Gelar Penguatan 4 Pilar

    Dewasa ini bangsa Indonesia sedang mengalami krisis multidimensi, akibat dari perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menanggapi hal tersebut, Gerakan Hastag (#) 2019 Kita tetap bersaudara

  • Minggu, 16 Sep 2018 20:16

    Pemahaman Mahasiswa Patut Dipertanyakan

    Demonstrasi puluhan mahasiswa di Kementerian Keuangan sebagai bentuk protes terhadap merosotnya nilai tukar rupiah pada 14 September lalu hanya menandakan dua hal. Pertama masih lemahnya pengetahuan m

  • Sabtu, 04 Agu 2018 19:14

    Jaga Tali Persaudaraan, Mahasiswa Jayawijaya Lantik Pengurus Rupmawi 2018-2020

    Mahasiswa Jayawijaya yang tergabung dalam Rumpun Pelajar dan Mahasiswa Jayawijaya (Rupmawi) menggelar pelantikan pengurus baru untuk periode 2018-2020, di Asrama Jayawiajaya Kleak, Manado, Sabtu (4/8/

  • Rabu, 01 Agu 2018 21:11

    Plt Bupati Bersilahturahmi dengan Mahasiswa Labuhanbatu

    Berbagai elemen/komponen masyarakat Kabupaten Labuhanbatu, beraudensi dengan Plt. Bupati Labuhanbatu H. Andi  Suhaimi Dalimunthe, ST,MT di ruangan kerjanya, Rabu (1/8/2018). Plt Bupati juga mener

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak