Senin, 25 Mei 2026
Kinerja PUPR Tak Baik, Anggaran Pemeliharaan Jalan Rp200 Juta Dipertanyakan
Labura (utamanews.com)
Oleh: Junaidi Rabu, 26 Jun 2019 18:36
Junaidi

Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), dinilai kurang baik. Pasalnya realisasi anggaran kegiatan pemeliharaan Jalan Ruas Gunting Saga-Teluk Binjai APBD tahun 2019 senilai Rp200.000.000 pun akhirnya dipertanyakan.

Ketua DPD LSM Perkara Labuhanbatu Utara Darwin Marpaung mengatakan tidak baiknya kinerja PUPR dalam melaksanakan program kegiatan tahun anggaran 2019 akibat beberapa faktor.

"Penyebabnya tentu karena SDM aparaturnya, tingkat keseriusan yang rendah atau perencanaan tidak matang, sehingga berdampak nyata terhadap kinerja dan realita di lapangan," ujarnya,  Rabu (26/6).

Dikatakan, setelah kita lihat hasil pekerjaan penambalan lubang di badan jalan itu di lapangan, diduga dilakukan tanpa lebih dulu melakukan pengorekan material aspal jalan yang lama. Sehingga, hasil perbaikan jalan itu terlihat bergelombang seperti yang dikeluhkan pengendara sepeda motor dan roda empat. Sebab, meskipun sudah dilakukan pemadatan menggunakan mesin alat berat, namun masih banyak bergelombang.

"Selain itu, melihat kondisi sarana dan prasarana perawatan jalan itu yang asal jadi dikerjakan kita menyesalkan lemahnya pengawasan dan tanggung jawab Dinas  PUPR. Kita akan melayangkan surat ke Komisi C di DPRD agar mengundang Kadis PUPR untuk mengklarifikasi persoalan ini," pinta Darwin.

Kepala Dinas PUPR Edwin Defrizen, ST yang dikonfirmasi wartawan melalui Kabid Sarana Jalan dan Jembatan Fauzi via seluler. 
Berdasarkan data rencana umum pengadaan (RUP) PUPR tahun 2019 yang dipublikasikan di Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) Pemkab Labuhanbatu Utara terdapat kegiatan pemeliharaan Jalan Ruas Gunting Saga-Teluk Binjai senilai Rp 200 juta yang pengerjaannya pengadaan langsung, waktu pekerjaan bulan Maret 2019.

Amatan Media, Selasa (25/6) pemeliharaan badan jalan Gunting Saga menuju Teluk Binjai Kecamatan Kualuh Selatan, Labura terkesan asal jadi dan bergelombang. Kemudian sebagian badan jalan tidak ditambal sampai perbatasan tugu gapura Desa Tanjungpasir. Dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan roda dua dan empat. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kondisi sarana dan prasarana perbaikan jalan menggambarkan lemahnya kinerja Dinas PUPR. Percuma dialokasikan anggaran Rp 200 juta tahun 2019 di PUPR sementara pekerjaan asal jadi dan dikeluhkan warga pengendara roda dua dan empat," tegas Ketua DPD LSM Perkara Darwin Marpaung meminta Bupati mengevaluasi kinerja Kadis PUPR Labura.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later