Senin, 18 Jan 2021 05:50
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Ketua GNPF Ulama Kota Binjai Heran Atas Munculnya Penolakan Terhadap Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan

Ketua GNPF Ulama Kota Binjai Heran Atas Munculnya Penolakan Terhadap Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Rabu, 25 Nov 2020 09:15
Istimewa
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, mengaku heran dengan munculnya penolakan terhadap kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, ke Kota Medan.

Ia juga menegaskan, pihaknya mengecam aksi penolakan kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Kota Medan. Karena menurutnya, Medan merupakan tempat yang bebas dikunjungi oleh siapapun, termasuk imam besar FPI.

"Saya menegaskan, menyebut Habib Rizieq sebagai sosok yang dapat menimbulkan perpecahan merupakan hal yang keliru," tegas Sanni Abdul Fattah, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (24/11) Malam.

Sebagai Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni juga mengatakan bahwa Kota Medan sudah dalam keadaan tenang dan kondusif sebelum aksi tersebut terjadi. Atas pertimbangan itu, sehingga pihaknya siap mengundang Habib Rizieq Shihab.

"Beberapa hari belakangan ini di Kota Medan pada khususnya, sudah dalam keadaan kondusif dan tenang. Tapi tiba tiba terjadi aksi demo yang dilakukan oleh orang orang Provokatif yang sengaja ingin membuat kekacauan dan konflik di Kota Medan, tepatnya di depan Kantor Gubsu, dengan membawa isu penolakan kedatangan Habib Rizieq Syihab," urainya.


Ia juga menilai, dalam aksi itu, aksi para pendemo yang dilakukan oleh orang orang Provokatif tersebut merupakan perbuatan yang tidak pantas. Sebab, mereka menginjak injak Poster besar yang memuat foto Imam Besar Habib Rizieq Shibab sembari membakarnya.

"Yang lebih mengerikan lagi, kenapa mereka bisa membakar ban bekas di lokasi aksi. Kami merasa aneh. Mengapa aksi itu terkesan dibiarkan oleh pihak Kepolisian. Ada apa ini??!!" ucapnya penuh tanya.

Tidak hanya itu, lanjut Pria yang akrab disapa dengan sebutan Ustadz Sanni ini, yang membuat pihaknya semakin lebih heran, para provokatof itu bisa kembali lagi melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Sumut.

"Ada apa ini. Walau dengan jumlah massa sekitar seratus orang, tapi mengapa mereka bisa kembali demo di Kantor Wakil rakyat dengan membawa isu yang sama, yaitu menolak kedatangan HRS Ke Kota Medan," beber Ustadz Sanni.

Sebagai tokoh agama, Ustadz Sanni juga angkat bicara terkait munculnya video di Media Sosial tentang penolakan kedatangan HRS ke Kota Medan yang dilakukan oleh kelompok perempuan yang meatasnamakan Majelis Ta'lim.


"Ajaran apa yang dilakukan mereka dengan menimbulkan kebencian. Menurut kami, Majelis Ta'lim itu tidak jelas dan sengaja membuat kekisruhan," ujar Ustadz Sanni.

Beredarnya spanduk spanduk terkait kedatangan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, di hampir seluruh sudut sudut Kota Medan, juga merupakan sesuatu hal yang sangat Provokatif.

"Alhamdulillah...untuk masalah ini, Umat Islam yang terdiri dari para pendukung, para pecinta Imam Besar Habib Rizieq Shihab, serta para laskar Umat Islam, langsung bergerak cepat untuk mencopot spanduk itu," tegas Ustadz Sanni.

Akibat kejadian itu, Sanni menduga ada kelompok kelompok tertentu yang dengan sengaja ingin membuat kekacauan dan konflik di Kota Medan. Pun begitu, ia menegaskan jika pihaknya semakin bertambah semangat untuk mendatangkan Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke Sumut, khususnya di Kota Medan.

"Semangat kami bertambah besar untuk mendatangkan HRS. Apa sih mau mereka dan kenapa rupanya kalau kami mendatangkan beliau (HRS-red). Apa mereka pikir kami takut. Malah kami sedikitpun tidak gentar," tegasnya penuh semangat.


Pria yang juga dipercaya menjadi Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai ini menduga, adapun massa yang merupakan kelompok Provokatif itu adalah orang orang bayaran yang dimanfaatkan dan tidak tau apa apa. Begitupun, ia menyesalkan perbuatan yang telah dilakukan oleh mereka.

"Menurut informasi yang kami temukan dilapangan, jumlah mereka tidak banyak dan mereka adalah orang orang bayaran yang tidak tau apa apa dan hanya dibawa bawa saja dalam aksi itu," ucap Sanni Abdul Fattah.

Dengan jumlah mereka yang sedikit, lanjut Ustadz Sanni, ia menegaskan bahwa pihaknya siap menghadapi para Provokator jika Imam Besar Habib Rizieq Shihab akan didatangkan ke Kota Medan.

"InsyaAllah dengan ijin Allah, kami siap menghadapi mereka. Tapi apa mereka siap berhadapan dengan Kami jika nantinya Imam Besar HRS datang kesini. Jangan jangan mereka malah bersembunyi di kolong kolong rumah mereka," kata Ustadz Sanni menutup pembicaraan, sembari memperlihatkan beberapa Video Provokatif yang beredar di Media Sosial. 
Editor: Herda

T#g:GNPFHRS
Berita Terkait
  • Selasa, 15 Des 2020 12:25

    Ketua GNPF Ulama Kota Binjai: Cafe Duku Indah Itu bukan Cafe, tapi Diskotik!!

    Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, lagi lagi menyoroti keberadaan beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) maupun Diskotik yang ada dipinggiran Kota Binjai.

  • Senin, 14 Des 2020 12:54

    Komjen Pol Agus Andrianto Minta Para Kapolda Antisipasi Gerakan Massa Pascapenahanan MRS

    Sejumlah aksi protes terhadap kepolisian terjadi menyusul Muhammad Rizieq Shihab (MRS) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya. Di antaranya pelemparan bom molotov di Polda Sulawe

  • Sabtu, 12 Des 2020 22:12

    Polisi Ajak Rizieq Tunaikan Salat Maghrib Berjamaah

    Rizieq Shihab dan polisi dari Polda Metro Jaya menunaikan Salat Maghrib berjamaah disela-sela berlangsungnya pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan.  Kepala Divisi Huma

  • Jumat, 04 Des 2020 02:04

    Rizieq Shihab Harus Tanggung Jawab Timbulkan Kerumunan di Masa Pandemi

    Saat ditemukan 80 pasien corona baru dari Petamburan dan Bogor, mereka langsung dikaitkan dengan Habib Rizieq. Karena faktanya dari pasien-pasien tersebut adalah jamaah Rizieq dan selalu datang saat i

  • Minggu, 29 Nov 2020 16:39

    Ketua Umum GNPF Ajak Masyarakat Kota Binjai Ikuti Safari Dakwah/Tabligh Akbar, Besok

    Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, mengajak umat muslim untuk mengikuti Safari Dakwah/Tabligh Akbar, di Masjid H Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Kelur

  • Kamis, 26 Nov 2020 22:16

    Polri Sebut Baliho Habib Rizieq ditertibkan karena melanggar Perda

    Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, penertiban baliho bergambar Habib Rizieq Shihab yang dilakukan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP, selain melanggar aturan atau Peraturan

  • Senin, 23 Nov 2020 18:23

    Kapuspen TNI: Penurunan Baliho HRS Oleh Pangdam Jaya Didukung Panglima TNI

    Panglima TNI tidak perlu mengeluarkan perintah untuk menurunkan baliho HRS karena kewenangan ada di Pangdam Jaya. Tentunya Panglima TNI mendukung langkah yang diambil Pangdam Jaya, karena yang tahu si

  • Kamis, 12 Nov 2020 08:12

    Calon Walikota Rahmat Sorialam: Saat ini Binjai bukan Smart City, melainkan Semut City

    Komunitas milenial Kota Binjai yang menamakan dirinya "Forum Muda Mudi Peduli Kota Binjai" menggelar Diskusi Publik di salah satu Cafe yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lad

  • Rabu, 23 Sep 2020 17:33

    Ketua GNPF Ulama Kota Binjai: Tempat Maksiat Di Binjai Selatan Beroperasi Di Tengah Wabah Covid-19

    Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, menilai jika Pemerintah Sumatera Utara, tidak serius menangani Pandemi Covid-19.Salah satu buktinya, menurut Sanni A

  • Rabu, 23 Sep 2020 11:13

    Ini tanggapan Ketua GNPF Ulama Kota Binjai terkait pelaksanaan Pilkada tidak akan ditunda

    Walau Pandemi Covid terus meluas, namun Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah  (Pilkada) Serentak 2020 tetap akan digelar pada 9 Desember mendatang.Hal itu disepakati saat Komisi ll DPR RI meng

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak