Rabu, 17 Okt 2018 19:57
HUT Pemkab Labuhanbatu
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Kejaksaan Negeri Labuhanbatu diduga "Kangkangi" UU No 31/1999 dan UU No 14/2008

Kejaksaan Negeri Labuhanbatu diduga "Kangkangi" UU No 31/1999 dan UU No 14/2008

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Senin, 17 Sep 2018 11:37
Junaidi
Korps Kejaksaan Labuhanbatu
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu Satyo Pranoto SH MH dan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Muhammad Junaidi SH, diduga telah mengkangkangi secara nyata Undang Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Dan, mengkangkangi Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Undang Undang nomor 20 tahun 2001 atas Perubahan Undang Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Demikian dikatakan MT, (50) sebagai warga masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara Republik Indonesia, kepada awak media Utamanews.com di Rantauprapat, Minggu (16/09/2018).

Menurut MT, sebagai pemberi laporan/pengaduan kepada pihak Lembaga Penegak Hukum yaitu Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu tentang adanya indikasi kuat dugaan, bahwa telah terjadinya suatu tindak pidana Korupsi, Kolusi dan Neopotisme serta penyalah gunaan jabatan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu di dalam penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2017, pada item belanja anggaran Program Upaya Kesehatan Masyarakat dengan nilai anggaran sebesar Rp 33.336 milyar. Dan, hal tersebut sesuai amanat Undang Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang tertuang dan tertulis tentang peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan tidak pidana Korupsi.


"Bukti surat laporan/pengaduan kami tersebut diterima oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu itu tertanda tanggal 2-4-2018 atas penerima Nila Nirwana SH dan tanda terima surat kami dicap Stempel Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu", kata MT.

Selanjutnya, sambung MT, pihak Kajari Satyo Pranoto SH MH melakukan pemanggilan sebanyak 10 orang oknum pejabat PNS dari jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu.

"Pemanggilan tersebut silih berganti dan langsung dilakukan Pemeriksaan terhadap 10 orang tersebut. Ironisnya, hasil dari pemeriksaan 10 orang oknum pejabat PNS Dinas Kesehatan oleh Kajari Satyo Pranoto dan Kasi Intel M Junaidi SH, tersebut. Sampai saat ini, sudah tiga (3) bulan berjalan, tidak jelas apa hasilnya pemanggilan dan pemeriksaan dimaksud", ucap MT.

MT dari salah satu tiga orang sebagai pemberi laporan/pengaduan mengungkapkan atas kekesalannya terhadap prilaku dan sikap kepribadian Kajari Labuhanbatu Satyo Pranoto SH MH atas kinerjanya sebagai Lembaga Penegak Hukum. "Seharusnya Kajari memberikan kami ruang dan waktu untuk memberikan penjelasan beserta jawaban kepada kami sebagai pemberi masukkan laporan, sesuai UU 31 tahun 1999 dimaksud tersebut. Bukan sebaliknya, Kajari Satyo Pranoto SH MH dengan Kasi Intel M Junaidi SH, tidak mau menanggapi dan enggan menjawab konfirmasi kami tentang kaitannya laporan serta hasil dari pemanggilan dan pemeriksaan 10 orang oknum pejabat Dinkes Labuhanbatu tersebut", ucap MT.


MT menilai, bahwasanya Kajari Labuhanbatu Satyo Pranoto bersama sama dengan Kasi Intel M Junaidi telah melanggar dan mengkangkangi Undang Undang nomor 31 tahun 1999 didalam BAB V tersebut. Pasalnya, Kajari Satyo Pranoto SH MH dan Kasi Intel M Junaidi SH sebagai Lembaga Penegakan Hukum di Kabupaten Labuhanbatu Raya, sampai saat berita ini diturunkan, tidak pernah mau menjawab atau memberikan jawaban kepada pemberi laporan dengan kaitannya dari pemanggilan disertai pemeriksaan 10 orang oknum pejabat PNS Dinas Kesehatan dimaksud. Dan juga, Kajari Satyo Pranoto SH MH dan Kasi Intel M Junaidi SH dengan sengaja melakukan pelanggaran disertai mengangkangi Undang Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
"Kajari Satyo Pranoto ini,akhirnya kita nilai sudah ikut ikutan Berkolaborasi dengan oknum pejabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Tinur Bulan Harahap SKM Cs. Sebab, bukan hanya kami sebagai pemberi laporan yang kena kibulin ini. Para Bidan PTT sebagai tenaga kontrak Promotor Kesehatan tahun 2017 yang juga ada surat laporan protes mereka masuk ke Kajari Labuhanbatu tersebut, juga kena 'kibulin' oleh Kajari Satyo Pranoto SH", pungkas MT.
Editor: Boraspati

T#g:JaksaPers
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Sep 2018 00:26

    JAM: "Kejaksaan Labuhanbatu Jangan Tutup Mata"

    Aksi yang dilakukan Jaringan Aktivis Mahasiswa (JAM) Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera, menggeruduk di depan kantor Bupati Labuhanbatu, Senin (25/09/2018). Aksi geruduk itu dilakukan sebagai ben

  • Kamis, 20 Sep 2018 20:30

    Kejatisu Didesak Usut Dugaan Korupsi di Dinas PUPR Simalungun

    Puluhan massa yang tergabung dalam koalisi DPP Sumatera Transparansi dan Gerakan Masyarakat Membaca (Gema Baca) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), ja

  • Minggu, 09 Sep 2018 10:49

    Panglima TNI: Gebyar Karya Pertiwi Akan Dilaksanakan Setiap Tahun

    Kegiatan Gebyar Karya Pertiwi akan dilaksanakan setiap tahun menjelang peringatan Hari Ulang Tahun TNI dan akan mengundang para Atase Militer negara sahabat.Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marseka

  • Sabtu, 08 Sep 2018 17:08

    Kajari Diminta Terbuka Soal Pemanggilan 10 Oknum ASN Pejabat Dinas Kesehatan Labuhanbatu

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Labuhanbatu Satno Pranoto SH MH beserta Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kajari M Junaidi SH, diminta lebih serius menangani terkait kasus pemanggilan ser

  • Sabtu, 01 Sep 2018 09:01

    KNPI Tebing Tinggi: Stop Kekerasan Pada Pada Jurnalis

    Maraknya pemberitaan di berbagai media online yang menyoroti persoalan praktik Judi toto gelap (Togel) di kota Tebing Tinggi beberapa hari ini menjadi perbincangan hangat.Kondisi sosial yang memperiha

  • Sabtu, 01 Sep 2018 06:21

    Hari Pertama Bertugas di Labuhanbatu, Kasat Narkoba Temu Ramah Dengan Insan Pers

    Hari pertama bertugas di Polres Labuhanbatu, Kasat Narkoba AKP I Kadek Hery Cahyadi didampingi Kepala Bagian Operasional (KBO) Iptu Panondang Purba, menggelar silaturahmi sekaligus makan siang bersama

  • Jumat, 31 Agu 2018 21:41

    Kasus Korupsi Gardu Induk PLN, Mantan Kades Petangguhan Diciduk Jaksa

    Buron selama 4 tahun terkait kasus korupsi pengadaan lahan gardu induk PLN, mantan Kepala Desa Petangguhan Kecamatan Galang, Syamsir (60) diciduk Kejari Deli Serdang dari kediamannya, Kamis (30/08/201

  • Kamis, 30 Agu 2018 17:00

    Sudah Berkekuatan Hukum Tetap, Kejari Paluta Imbau Pemilik BB Ambil Miliknya

    Kejaksaan Negeri Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengimbau masyarakat pemilik barang bukti yang perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap, agar mengambil barang-barang tersebut di kantor Kejari P

  • Kamis, 30 Agu 2018 18:30

    Kejaksaan Tinggi Bali Dukung Bakamla Gelar Workshop Internasional

    Kejaksaan Tinggi Bali menyatakan sikapnya mendukung Bakamla RI untuk menggelar workshop harmonisasi internasional keamanan dan keselamatan laut.Pernyataan sikap tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala

  • Senin, 27 Agu 2018 11:17

    Kajari Rantau Prapat Enggan Dikonfirmasi Soal Dugaan 10 Pejabat Dinkes Labuhanbatu

    10 orang oknum pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu telah dipanggil dan diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu sekitar 2 bulan yang

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak