Jumat, 21 Sep 2018 08:16
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Jadilah seperti jarum, bukan jadi gunting sebagai pemisah yang sudah bersatu

Tengku Erry:

Jadilah seperti jarum, bukan jadi gunting sebagai pemisah yang sudah bersatu

TEBING TINGGI (utamanews.com)
Oleh: Rls
Selasa, 25 Jul 2017 01:55
Dok
Penganugerahan gelar Kebangsawanan Melayu Kerajaan Negeri Padang Deli 2017

Gubsu Tengku Erry Nuradi memperoleh gelar Tengku Pangeran Indra Diraja dari Kerajaan Negeri Padang Deli pada acara penganugerahan gelar Kebangsawanan Melayu Kerajaan Negeri Padang Deli 2017 sekaligus Halal Bihalal di GOR Asber Nasution, Kota Tebing Tinggi, Senin (24/7/2017).

Hadir Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Kapolres Tebing Tinggi AKBP Ciceu Cahyati, Pemangku Adat Kerajaan Negeri Padang Tengku Nurdinsyah Alhajj Gelar Maharaja Bongsu, Wakil Bupati Sergai Dharma Wijaya para pimpinan SKPD Provinsi serta perwakilan dari Kesultanan Pantai Timur Sumatera dan para tokoh penerima gelar dari Kerajaan Negeri Padang.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry Nuradi menyampaikan pesan kepada tokoh adat khususnya puak Melayu, untuk menjadi jarum dan benang yang berperan mengeratkan dan menyatukan masyarakat.

"Kita tentu berharap tokoh adat dan tokoh masyarakat Melayu, bisa menjadi jarum dan benang yang berguna mengeratkan atau menyatukan kain yang terpisah, bukan menjadi gunting yang memisahkan yang sudah bersatu," tandas Tengku Erry.

Erry menyampaikan, saat ini kita memang sangat merindukan suasana adat budaya yang menjunjung tinggi etika, sopan santun dan budi bahasa. Semoga pelaksanaan upacara penganugerahan ini mendapat ridho Allah dan dapat memberikan manfaat, bukan hanya bagi masyarakat Melayu, melainkan seluruhnya di Sumatera Utara.

Pada acara yang diselingi pengukuhan Datuk Pemangku Kampung Kerajaan Negeri Padang dan Pengukuhan Pengurus Ikatan Sarjana Melayu Tebing Tinggi itu, Gubernur menilai upacara seperti ini adalah satu hal yang strategis jika dilihat dari persoalan yang dihadapi bangsa saat ini seperti gejala separatisme dan disintegrasi bangsa.

"Karenanya diharapkan upacara penganugerahan ini diharapkan mampu berperan sebagai sarana menciptakan harmonisasi di masyarakat yang menjunjung tinggi nilai budaya dan adat istiadat dalam wadah NKRI," kata Erry.

Erry menekankan bahwa upacara tersebut bukan untuk membangkitkan feodalisme yang sudah lama ditinggalkan serta bukan untuk mengkultuskan seseorang. Melainkan dapat dijadikan sarana retrospeksi terhadap kehidupan masa lalu yang memiliki nilai tambah untuk diadopsi dalam kehidupan. Karena itu, antara ulama, umaro dan adat adalah tiga sejaringan yang penting dalam kehidupan.

"Adat istiadat menjadi penerang dan pegangan hidup bagi masyarakat Melayu, sebab adat itu jika tidur menjadi tilam, jika berjalan menjadi payung, jika di laut menjadi perahu, jika di tanah menjadi pasak (tiang), orang hidup dikandung adat, dan orang mati dikandung tanah," ucap Erry di hadapan seribuan warga Tebing Tinggi yang hadir.

Penerima gelar adat termasuk dirinya, lanjut Erry, memiliki tanggungjawab moral besar. Dituntut mampu melakukan upaya pemeliharaan dan pengembangan jatidiri dan identitas ke-Melayu-an di tengah masyarakat. Sebab diakuinya orang Melayu dikenal terbuka dan berinteraksi dengan ragam budaya lain. Hidup bersama dengan kelompok suku bangsa lain dan berasimilasi.

"Semoga dengan rangkaian acara termasuk Pengukuhan Relawan Kompeten ini, akan memberi kontribusi yang luas dan nyata bagi terciptanya kerukunan masyarakat, terpeliharanya persatuan, lestarinya adat istiadat dan budaya Melayu," sebut Erry.

Usai menerima gelar Tengku Pangeran Indra Diraja Kerajaan Negeri Padang bersama tokoh lainnya, Erry pun diberi tanda gelar berupa kain selempang dan keris kehormatan. Selanjutnya, selaku Gubernur Sumut, menandatangani prasasti peresmian Gedung Melayu Centre Negeri Padang.

Sementara Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan Gelar Datuk Putra Utama Negeri Padang, menyampaikan kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan yang masuk kalender even. Upacara adat seperti ini diharapkan menjadi bagian dari pembentukan karakter Indonesia yang berbudaya, sekaligus semangat mencintai budayanya.

"InsyaAllah Pemko Tebing Tinggi akan mendukung. Bagaimana budaya ini dikenal generasi muda. Saya berharap para Sultan juga mendukung pemerintah. Karenanya kami berharap sinergitas dan kerjasama dapat terlaksana dengan sebaiknya," kata Umar yang mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur.

Pemangku Adat Kerajaan Negeri Padang Tengku Nurdinsyah Alhajj Gelar Maharaja Bongsu menyampaikan rasa syukur atas apresiasi Gubernur atas kegiatan ini. Hal ini dilakukan agar generasi memahami sejarah leluhurnya. Apalagi dengan terbitnya buku sejarah kerajaan mereka, generasi muda tidak terombang-ambing tanpa jati diri yang jelas.

Editor: Sam

T#g:Melayuadat
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Agu 2018 08:15

    Majelis Puan Puan Melayu Sumut dan Pengajian Sejuta Umat Salurkan Hewan Qurban

    Majelis Puan-Puan Melayu dan Pengajian Sejuta Umat Sumut melakukan kunjungan dan menyembelih tiga ekor hewan Qurban lembu untuk disalurkan kepada 500 masyarakat Kecamatan Pantai Labu yakni masyarakat

  • Senin, 20 Agu 2018 06:20

    Kembangkan Terus Rasa Cinta Terhadap Budaya Bangsa

    Melalui kegiatan Dharma Pertiwi Awards 2018 dan Anne Avantie Awards 2018, diharapkan Ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi dapat lebih terinspirasi dalam mengembangkan kemampuan atau potensi merancang busana

  • Sabtu, 18 Agu 2018 00:18

    Presiden Jokowi Pakai Busana Adat Aceh, Ibu Negara Minangkabau

    Presiden Jokowi mengunakan busana adat Aceh, Linto Baro, sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo menggunakan busana adat Minangkabau, Sumatera Barat, saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Pro

  • Kamis, 09 Agu 2018 18:39

    Plt Bupati Labuhanbatu Buka Festival Tari dan lagu Melayu

    Plt Bupati H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT, membuka acara festival tari dan lagu Melayu tingkat Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2018 di Gedung Nasional Rantauprapat, Kamis (9/8).

  • Sabtu, 04 Agu 2018 19:44

    Panglima TNI Dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Aceh "Sri Lela Wangsa"

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima penganugerahan Gelar Kehormatan Adat Aceh "Sri Lela Wangsa", pertama kali sejak berdirinya Wali Nanggroe.  Penganugerahan tersebut ditand

  • Selasa, 12 Jun 2018 06:12

    Erry Harapkan Suku Melayu Berkarya Dan Berjaya

    Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi berharap suku Melayu terus berkarya dan semakin berjaya di bumi Sumatera Utara (Sumut).

  • Minggu, 03 Jun 2018 23:53

    Tengku Erry Lantik Majelis Puan Puan Melayu Sumut

    Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi melantik dan mengukuhkan Majelis Puan Puan Melayu (MPPM) Sumatera Utara (Sumut) periode 2018-2023, di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Min

  • Senin, 23 Apr 2018 22:23

    Mengenang 30 Tahun Abdullah Eteng, Djarot & Istri Ditepungtawari

    Mengenang 30 tahun meninggalnya tokoh politik Abdullah Eteng, kali ini sedikit berbeda. Pasalnya, pihak keluarga sengaja mengundang Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat beserta istri Ha

  • Sabtu, 21 Apr 2018 09:41

    Kerajinan Anyaman Khas Melayu Pesisir Sumbang 50% Pendapatan Keluarga

    Kerajinan Anyaman menjadi sebuah komoditi yang mampu memberikan sumbangsih pada pendapatan masyarakat di Kecamatan Pantai Cermin. Hal ini diungkapkan Irfandi, Ketua Program Pengabdian Produk unggulan

  • Rabu, 18 Apr 2018 19:18

    Djarot, Tamu Istimewa Istana Maimun

    Djarot Saiful Hidayat mendapat kehormatan istimewa saat mengunjungi Istana Maimun di Jalan Sultan Makmun Al Rasyid Medan, Rabu (18/4/2018).Setelah berkeliling di istana Kesultanan Deli yang merupakan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak