Suasana berbeda terasa di Pajak Belakang Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Selasa (1/9/2026) malam. Masyarakat berkumpul merayakan Hari Jadi ke-59 Desa Simpang Dolok melalui Gebyar Pentas Seni dan Budaya.
Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H, M.Si, C.L.A, hadir bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E, M.AP, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari perayaan yang tidak hanya menampilkan hiburan, tetapi juga mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam suasana kebersamaan.
Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Leli Syafrizal, Ketua BAZNAS Batu Bara, Direktur Utama BUMD, Ketua HIPMI Batu Bara, perwakilan Bank Sumut dan PT INALUM, para camat serta kepala desa.
Bupati juga didampingi Pj. Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Camat Datuk Lima Puluh.
Peringatan tahun ini mengangkat tema “Harmoni dalam Keberagaman, Bergerak Bersama Membina Generasi Bebas Narkoba Menuju Religius Berbudaya, Simpang Dolok Berwibawa, Batu Bara Bahagia.”
Tema tersebut terasa dalam rangkaian acara yang melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang. Pentas seni dan budaya menjadi ruang bagi warga untuk menunjukkan identitas sekaligus merawat kebersamaan yang telah tumbuh di Desa Simpang Dolok.
Kepala Desa Simpang Dolok, H. Nasrullah , S.Pd.I menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara yang hadir dalam perayaan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian, arahan, dan bimbingan pemerintah daerah kepada Pemerintah Desa Simpang Dolok.
Bagi masyarakat, kehadiran para pejabat daerah bukan sekadar agenda seremonial. Perayaan Hari Jadi menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, bertemu, berbincang, dan merayakan perjalanan desa bersama-sama, ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menaruh perhatian khusus pada generasi muda. Ia mengajak pemuda, pemudi, dan para pelajar menjaga ketertiban serta menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba.
“Jaga ketertiban umum, jauhi narkoba, dan rajinlah belajar,” ujar Baharuddin.
Pesan itu disampaikan Bupati sebagai pengingat bahwa perayaan Hari Jadi tidak hanya berbicara tentang usia sebuah desa, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat menyiapkan generasi yang akan meneruskan pembangunan.
Menurut Baharuddin, generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan masa depan daerah. Karena itu, pembinaan perlu dibangun melalui nilai religius, budaya, kedisiplinan dan semangat kebersamaan.
Semarak Hari Jadi juga tidak berhenti pada panggung hiburan. Sebelumnya, Pemerintah Desa Simpang Dolok bersama masyarakat menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya Kenduri Kampung, kesenian berbalas pantun serta kegiatan yang melibatkan berbagai etnis.
Ada pula penggalangan donasi sebagai bentuk kepedulian sosial. Dana yang terkumpul direncanakan disalurkan kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang terdampak musibah.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan kue sebagai simbol syukur atas perjalanan 59 tahun Desa Simpang Dolok. Momen itu menjadi penanda sederhana bahwa usia desa juga merupakan catatan panjang tentang kebersamaan warganya.
Malam semakin meriah ketika kembang api menghiasi langit, disusul penampilan artis lokal. Warga menikmati penutupan perayaan dalam suasana penuh sukacita.
Di balik kemeriahan tersebut, Hari Jadi ke-59 Simpang Dolok menyisakan pesan yang lebih sederhana, yakni keberagaman bukan alasan untuk berjarak, melainkan kekuatan untuk bergerak bersama. Dari desa, kebersamaan itu dirawat demi untuk generasi hari ini dan masa depan Batu Bara.