Minggu, 28 Feb 2021 14:37
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Gotong Royong Cegah Kepunahan Pohon Ulin di Sungai Keruh, Musi Banyuasin

Gotong Royong Cegah Kepunahan Pohon Ulin di Sungai Keruh, Musi Banyuasin

Musi Banyuasin (utamanews.com)
Oleh: Antoni
Jumat, 11 Des 2020 08:31
Antoni
Pohon Ulin dalam bahasa daerah disebut dengan Bulian atau Kayu Besi atau Onglen, adalah jenis pohon asli Indonesia (indigenous tree species) yang digolongkan ke dalam suku Lauraceae. Ini termasuk jenis pohon besar yang tingginya dapat mencapai 50 meter dengan diameter sampai dengan 120 cm.

Ulin merupakan jenis pohon hutan yang menghasilkan kayu bernilai ekonomi tinggi, dan secara alami hanya terdapat di Sumatera bagian Timur dan Selatan, Pulau Bangka dan Belitung, Kalimantan, Kepulauan Sulu dan Pulau Palawan di Filipina.

Di Sumatera Selatan, pohon ulin tumbuh pada tanah-tanah yang mempunyai tekstur lempung liat dengan kesuburan tanah yang rendah, terdapat di Kabupaten Musi Banyuasin, tepatnya di Bukit Pendape, Dusun Jebang, Desa Kramat Jaya, Kecamatan Sungai Keruh.

Aktivis pemerhati lingkungan dan hutan, Suharto mengkhawatirkan kepunahan pohon yang bernilai jual tinggi ini.

Menurut Suharto, terancam punahnya pohon ulin diduga disebabkan oleh kerusakan habitat pohon ulin/onglen/bulian. "Kerusakan habitat ini disebabkan oleh pembukaan wilayah hutan untuk kepentingan konversi bagi pemanfaatan lahan yang tidak memperhitungkan keanekaragaman hayati ke dalam variabel perencanaannya, kondisi seperti ini diperparah dengan adanya penebangan liar yang merambah ke kawasan konservasi", ungkapnya.

"Kami sebagai aktivis pemerhati lingkungan dan hutan sangat prihatin, jika kita tidak secepatnya mengambil langkah pasti untuk melindungi pohon langka ini. Saat ini kami di bawah pembinaan KPH Wilayah XII Benakat sudah meluncurkan suatu program sosial Gerakan Adopsi Kayu. Dengan gerakan ini mudah-mudahan dapat membantu kelangsungan kehidupan habitat kayu onglen yang masih ada, serta merencanakan Bukit Pendape sebagai wisata hutan dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai pengelola jasa lingkungan serta membudidayakan pohon ini", katanya.

KPH Wilayah XII Benakat beserta pihak swasta sebagai pemegang izin konsensi dengan seluruh elemen warga mayarakat setempat serta aktivis pemerhati lingkungan dan hutan, secara bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan pohon onglen yang masih tumbuh di Kawasan Hutan Bukit Pendape.

"Diharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin melalui instansi terkait dapat segera membangun infrastruktur guna menunjang program Wisata Hutan yang telah direncanakan", harapnya.
Editor: Ryand Tara

T#g:PohonUlinHutan
Berita Terkait
  • Selasa, 23 Feb 2021 22:23

    Gubernur Edy Rahmayadi akan Upayakan Perizinan ke Kementerian LHK

    Pembukaan jalur alternatif Medan-Berastagi kembali mendapat dorongan dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. Saat ini, pembukaan jalur Medan-Tuntungan-Kutalimbaru-Tandukbenua-Sembaikan-Ber

  • Senin, 15 Feb 2021 17:15

    Pisang Lumpur Bremoro, Peluang UMKM Baru Bagi Kampung Yowong Perbatasan RI-PNG

    Dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Pos Skamto mengajarkan masyarakat membuat Pisang Lumpur seba

  • Jumat, 29 Jan 2021 10:29

    Bersama KPH Perhutani, Dandim 0824/Jember Tinjau Lokasi Rencana Sasaran TMMD 110

    Rencana pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 110 Tahun 2021 di Kabupaten Jember ditempatkan di Desa Mulyorejo dan Desa Harjomulyo, dengan berbagai sarana fisik maupun non fisik, termasuk

  • Kamis, 28 Jan 2021 13:38

    Melalui Inovasi, Kuliner Lemang Sebagai Icon Tebing Tinggi Harus Dipertahankan

    Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan berharap kuliner lemang sebagai icon Kota Tebingtinggi harus tetap dipertahankan. Untuk mempertahankan icon tersebut dibutuhkan inovasi dan kreatifitas pa

  • Jumat, 08 Jan 2021 04:08

    Sumut Terima 128 SK Hutan Sosial dan Adat, Edy: Kita Akan Terus Berupaya Menambahnya

    Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mendapat 128 Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial dan Adat dengan luas total 71.068,36 hektare (Ha) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLH

  • Sabtu, 26 Des 2020 20:26

    Luka Akibat Serangan Babi Hutan, Warga Kampung Erambu Diobati Satgas Yonif 125/Simbisa

    Mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya akibat diserang babi hutan, Yanto (37 th) warga Kampung Erambu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, mendatangi Pos Kout Satgas Pamtas RI-PNG Yon

  • Minggu, 22 Nov 2020 10:22

    LMHAI Fasilitasi masyarakat Simalungun untuk Perhutanan Sosial melalui Hutan Adat

    DPP LMHAI tinjau lokasi Perhutanan Sosial di Desa/Nagori Silau Paribuan Kecamatan Silau Kahean Kabupaten Simalungun pada tanggal 20 November 2020. Hal ini atas permintaan dari anggota LMHAI (Lembaga M

  • Kamis, 05 Nov 2020 05:05

    Prajurit Satgas Yonif 413 Kostrad Bersama Warga Bersihkan Pohon Tumbang di Jalan Poros Jayapura

    Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso menggelar Karya Bhakti pasca terjadinya angin kencang disertai hujan yang mengakibatkan pohon tumbang di sepanjang ruas jalan K

  • Jumat, 16 Okt 2020 12:16

    Gugus Tugas Covid 19 Jember Gelar Operasi Yustisi di jalan S. Parman

    Dalam upaya menekan penyebaran Covid 19 di Kabupaten Jember, Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Jember yang beranggotakan TNI, Polri, Pemkab Jember dan jajaran tekait, melaksanakan Operasi Yustisi secara

  • Jumat, 25 Sep 2020 06:25

    Gubernur Jabar Teken Perjanjian Pinjaman Daerah dengan PT Sarana Multi Infrastruktur

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil menandatangani Perjanjian Pinjaman Daerah Tahun 2020 antara Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) melalui videoconference dar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak