Senin, 16 Sep 2019 11:58
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Generasi Muda Islam Simalungun: "People Powers itu Inkonstitusional, Jika Keberatan Silahkan Ke MK"

Generasi Muda Islam Simalungun: "People Powers itu Inkonstitusional, Jika Keberatan Silahkan Ke MK"

Simalungun (utamanews.com)
Oleh: Bungaran Saragih
Sabtu, 18 Mei 2019 14:38
Istimewa
H. Ardiansyah Saragih SH
Gerakan 'People Powers' itu Inkonstitutional. Kalau ada yang kalah ya harus terima. Kalau ada yang merasa tidak puas dengan hasil Pemilu maka mekanismenya dengan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Bukan dengan cara turun ke jalan apalagi mengatasnamakan People Powers, ini inkonstitutional.

Demikian disampaikan oleh H Ardiansyah Saragih SH, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Islam Simalungun (Gemais) kepada www. utamanews.com, Sabtu (18/05/2019).

Dijelaskan kembali oleh H Ardiansyah Saragih, ketika ditanya tentang aspek Pemilu tahun 2019 isu gerakan People Powers tersebut, bahwa People Powers itu tidak perlu dilakukan.

"Karena ini hanya masalah Pilpres yang sama kita tahu bahwa Pilpres dan Pileg adalah pesta Demokrasi yang diadakan lima tahunan. Disana ada yang kalah dan ada yang menang dan sebagai penyelenggaranya adalah KPU", tuturnya.


"Ini adalah pesta lima tahunan, sebagai proses demokrasi di Indonesia. Tidak baik jika demokrasi ini menjadi kebablasan. Kita harus dewasa. Tidak puas dengan hasil Pemilu maka mekanismenya dengan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Bukan dengan cara turun ke jalan," ucap H Ardiansyah.

Bagi masyarakat Simalungun, sambungnya, saya kira sudah cukup dewasa. Saya yakin mereka tak akan ikut turun ke jalan, dan saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk sama- sama mengamankan negeri ini. Kita jaga persatuan dan kesatuan NKRI harga mati.

"Kita harus junjung tinggi konstitusi kita. Negara ini negara hukum, siapa yang melanggar tentunya akan ditindak tegas. Alhamdulillah Pilpres kita ini pilpres yang cukup sukses aman dan lancar. Luar negeri sudah mengakuinya," ucapnya.

Tidak lupa H Ardiansyah mengimbau warga Kabupaten Simalungun untuk tidak turun ke jalan. "Mari kita amankan negeri kita dari segala pengacau dan pengganggu keamanan kita. Dan jangn mau terprovokasi dengan hasutan dan hoax", pungkasnya.


Sementara itu, di waktu yang berbeda, H. Abdul Halim Lubis, Ketua MUI Kab. Simalungun, menyikapi perkembangan riak politik di masa keagamaan saat ini menyampaikan, masyarakat sebaiknya saling menahan diri.

"Kita harus menahan diri karena ini suasana Ramadhan dan Ramadhan identik dengan pengendalian diri. Mengenai adanya perbedaan pendapat, barangkali itu adalah hal yang wajar. Tetapi berbeda pendapat jangan untuk berkelahi," ucapnya di saluran komunikasi.

Kemudian, katanya, sebenarnya yang paling penting mengamankan ini yah, orang-orang yang ada kaitan dengan Pemilu itu sendiri. "Kita jangan menyalahkan masyarakat. Masyarakat sekarang fisiologinya terganggu. Tentu pelayanan pelayanan masyarakat jangan terganggu. Semua bertanggung jawab untuk itu. Bangsa ini sama-sama kita punya. Pemilu inikan pesta demokrasi. Maunya sehabis pemilu kita bergembira. Orang orang yang beriktiar juga harus memberikan rasa aman lah jangan saling memprovokasi," tutup H. Abdul Halim Lubis.
Editor: Sam

T#g:Simalungun
Berita Terkait
  • Jumat, 23 Agu 2019 18:03

    Kisah KKN Mahasiswa HKBP Nomensen di Sipolha Horizon

    23 mahasiswa Universitas HKBP Nomensen Medan FKIP Pematang Siantar Prodi Matematika, melakukan Progja (program kerja) pengabdian masyarakat di kelurahan Sipolha Horizon Kec. Pamatang Sidamanik Kab Sim

  • Rabu, 14 Agu 2019 18:14

    Universitas Simalungun Siap Mendukung Segala Kegiatan GMKI Pematangsiantar-Simalungun

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar- Simalungun melakukan pertemuan dengan Rektor dan Yayasan Universitas Simalungun (USI).Pertemuan ini dihadiri oleh Badan Pengurus Caba

  • Rabu, 24 Jul 2019 19:54

    Gandeng Kampus, Koperasi Fajar Surya Mandiri Manfaatkan Limbah Ternak Jadi Pupuk Organik Cair

    Univeritas Negeri Medan (UNIMED) bekerjasama dengan Kelompok Fajar Surya Mandiri melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk organik padat (POP) dan pupuk Organik cair (POC).Kegiatan yang diberi tajuk "Pel

  • Rabu, 17 Jul 2019 14:47

    PAC dan 12 Pimpinan Ranting Bosar Maligas Tolak RPP MPC Pemuda Pancasila Simalungun

    Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 12 Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Kecamatan Bosar Maligas melakukan penolakan terhadap keputusan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun y

  • Rabu, 29 Mei 2019 09:49

    Gemais Bagi Takjil On The Road

    Satuan Mahasiswa (Satma) Generasi Muda Islam Simalungun (Gemais) membagikan Takjil untuk memeriahkan safari Ramadhan 1440 H di Kota Medan, Kabupaten Sergai dan kota Pematangsiantar.Pembagian tersebut,

  • Jumat, 24 Mei 2019 22:24

    Mengaku Nafsu, Putra Cekik Novita Hingga Tewas

    Bulan Ramadhan yang merupakan bulan pengendalian diri dari hawa nafsu, tidak berarti bagi Ari Saputra alias Putra Geleng (22) yang merupakan resedivis kasus pencurian dengan tindakan kekerasan.Putra G

  • Selasa, 21 Mei 2019 12:11

    Gedung Juang 45 Kota Pematangsiantar Akan Direnovasi Pemkab Simalungun

    Pemerintah Kabupaten Simalungun berencana melakukan perbaikan/ renovasi Gedung Juang 45, yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.Rencana renov

  • Senin, 01 Apr 2019 19:51

    Kasus Bowo, Peringatan Dini Bagi Caleg Untuk Menghindari Politik Uang

    Menanggapi kasus Anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso yang sudah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait kerjasama pengangkutan bidang pelayaran oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

  • Minggu, 24 Mar 2019 20:04

    Isu Digugurkan Tidak Benar, Semua Caleg PKPI Berhak Dipilih

    Adanya pemberitaan yang masih mengedepankan trik "curi judul" di sejumlah media cetak, Online maupun Televisi, telah menimbulkan polemik. Hal ini perlu disampaikan, karena tidak benar secara keseluruh

  • Rabu, 20 Mar 2019 08:20

    Luther, Ketua Terpilih GMKI Pematangsiantar-Simalungun Himbau Masyarakat Untuk Wujudkan Pemilu Bersih Tanpa 'Money Politics'

    Tinggal hitungan hari, masyarakat Indonesia merayakan pesta demokrasi melalui pemilu serentak 17 April 2019. Masyarakat Indonesia akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provins

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak