Selasa, 14 Jul 2026
Gagal Menjalankan Programnya, Mahasiswa dan Pemuda Binjai Minta Prabowo-Gibran Mundur Dari Jabatannya
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Rabu, 17 Jun 2026 17:02
Istimewa

Ratusan massa yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa dan Pemuda Kota Binjai, menggelar aksi unjukrasa di Bundaran Tugu Binjai, Rabu (17/6) siang, sekira pukul 14.30 Wib. 

Dalam orasinya, mereka mengkritik rentetan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang dinilai mencekik ekonomi masyarakat, khususnya rakyat yang berada dibawah garis kemiskinan. 

Adapun persoalan atau kritik yang dimaksud diantaranya terkait kenaikan Dollar AS dan melemahnya rupiah, kenaikan BBM, menghapus program MBG dan Koperasi Merah Putih, melakukan revisi Undang Undang Polri, serta terkait permasalahan Listrik yang ada di Indonesia, khususnya di Sumatera agar segera dilakukan evaluasi terhadap PT. PLN (Persero). 

Dengan menggunakan alat pengeras suara (sound system) serta spanduk bertuliskan "Indonesia Bangkrut" dan Binjai Memanggil" para pengunjukrasa juga meminta kepada masyarakat Binjai agar bersama sama memakzulkan pemerintahan Prabowo-Gibran dari jabatannya.
"Tutup MBG, Prabowo-Gibran Gagal, Indonesia Bangkrut," demikian beberapa tulisan di spanduk berukuran besar yang dibawa oleh para pendemo.

Sementara itu, salah seorang orator aksi, Windi Tanjung, mengaku sangat prihatin dengan kondisi Bangsa Indonesia saat sekarang ini. 

"Kita sama sama ketahui, mantan Kepala BGN bersama para wakilnya terbukti melakukan korupsi hingga 1 triliun lebih. Apakah ini yang disebut program yang pro rakyat yang malah dijadikan ajang korupsi," ucap Windi. 

Saat ini, sambung Windi Tanjung, Ibu Pertiwi sedang menangis dan berduka karena rakyat menjerit karena ekonomi yang sulit. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kami berada disini karena ikut merasakan kesengsaraan bersama rakyat. Aksi ini murni karena keprihatinan kami," sambungnya. 

Hal serupa juga sampaikan oleh orator aksi lainnya, Oza Hasibuan. Pria yang dipercaya sebagai penanggungjawab dalam unjukrasa ini menilai program program yang dibuat oleh Kabinet Indonesia Bersatu dianggap gagal. 

Dalam orasinya, Oza juga menyinggung beberapa institusi yang mengelola Dapur SPPG di Kota Binjai. 

iklan peninggi badan
"Kami mengetahui jika institusi Kepolisian, Kejaksaan memiliki dapur MBG di Kota Binjai. Bahkan beberapa anggota Dewan juga memiliki dapur MBG. Kami berharap program yang katanya sangat mulia ini malah menjadi ajang korupsi," tegas Oza seraya meneriakkan MBG yang memiliki arti Mas Bowo Gagal, dan disambut dengan teriakan Turunkan Prabowo-Gibran dari jabatannya. 

Orator aksi lainnya, Zia Ulhaq, juga ikut menyoroti berbagai persoalan yang menimpa bangsa kita saat ini, sepertinya melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS, kenaikan BBM jenis Pertamax yang diumumkan tengah malam, serta persoalan lainnya. 

"Kami ada disini bukan atas dasar kebencian kepada Prabowo, tapi kami hadir karena cinta dengan negeri ini. Kami akan terus melawan sampai tuntutan kami dikabulkan. Diumumkannya Kenaikan BBM saat malam hari menimbulkan kecurigaan. Apakah ada yang bermain dalam hal ini," bebernya penuh tanya. 

Mahasiswa dari STIT Alwasliyah Binjai ini juga mendesak agar Walikota dan Ketua DPRD Binjai segera datang untuk menemui para pendemo. 

"Kalau mereka tidak hadir, kami akan terus bertahan disini. Jangan pada saat mereka buruh suara, mereka mengemis kepada kami. Tapi saat rakyat menjerit, mereka seolah bisu dan tuli," ujarnya. 

Oligarki dengan dalih memberi makan melalui program MBG juga ikut disorot oleh para pengunjukrasa. 

"Negara kita adalah negara demokrasi. Tapi kenapa disaat kita melakukan kritik, kita malah disebut tidak ada etika dan tidak memiliki sopan santun," ujar Orator aksi lainnya. 

Pengunjukrasa juga menegaskan jika Prabowo-Gibran tidak layak memimpin negeri ini. 

"Apakah layak Prabowo-Gibran menjadi seorang Presiden dan Wakil Presiden?! Kami sepakat bahwa hari ini mereka tidak layak. Kita saat ini dipimpin oleh rezim yang mengobral janji serta seorang anak haram dari hasil konstitusi," demikian ujar para pengunjukrasa. 

Dalam aksi ini, para pengunjukrasa mendapat pengawalan dari petugas kepolisian Polres Binjai. 
busana muslimah
Berita Terkini
Index
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later