Selasa, 22 Jun 2021 08:16

GMKI Turun Ke Jalan Tolak Perwa Pematangsiantar No 04 Tahun 2021

Pematang Siantar (utamanews.com)
Oleh: Sam
Senin, 10 Mei 2021 22:40
Istimewa
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun mengadakan aksi turun kejalan terkait kenaikan Nilai Jual objek Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan tahun 2021-2023, Senin 10 Mei 2021

Berdasarkan keputusan PERWA Kota Pematangsiantar No 04 tahun 2021 bahwa kenaikan NJOP tersebut melambung tinggi hingga 1000 persen. Hal itu membuat masyarakat kota Pematangsiantar merasa tercekik, yang dimana perekonomian masyarakat yang belum stabil karena imbas dari Pandemi Covid - 19.

Di samping itu juga proses penyusunan Peraturan Walikota Pematangsiantar No 04 tahun 2021 tersebut ternyata cacat prosedural , berdasarkan Peraturan Menteri keuangan No 208/PMK.07/2018 tentang pedoman penilaian pajak bumi dan bangungan perdesaan dan perkotaan pada pasal 4,5 dan 9. Oleh karena itu GMKI menilai PERWA Kota pematangsiantar No 04 tersebut cacat mekanisme dan prosedural dan tidak layak untuk di tetapkan menjadi peraturan.


Melihat situasi tersebut, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia cabang Pematansiantar-Simalungun turun ke jalan untuk menyuarakan keresahan tersebut. pantauan dari lokasi, Aksi tersebut dihadiri puluhan kader dengan tetap menaati dan menerapkan protokol kesehatan, GMKI Pematangiantar- Simalungun yang di Pimpin Oleh Theo Naibaho selaku pimpinan Aksi, yang dibantu oleh Kordiantor Lapangan Andry Napitupulu dan Natalia Silitonga, adapun Rute aksi tersebut melalui jalan Merdeka, lalu singgah ke Kantor Walikota dan Langsung ke Kantor DPRD Siantar.

Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun, Juwita Theresia Panjaitan menyampaikan kekecewaan kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar. "kami sangat kecewa melihat Pemerintah kami saat ini karena sudah tidak lagi Pro kepada rakyat kecil, karena di masa pandemi covid-19 ini pemerintah telah kehilangan hati nuraninya dengan menerapkan satu peraturan yang kami nilai sangat mencekik masyarakat kota pematangsiantar yang perekonomianyan rata-rata menegah kebawah.


Oleh karena itu selaku ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun menegaskan agar PERWA Kota pematangsiantar No 04 agar segera di cabut. Di saat yang sama Juwita juga mencetuskan "pada saat kami menyampaikan aspirasi serta kajian kami, Walikota malah tidak menyambut kami dengan baik, maka dari itu kami sangat kecewa kepada Walikota saat ini. GMKI sebagai control social dan agen perubahan, kami akan selalu mengawasi kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah kota," ucap Juwita

Menurut Theo Naibaho selaku Pimpinan Aksi , bahwa Perwa ini sudah cacat prosedural dan juga tidak memperhatikan dampak social Masyarakat. Yang tidak berlandaska pada PMK Nomor 208/PMK/07/2018 tentang PBB P-3 Khusus nya Pada pasal 4 & pasal 5 dan juga pada pasal 9, karena dijelaskan pada pasal 9 tersebut.." Ujar Theo

Andry napitupulu yang juga mahasiswa fakultas hukum ikut mengeluarkan pendapat nya. " Kami terkejut mendengar kabar soal kenaikan NJOP ini Karena di situasi pandemi sekarang ini timbul keresahan dan kegelisahan bagi masyarakat pematangsiantar akan kenaikan NJOP yang mencapai 1000 %. Kemudian setelah dibaca dan dikaji kembali, ternyata PERWA tersebut cacat prosedural dalam sistem pembentukan Peraturan Daerah/Walikota, dan juga jelas bahwasannya PERWA ini sama sekali tidak ada disosialisasikan kepada para masyarakat dan bahkan para pemerintah kota pematangsiantar, dan pada akhirnya timbul pertanyaan. Ada apa Walikota Pematangsiantar saat ini? "Tutur Andry"


Menurut Natalia terkait aksi GMKI PSS Menolak Perwa No.04 thn 2021 tentang penetapan NJOP hari ini sangat tidak sesuai dengan diharapkan. "Besar harapan kami ketika datang ke sasaran aksi seperti di kantor walikota hari ini disambut dengan kehangatan, ternyata kami hadir dengan harapan lalu kembali dengan harapan juga. "Kami turun ke jalan juga sesuai prosedur, Sebelum kami turun kejalan kami sudah layangkan surat,tetapi seakan-akan surat yang kami layangkan seperti kurang ditanggapi. Dikantor walikota juga kami tidak bertemu dengan walikota maupun wakilnya" Tambahnya.

 Orasi yang sama mereka sampaikan di kantor DPRD dan meminta DPRD melakukan pengawasan terhadap segala produk kebijakan yang dikeluarkan Pemko Pematangsiantar. Dalam hal ini mahasiswa diterima anggota DPRD Pematangsiantar, Netty Sianturi. Netty Sianturi yang juga Sekretaris Komisi II mengatakan bahwa pihaknya telah mempertanyakan terkait NJOP tersebut kepada pihak pihak terkait, lalu soal tuntutan mahasiswa ia akan menyamaikan kepada pimpinan DPRD.

Mendengarkan jawaban itu, mahasiswa sempat kesal karena harapan mereka sebelumnya untuk bisa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) tidak terealisasikan. Argumentasi antara mahasiswa dengan Netty Sianturi tidak dapat terelakkan. Namun mahasiswa merasa tidak mendapatkan solusi. Sedangkan Netty Sianturi memilih meninggalkan pengunjuk rasa.

Sebagai Statement penutup ketua GMKI Pematagsiantar-siamlungun menyampaikan bahwa GMKI akan terus mengkawal Perwa sampai selesai. lalu ia juga mengatakan bahwa akan melakukan segala upya dalam hal membela kepentingan rakyat.
Editor: Bungaran Saragih

T#g:GMKIPematangsiantar
Berita Terkait
  • Senin, 21 Jun 2021 21:21

    Dalami Penyelidikan Penembakan Wartawan, Polda Sumut Periksa 34 Saksi

    Direktorat (Dit) Reserse Kriminal Umum Polda Sumut terus mendalami penyelidikan terhadap kasus penembakan wartawan yang terjadi di Kabupaten Simalungun.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi

  • Senin, 21 Jun 2021 12:41

    Kecam Pembunuhan Wartawan, Massa Kelompok Jurnalis Demo Kantor Walikota dan Polres Pematangsiantar

    Ratusan massa yang terdiri dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Medan, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ikatan W

  • Senin, 21 Jun 2021 11:11

    Polres Pematang Siantar Lakukan Tes Urine Dadakan

    Polres Pematang Siantar melaksanakan Tes Urine dadakan untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba di kalangan Internal. Kegiatan dilaksanakan di depan ruangan Satresnarkoba Polres Pematang Siantar, Senin (

  • Jumat, 18 Jun 2021 16:48

    Menyambut HUT Bhayangkara ke-75, Polres Pematang Siantar Laksanakan Donor Darah

    Kapolres Pematang Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar SIK pimpin pelaksanaan kegiatan Donor Darah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-75 tahun pada 1 Juli 2021, di Aula Widya Sat

  • Kamis, 17 Jun 2021 20:07

    Satresnarkoba Polres Pematang Siantar Ringkus Pengedar Sabu

    Satresnarkoba Polres Pematang Siantar meringkus seorang pria yang diduga kerap mengedarkan Narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Mayjen Ricardo Siahaan Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kot

  • Senin, 14 Jun 2021 16:24

    Laporan PKL Mahasiswi FISIP USU di Lembaga Perlindungan Anak Pematangsiantar

    Mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU) bernama Novriani Tambunan, dengan Supervisor sekolah selaku pembimbing, Bapak Randa Putra Kasea, S.Sos., M.Kesos, telah selesai melaksanakan Praktek Kerja La

  • Senin, 14 Jun 2021 13:44

    Kerap Resahkan Warga, 2 Pelaku Pungli Diringkus Polres Pematang Siantar

    Satreskrim Polres Pematang Siantar meringkus 2 tersangka pungli yang kerap meresahkan masyarakat, bernama Asrizal Siregar (33) warga Jalan perak Kelurahan Baru Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang S

  • Minggu, 13 Jun 2021 10:43

    Perlunya Penerapan Konversi Sampah Di Kota Pematangsiantar

    Secara geografis, Kota Pematangsiantar berada diantara garis 2° 53' 20" -3° 01' 00" Lintang Utara dan 99° 1'00" - 99° 6' 35" Bujur Timur, dan berada tepat di tengah

  • Jumat, 11 Jun 2021 19:11

    Wali Kota Medan Terapkan Sistem Digitalisasi Untuk Menutup Peluang Korupsi

    Pemko Medan terus berupaya menutup peluang korupsi di lingkungan Pemko Medan, salah satunya dengan menerapkan sistem digitalisasi di berbagai sektor yang dianggap rawan terjadinya tindakan korupsi.Hal

  • Jumat, 11 Jun 2021 11:51

    Khairul Azmi, Pelaku Penganiayaan Diringkus Reskrim Polsek Siantar Barat

    Reskrim Polsek Siantar Barat berhasil meringkus seorang pelaku penganiayaan bernama Khairul Azmi alias Ucok (23) warga Bahjambi Desa Km, 17 Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sum

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak