Sabtu, 19 Sep 2020 03:17

Dunia Internasional Percaya Indonesia Mampu Jaga Perdamaian Papua

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Iman
Sabtu, 07 Sep 2019 20:27
Dok Pribadi
Teguh Santosa saat mengikuti kegiatan internasional
Kepercayaan dunia pada kemampuan masyarakat dan pemerintah Indonesia menjaga perdamaian di Papua sangat tinggi. Kepercayaan itu didasarkan pada fakta bahwa Indonesia adalah salah satu negara demokrasi terbesar di dunia yang memiliki peran besar dalam menjaga dan menegakkan perdamaian di banyak tempat di muka bumi.

Kepercayaan masyarakat dunia pada kemampuan kita menyelesaikan persoalan di Papua dan Papua Barat sangat tinggi. Bagaimanapun juga Indonesia adalah role model yang dalam berbagai kesempatan berhasil membuktikan bahwa demokrasi adalah formulasi terbaik untuk menyelesaikan benturan kepentingan.

Demikian antara lain pesan yang disampaikan dosen hubungan internasional dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Teguh Santosa, yang diterima redaksi, Sabtu (7/9/2019).

Pesan Teguh itu disampaikan sebagai respon atas pernyataan Komisioner Tinggi PBB untuk HAM (OHCHR) Michelle Bachelet. Menurut Teguh, pernyataan Bachelet yang disampaikan beberapa hari lalu dengan tegas memperlihatkan kepercayaan itu.


Dalam pernyataannya, Bachelet mengatakan terganggu dengan peningkatan kekerasan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, Indonesia, sejak Desember 2018. Kekerasan itu telah menelan korban di kalangan masyarakat sipil dan aparat keamanan.

Bachelet telah mendiskusikan persoalan ini dengan pihak otoritas di Indonesia dan mendorong pemerintah Indonesia untuk meningkatkan dialog dengan masyarakat Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan mendengarkan aspirasi mereka.

Selain itu, Bachelet juga meminta agar akses internet di kedua Provinsi itu bisa segera dipulihkan kembali. "Saya bisa menangkap keprihatinan Bachelet dalam pernyataannya. Seperti Michele Bachelet, kita semua prihatin dan saat ini ikut berupaya memulihkan keadaan," ujar Teguh.

Mantan Ketua bidang Luar Negeri PP Pemuda Muhammadiyah ini pernah berinteraksi dengan Komisi IV PBB yang menangani Politik Khusus dan Dekolonisasi. Pada tahun 2011 dan 2012 Teguh diundang menjadi petisioner sengketa Sahara Barat yang masuk dalam daftar non-self governing territories.


"Tidak ada Papua dalam daftar non-self governing territories dari Resolusi Majelis Umum PBB 1514 (1960). Tapi upaya beberapa negara mengintervensi daftar itu dan memasukkan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, Indonesia, ke dalamnya memang cukup serius," ujar Teguh.

Mantan Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini juga mengatakan, pemerintah Indonesia harus mampu memberikan bingkai umum yang pas. Perlu ada pesan kunci yang konsisten bahwa apa yang terjadi dengan Papua dan masyarakat Papua bukanlah rasialisme atau rasisme.

Buktinya, tidak ada satu pun produk hukum di Indonesia yang menempatkan masyarakat Papua sebagai kelompok masyarakat yang berbeda dari kelompok masyarakat lain di Indonesia.

Banyak tokoh Papua yang menempati posisi penting di lembaga eksekutif dan legislatif baik di tingkat nasional maupun lokal, juga di TNI dan di Polri.

Persoalan yang dihadapi masyarakat Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat secara umum sama dengan yang dialami masyarakat di tempat-tempat lain di Indonesia, yakni ketimpangan dan ketidakadilan pembangunan, mismanajemen pemerintahan, korupsi yang massif, dan sebagainya.

Teguh juga mengatakan perlu memberi kesempatan kepada tokoh-tokoh Papua untuk menjadi "juru bicara" yang menjelaskan situasi di Papua dan Papua Barat.

"Layar informasi jangan didominasi wajah-wajah yang bisa memunculkan keraguan di tengah masyarakat Indonesia, warga Papua, dan juga komunitas global," tutur Teguh.
Editor: Sam

T#g:doseninternasionalTeguh SantosaUIN
Berita Terkait
  • Minggu, 13 Sep 2020 16:33

    KITA Sumut, Merajut Kebhinekaan Di Tengah Pandemi COVID-19

    Berbeda dengan adanya elemen yang menyuarakan aspirasi melalui kegiatan seperti unjuk rasa, pengumpulan kerumunan massa, dan kegiatan serta pernyataan provokatif yang dapat meresahkan hingga membingun

  • Senin, 24 Agu 2020 08:24

    Susah Buka Program Studi Umum, 10 Rektor UIN Temui Pimpinan DPD RI

    Merasa kesulitan dan alami hambatan untuk membuka program studi umum dan terapan, 10 Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) temui pimpinan DPD RI. Dalam pertemuan di rumah dinas Ketua DPD RI itu, 10 ka

  • Jumat, 21 Agu 2020 22:21

    Wagub Harapkan Alumni UINSU Berperan Wujudkan Sumut Bermartabat

    Sebagai agen perubahan, para mahasiswa yang telah diwisuda diharapkan dapat hadir di tengah masyarakat dan memberi kontribusi yang nyata. Khususnya pada pembangunan daerah dalam upaya mewujudkan Sumat

  • Sabtu, 11 Jul 2020 21:11

    Gubernur Berharap Lebih Banyak Lagi Lahir Guru Besar di Sumut

    Guru besar sangat berperan dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kewibawaan akademik perguruan tinggi, serta dipandang sebagai sosok mumpuni dalam komunitas akademik yang akan menjaga pemahaman bida

  • Selasa, 07 Jul 2020 14:17

    Pemko Tebing Tinggi Ajukan Beasiswa Untuk 295 Mahasiswa UINSU

    Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengajukan permohonan beasiswa bagi mahasiswa Kota Tebing Tinggi yang kuliah di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Permohonan tersebut disampaikan Wali

  • Rabu, 17 Jun 2020 19:37

    Persiapkan Hadapi New Normal, Akhyar Jalin Diskusi dengan UINSU

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi gencar melakukan kunjungan ke beberapa Perguruan Tinggi guna berdiskusi dan meminta masukan kepada akademisi jelang penerapan fase normal

  • Minggu, 22 Mar 2020 09:22

    Jubir Penanganan Corona: Klorokuin, obat untuk penyembuhan, bukan pencegahan

    Achmad Yurianto, mengkonfirmasi bahwa pemerintah sudah mulai mendatangkan obat yang secara evidence based, secara pengalaman, digunakan oleh negara yang lain dan memberikan respons yang positif.

  • Sabtu, 14 Mar 2020 17:34

    UINSU Buka Jurusan FKM Di Tebing Tinggi, Sapma PP: Kerja Nyata Pemko

    Satuan Siswa, Pelajar & Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Tebing Tinggi mengapresiasi kinerja Pemko Tebing Tinggi dalam rangka membangun kualitas SDM mencapai SDM unggul Indonesia Maju dan m

  • Jumat, 21 Feb 2020 22:01

    Bupati Labuhanbatu Tandatangani MOU Bersama UIN Sumatera Utara

    Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT Melakukan penandatanganan MOU (Memorandum Of Understanding) atau perjanjian kerjasama dengan Universitas Islam Negri (UIN) Sumatera Utara, Jum'a

  • Minggu, 08 Des 2019 16:38

    KOPRI PKC PMII Sumut: Perempuan Berperan Penting Dalam Menangkal Paham Radikal

    Korps Putri Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI PKC PMII) Sumut mengadakan dialog publik dengan tema, "Menanamkan  Paham Nasionalisme Dalam Menangkal Paham Rad

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak