Selasa, 25 Jun 2019 23:58
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Dosen Lebanon: "Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham radikal"

STAIBR Sibuhuan Gelar Seminar Internasional

Dosen Lebanon: "Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham radikal"

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Kamis, 13 Apr 2017 10:45
Maulana Syafii
DR. Syaik Fadi Alamuddin Albeiruty Dosen Global University Lebanon, didampingi Ketua PC NU Palas/Pimpinan STAIBR Sibuhuan, Drs. H. Syafaruddin, MA, sedang memaparkan makalah berbahasa arab pada kegiatan Seminar Internasional.
Mengusung tema, mengokohkan pemahaman Islam ala manhaj Aswaja di tengah tantangan ideologi global, Sekolah Tinggi Agama Barumun Raya (STAIBR) menggelar kegiatan Seminar Internasional, dengan menghadirkan pembicara utama DR. Syaik Fadi Alamuddin Albeiruty Dosen Global University Lebanon, bertempat di gedung aula STAIBR, Rabu (12/4).

"Tujuan digelarnya seminar internasional ini adalah, sebagai study banding bagi kaum muslim di Indonesia yang menganut faham Aswaja khususnya dan masyarakat secara umum, agar tidak mudah menerima faham-faham baru yang belakangan ini kian marak berkembang, ternyata merupakan faham radikalisme," ungkap Pimpinan STAIBR Drs. H. Syafaruddin, MA didampingi Ketua Panitia, Ismail Nasution, Lc, MTH.

"Seperti yang terjadi di negara-negara Arab, hanya karena perbedaan faham, sampai terjadi perang saudara. Selain itu, faham-faham baru yang cenderung radikal tersebut, sangat mudah sekali mengkafirkan ummat Islam. Makanya, kita sangat berbahagia sekali, pada seminar internasional ini bisa langsung hadir pembicara dari Dosen Global University, Lebanon," ujarnya.

Kegiatan seminar kali mendapat sambutan hangat dari masyarakat Palas, khususnya masyarakat di Kecamatan Barumun. Terlihat hadir di acara itu, Kakan Kemenag Palas, Ketua MUI Palas, sejumlah tokoh masyarakat Palas, pengurus organisasi PC NU Palas dan organisasi banom-banomnya, serta kalangan akademisi dan mahadiswa STAIBR Sibuhuan.

Sebagai pembicara utama, DR. Syaikh Fadi Alamuddin Albeiruty dari Negara Lebanon, dalam pemaparan makalahnya dengan berbahasa arab, didampingi oleh penterjemah Akmal Marzuki Harahap. Beliau menghimbau kepada ummat muslim Indonesia, agat tidak mudah terprovokasi dengan faham-faham baru yang berkembang di masyarakat, seperti faham Khawarij, Syi'ah dan lainnya.

"Memang, faham-faham tersebut, sampai saat ini masih berkembang di negara-negara Arab. Tetapi, trik-trik dari faham-faham baru tersebut, saat ini sudah masuk ke Indonesia. Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham baru tersebut," sebutnya dalam logat Arab, yang dijelaskan oleh penterjemah.

"Faham Aswaja, adalah faham atau organisasi NU yang menyebarkan faham Aswaja ini, sangat menjunjung tinggi sikap kedaulatan dan kebersamaan ummat. Kalau faham-faham yang lainnya, itu sangat mudah sekali mengkafirkan atau memuhafikkan kaum muslim yang lainnya," paparnya.

Diakuinya, bahwa keadaan faham Aswaja yang berkembang di Negara Lebanon, itu sama dengan faham Aswaja NU di Negara Indonesia. "Faham Aswaja yang kita anut, itu tidak mudah mengkafirkan ataupun memunafikkan ummat muslim yang lainnya," tegasnya.

Oleh sebab itu, lewat kegiatan ini diharapkannya ummat muslim di Indonesia, khususnya di Kabupaten Palas, agar terus menjaga dan mengamalkan tradisi-trafis faham Aswaja di tengah masyarakat. Agar faham-faham baru, atau aliran radikalisme yang dapat memancing permusuhan ummat, bahkan dapat memicu perang saudara seperti yang terjadi di negara-negara Arab, dapat diantisipasi dan diminimalisir sejak dini, pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:IslamLEBANONtoleransi
Berita Terkait
  • Selasa, 11 Jun 2019 03:11

    Bersatulah Kembali Indonesiaku

    Pemilu yang melelahkan dengan tensi politik tinggi telah selesai. KPU sudah menyelesaikan rekapitulasi nasional Pileg dan Pilpres, dan telah diumumkan pada 21 Mei 2019 yang lalu. Penetapan presiden da

  • Minggu, 02 Jun 2019 00:02

    Pasukan Garuda dan FCR Prancis Gelar Latihan Bersama di Lebanon

    Dalam rangka membangun hubungan yang kokoh sebagai pasukan perdamaian di Lebanon, Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) y

  • Sabtu, 20 Apr 2019 14:10

    Kawal Hasil Pemilu 2019 Tanpa Provokasi, Demi Persatuan & Keberlanjutan Kepemimpian Nasional Serta Pembangunan Indonesia

    Negeri ini dibangun oleh para founding fathers dengan dan dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.

  • Rabu, 17 Apr 2019 09:17

    Survei Indikator Tunjukkan Jokowi Lebih Unggul di Kalangan Pemilih Islam

    Masih ingat tahun 2014 lalu pemilih muslim condong mendukung Prabowo? Ternyata sekarang kondisi sudah berubah karena pemilih muslim kini lebih condong ke Jokowi dari pada Prabowo.

  • Senin, 15 Apr 2019 05:55

    Jokowi ajak Arab Saudi kerja sama syiarkan Islam toleran

    Presiden Jokowi dalam pertemuannya dengan Menteri Muda Urusan Luar Negeri  Kerajaan Arab Saudi Adel Al Jubeir di Royal Guest House, Riyadh, Minggu (14/4/2019), mengajak Arab Saudi bekerja sama da

  • Rabu, 20 Mar 2019 15:00

    Kepala Staf Umum TNI Ikuti Ceramah Rohani Islam

    Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto bersama segenap Prajurit dan PNS Mabes TNI serta Ibu-ibu Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) mengikuti ceramah rohani Isl

  • Rabu, 13 Mar 2019 10:43

    GP Ansor Deli Serdang Sajikan 'Jamuan Makan Malam' untuk Sugi Nur

    Menyikapi akan hadirnya Sugi Nur Raharja di Kabupaten Deli Serdang dalam berbagai kegiatan orasi politik yang dibalut dalam Politisasi Agama, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Deli Serdang aka

  • Sabtu, 23 Mar 2019 03:23

    Mari Kembali Memupuk Semangat Toleransi di Indonesia

    Perbedaan merupakan sesuatu yang wajar, dengan berbagai banyak pulau, Indonesia memiliki keanekaragaman suku, budaya, bahasa dan dialeg. Tarian tradisionalpun bermacam-macam, namun semua itu barsatu d

  • Jumat, 08 Mar 2019 11:08

    Hadirkan Islam Sejuk, Ribuan Dai Ikrar Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

    Seribuan mubalig yang tergabung dalam organisasi Ikhwanul Mubalighin (IM) se- Bogor Raya mengikrarkan dukungan dan kesediaan untuk bergerak memenangkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma

  • Jumat, 01 Feb 2019 14:31

    Satgas Indobatt Konga XXIII-M Gelar Education Program di Lebanon Selatan

    Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis Tentara Nasional Indonesia (Satgas Yonmek TNI) Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indonesian Battalion

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak