Selasa, 22 Jan 2019 06:18
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Dosen Lebanon: "Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham radikal"

STAIBR Sibuhuan Gelar Seminar Internasional

Dosen Lebanon: "Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham radikal"

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Kamis, 13 Apr 2017 10:45
Maulana Syafii
DR. Syaik Fadi Alamuddin Albeiruty Dosen Global University Lebanon, didampingi Ketua PC NU Palas/Pimpinan STAIBR Sibuhuan, Drs. H. Syafaruddin, MA, sedang memaparkan makalah berbahasa arab pada kegiatan Seminar Internasional.
Mengusung tema, mengokohkan pemahaman Islam ala manhaj Aswaja di tengah tantangan ideologi global, Sekolah Tinggi Agama Barumun Raya (STAIBR) menggelar kegiatan Seminar Internasional, dengan menghadirkan pembicara utama DR. Syaik Fadi Alamuddin Albeiruty Dosen Global University Lebanon, bertempat di gedung aula STAIBR, Rabu (12/4).

"Tujuan digelarnya seminar internasional ini adalah, sebagai study banding bagi kaum muslim di Indonesia yang menganut faham Aswaja khususnya dan masyarakat secara umum, agar tidak mudah menerima faham-faham baru yang belakangan ini kian marak berkembang, ternyata merupakan faham radikalisme," ungkap Pimpinan STAIBR Drs. H. Syafaruddin, MA didampingi Ketua Panitia, Ismail Nasution, Lc, MTH.

"Seperti yang terjadi di negara-negara Arab, hanya karena perbedaan faham, sampai terjadi perang saudara. Selain itu, faham-faham baru yang cenderung radikal tersebut, sangat mudah sekali mengkafirkan ummat Islam. Makanya, kita sangat berbahagia sekali, pada seminar internasional ini bisa langsung hadir pembicara dari Dosen Global University, Lebanon," ujarnya.

Kegiatan seminar kali mendapat sambutan hangat dari masyarakat Palas, khususnya masyarakat di Kecamatan Barumun. Terlihat hadir di acara itu, Kakan Kemenag Palas, Ketua MUI Palas, sejumlah tokoh masyarakat Palas, pengurus organisasi PC NU Palas dan organisasi banom-banomnya, serta kalangan akademisi dan mahadiswa STAIBR Sibuhuan.

Sebagai pembicara utama, DR. Syaikh Fadi Alamuddin Albeiruty dari Negara Lebanon, dalam pemaparan makalahnya dengan berbahasa arab, didampingi oleh penterjemah Akmal Marzuki Harahap. Beliau menghimbau kepada ummat muslim Indonesia, agat tidak mudah terprovokasi dengan faham-faham baru yang berkembang di masyarakat, seperti faham Khawarij, Syi'ah dan lainnya.

"Memang, faham-faham tersebut, sampai saat ini masih berkembang di negara-negara Arab. Tetapi, trik-trik dari faham-faham baru tersebut, saat ini sudah masuk ke Indonesia. Saya tidak mau, kaum muslimin di Indonesia menjadi korban faham-faham baru tersebut," sebutnya dalam logat Arab, yang dijelaskan oleh penterjemah.

"Faham Aswaja, adalah faham atau organisasi NU yang menyebarkan faham Aswaja ini, sangat menjunjung tinggi sikap kedaulatan dan kebersamaan ummat. Kalau faham-faham yang lainnya, itu sangat mudah sekali mengkafirkan atau memuhafikkan kaum muslim yang lainnya," paparnya.

Diakuinya, bahwa keadaan faham Aswaja yang berkembang di Negara Lebanon, itu sama dengan faham Aswaja NU di Negara Indonesia. "Faham Aswaja yang kita anut, itu tidak mudah mengkafirkan ataupun memunafikkan ummat muslim yang lainnya," tegasnya.

Oleh sebab itu, lewat kegiatan ini diharapkannya ummat muslim di Indonesia, khususnya di Kabupaten Palas, agar terus menjaga dan mengamalkan tradisi-trafis faham Aswaja di tengah masyarakat. Agar faham-faham baru, atau aliran radikalisme yang dapat memancing permusuhan ummat, bahkan dapat memicu perang saudara seperti yang terjadi di negara-negara Arab, dapat diantisipasi dan diminimalisir sejak dini, pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:IslamLEBANONtoleransi
Berita Terkait
  • Senin, 21 Jan 2019 12:21

    KBRI Beirut Siap Mendukung Pelaksanaan Umroh Personel Konga XXIII-M

    Kesempatan untuk melaksanakan Ibadah Umroh bagi personel yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian seakan terbuka lebar, terlebih bagi personel TNI yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian

  • Kamis, 17 Jan 2019 13:27

    Prajurit dan PNS Mabes TNI Ikuti Ceramah Rohani Islam

    Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. bersama segenap Prajurit dan PNS Mabes TNI serta Ibu-ibu Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA)

  • Kamis, 17 Jan 2019 08:57

    Perbedaan Sebagai Kunci Toleransi Indonesia

    Belakangan, spanduk penolakan gereja di Jagakarsa, Jakarta Selatan viral beredar di media sosial. Dalam spanduk tersebut, tertulis bahwa warga Jagakarsa menolak gereja mengingat mayoitas penduduk di d

  • Senin, 14 Jan 2019 13:54

    Dinas Pendidikan Labuhanbatu Gelar Tabligh Akbar dan Silahturahmi Guru Pendidikan Agama Islam

    Dinas Pendidikan gelar tabligh akbar sekaligus silahturahmi guru-guru Pendidikan Agama Islam (PAIS) tingkat SD se-Kabupaten Labuhanbatu dengan tema "Mari kita tingkatkan ukhuwah islamiyah antar sesama

  • Senin, 07 Jan 2019 16:27

    Aksi Drumband Prajurit TNI Konga XXIII-M Pukau Warga Touline Lebanon

    Aksi Drumband Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis Tentara Nasional Indonesia (Satgas Yonmek TNI) Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indones

  • Kamis, 27 Des 2018 09:27

    Drumband Satgas Yonmek XXIII-M/Unifil Meriahkan Natal di Lebanon Selatan

    Memenangkan hati dan pikiran rakyat merupakan salah satu cara untuk dapat menunjang keberhasilan setiap pelaksanaan tugas bagi prajurit TNI, terlebih bangsa Indonesia merupakan Negara yang menganut si

  • Jumat, 28 Des 2018 10:28

    Pandangan Islam Tentang Pemilihan Umum

    Pemilu merupakan salahsatu implementasi prinsip kedaulatan rakyat. Melalui Pemilu rakyat ikut menentukan siapa yang terbaik bagi mereka untuk menjadi wakil rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Presiden Da

  • Minggu, 23 Des 2018 05:23

    Pasukan Garuda XXIII-M Berikan Tali Asih Natal Bagi Anak-Anak di Lebanon

    Pasukan Garuda Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) yang tengah melaksanakan misi sebagai pasukan perdamaian di bawah naunga

  • Sabtu, 22 Des 2018 18:12

    Penmil PTRI Kunjungi Prajurit TNI Konga XXIII-M/Unifil di Lebanon Selatan

    Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si, mengunjungi Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Ba

  • Jumat, 21 Des 2018 19:51

    Panglima TNI Sambut Satgas TNI Konga UNIFIL Lebanon dan UNAMID Darfur TA 2018

    Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A.,M.B.A., mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyambut Satgas TNI Konga UNIFIL Lebanon dan UNAMID Darfur TA 2

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak