Rabu, 18 Sep 2019 03:07
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Dirikan Rumah Belajar Marhaen, GMNI Pematangsiantar tanamkan nasionalisme pada anak

Dirikan Rumah Belajar Marhaen, GMNI Pematangsiantar tanamkan nasionalisme pada anak

Pematangsiantar (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Senin, 19 Agu 2019 19:29
Istimewa
Peresmian Rumah Belajar Marhaen
Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tanggung jawab dari seluruh elemen anak bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa Indonesia. Dalam hal ini GMNI Pematangsiantar ingin berpartisipasi dalam mencerdaskan anak bangsa dengan membentuk Rumah Belajar Marhaen, yang bertujuan untuk mengajarkan nasionalisme anak sejak dini.

Rumah Belajar Marhaen ini diresmikan pagi tadi, Senin (19/8/2019).

Sarinah Elma Purba Koordinator Rumah Belajar Marhaen mengatakan, "Kami mengutip salah satu lembaga survei yang  menyampaikan fakta tentang rendahnya budaya literasi di Indonesia yaitu Programe for international student Assessment (PISA) yang menyebutkan bahwa pada tahun 2012 budaya literasi Indonesia, menempati urutan ke-64 dari 65 negara yang disurvei. Ini yang menjadi semangat kita untuk bisa membantu para generasi anak bangsa yang membutuhkan bimbingan serta arahan demi masa depan anak anak Huta Lima Rambung Merah kecamatan Siantar ini."

"Ini merupakan upaya dari GMNI Pematang Siantar dalam membangkitkan semangat literasi dan juga menanamkan nasionalisme anak sejak dini kepada anak Rambung Merah", ungkapnya.


Sementara itu, Ketua DPC GMNI Pematangsiantar Bung Samuel Tampubolon menyampaikan bahwa GMNI Pematangsiantar merasa cukup prihatin karena akhir-akhir ini beberapa elemen anak bangsa yang masih terkotak oleh perbedaan suku, ras dan agama, yang seharusnya perbedaan itu menjadi kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi perkembangan zaman kedepan, dan juga masih banyaknya oknum yang ingin menggantikan ideologi bangsa Indonesia menjadi ideologi lain dan lain sebagainya.

"Kami menganalisis bahwa kejadian ini terjadi dikarenakan kurang tertanamnya nasionalisme yang luas di setiap anak bangsa sejak dini sehingga ketika kita dibenturkan dengan persoalan tersebut, maka kita akan saling menghujat kepada sesama anak bangsa. Untuk itu kami mencoba hadir untuk menanamkan nasionalisme anak sejak dini melalui program Rumah Belajar Marhaen Rambung Merah", katanya.


Wadah ini dimaksudkan untuk membantu para generasi anak bangsa yang membutuhkan bimbingan serta arahan demi masa depan anak, khususnya anak Huta Lima Rambung Merah kecamatan Siantar ini. Tenaga pengajar di Rumah Belajar Marhaen ini terdiri dari beberapa anggota dan kader serta partisipan GMNI yang sudah mengikuti dan lulus Training of Trainer.

Camat Siantar melalui Hariani Siregar dalam sambutannya mengatakan, bahwa pihak kecamatan sangat mengapresiasi progam Rumah Belajar yang digagasi oleh GMNI Pematangsiantar.

Hariani mengintruksikan agar setiap masyarakat Huta Lima dan pemerintah setempat untuk ikut mendukung berjalannya program Rumah Belajar Marhaen Rambung Merah.

Pada penutupan acara, perwakilan kecamatan Siantar, Ketua DPC GMNI Pematangsiantar, Koordinator Rumah Belajar Marhaen dan Sekretaris Nagori Huta Lima Baroar Nasution dan disaksikan seluruh masyarakat yang hadir pada acara tersebut melakukan pengguntingan pita sebagai pertanda bahwa Rumah Belajar Marhaen sudah resmi berdiri serta melakukan kegiatan pendidikan di daerah Rambung Merah.
Editor: Bungaran Saragih

T#g:GMNILiterasiMarhaenPematangsiantar
Berita Terkait
  • Jumat, 06 Sep 2019 08:26

    Yonglani membantah telah menganiaya A Mei

    Yonglani Damanik alias Yek Yong, pengusaha Restoran Internasional di Jalan Gereja Kota Pematang Siantar mengklarifikasi adanya pemberitaan di sejumlah media yang menuding dirinya melakukan penganiayaa

  • Jumat, 16 Agu 2019 16:46

    DPC GMNI Labuhanbatu Sampaikan Rasa Duka dan Himbau Kader Cipayung Plus agar Tidak Menodai Demokrasi

    Video Peristiwa terbakarnya Aparat Kepolisian Saat mengamankan Massa Aksi dari Organisasi Cipayung Plus di Cianjur dirasa tidak sesuai dengan Citra Mahasiswa dan  menodai Nilai-nilai demokrasi da

  • Sabtu, 27 Jul 2019 09:17

    GESIT Akan Gelar Diskusi Ajak Netizen Lawan Hoax dan Posting Konten Positif di Medsos Demi Persatuan dan Kemajuan Bangsa

    Keberadaan warganet diharapkan dapat berkontribusi terhadap suksesnya kemajuan bangsa, salah satunya saat ini melalui perannya ikut mengawal jalannya demokrasi yang konstruktif terutama di ruang media

  • Sabtu, 20 Jul 2019 12:10

    DPD KNPI Siantar Apresiasi Polda OTT Pejabat Kota Pematangsiantar

    Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada dugaan kasus pungutan liar atau pemotongan insentif 15% petugas pemungut pajak Badan Pengelola Keuangan Dae

  • Sabtu, 20 Jul 2019 11:10

    Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut Kembali Geledah Kantor BPKD Siantar

    Tim Unit IV Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan pengembangan kasus pungli, dan kembali mengeledah kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematang Siantar, Jumat (19/7/20

  • Jumat, 19 Jul 2019 22:49

    Dua Penginjil (Missionaris) dari India Kunjungi GMKI Pematangsiantar-Simalungun

    Dua orang penginjil (Missionaris) Mr.Sunit Ekka dan Mr. Sanjay Guru, mengunjungi Student Center (SC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar- Simalungun, Jum'at (19/7). Kunjung

  • Selasa, 09 Jul 2019 14:39

    GMKI Pematangsiantar-Simalungun Galang Dana untuk Korban Kebakaran

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun melakukan kegiatan penggalangan dana terhadap korban yang terkena musibah kebakaran. Lokasi kebakaran tersebut terjadi di Jalan Ma

  • Kamis, 27 Jun 2019 18:47

    Front Justice Demo Kejaksaan dan Walikota Pematangsiantar

    Puluhan massa dari Front Justice (FJ), yang merupakan paguyupan pemuda, mahasiswa dan rakyat bersuara demi penegakan hukum dan keadilan di Kota Pematangsiantar, melakukan unjuk rasa ke Kantor Kejaksaa

  • Minggu, 23 Jun 2019 07:33

    GMKI Gelar Diskusi Bertema "Relasi Tata Kota dengan Hegemoni Kapitalisme Di Pematangsiantar"

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun melakukan Diskusi dengan Tema "Relasi Tata Kota dengan Hegemoni Kapitalisme di Pematangsiantar", Sabtu, 22 Juni 2019.Sekbid

  • Kamis, 20 Jun 2019 20:40

    Front Justice Demo Kejari, Polres dan Walikota Pematangsiantar

    Puluhan massa dari Front Justice (FJ), paguyupan pemuda, mahasiswa dan rakyat bersuara demi penegakan hukum dan keadilan di Kota Pematangsiantar, melakukan unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri Kota P

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak