Sabtu, 24 Agu 2019 16:58

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Adakan Lomba Laga Bongak

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Jumat, 14 Des 2018 20:34
Junaidi
Lestarikan bahasa asli yang umumnya disebut dengan bahasa Bilah dan Panai sebagai 'lingua franca' daerah pesisir Kabupaten Labuhanbatu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan gelar lomba 'laga bongak' yang berlangsung di Steak Kampoeng Belakang Cindelaras Rantauprapat, Jum'at (14/12/2018).

Plt Bupati H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT dalam hal ini diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan H. Nasrullah, SH, M.AP mengatakan, laga bongak ini adalah salah satu tradisi zaman dulu yang sudah mulai menghilang, yang perlu dibangkitkan kembali, tetapi dalam artian yang positif. 

"Ini adalah upaya kita bersama untuk melestarikan tradisi dan budaya di Labuhanbatu yang mulai hilang, kepada Kepala Dinas kiranya kegiatan seperti harus terus ditingkatkan, bukan hanya laga bongak saja, tetapi tradisi lainya juga perlu diadakan perlombaan," ujar Nasrullah.

Menurutnya, mengenai bahasa daerah Panai umumnya akan dituju langsung pada bahasa dan kebudayaan di Labuhanbatu, karena sebagai pembentuk karakter dan jati diri masyarakat, sehingga mempunya nilai-nilai luhur budaya yang dapat meningkatkan keanekaragaman bahasa dan budaya.


Selanjutnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ir. H. Leo Sunarta M.MA menjelaskan, kegiatan perlombaan ini bertujuan untuk melestarikan dan mengangkat kembali bahasa bilah dan panai sebagai bahasa daerah Labuhanbatu, dengan harapan semua lapisan masyarakat tetap dapat menggunakan bahasa daerah sebagai bentuk kearipan lokal dan pusaka leluhur yang bertuah.

"Lomba debat balaga bongak tidak hanya digunakan sebagai tameng bahasa pemersatu saja, namun juga sebagai wadah atau sarana penyaluran  dan pembinaan serta pengembangan bahasa bilah panai sebagai bahasa yang aktif dalam keseharian dan menjadi identitas masyarakat Labuhanbatu," ungkap Leo Sunarta.

Menurut Leo Sunarta, tujuan dari kegiatan Lomba Laga Bongak ini adalah awal untuk melestarikan sejarah dan budaya Labuhanbatu, karena dengan berkembangnya zaman maka lambat laun akan menghilang ciri khas daerah Labuhanbatu tersebut. "Inilah upaya kita bagaimana kedepan ini dapat ditingkatkan dan juga menjadi perhatian bagi kita semua untuk berpartisipasi, kalau ini tidak kita lakukan pasti ketinggalan zaman, inilah salah satu langkah awal yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu sebagaimana yang diatur oleh undang-undang nomor 43 tahun 2007 sebagai pusat rekaman sejarah dan budaya. Perpustakaan bukan hanya tempat mengumpul buku dan tempat membaca buku saja", katanya.

Adapun peserta lomba tersebut terdiri dari 7 tim dengan masing-masing tim berjumlah 4 orang yang berasal dari 6 Kecamatan yakni, Bilah Hulu, Pangkatan, Bilah Hilir, dan Rantau Selatan, serta juri dari Universitas Sumatera Utara Prof. Wan Syaifuddin,  M.A.,Ph.D. Sementara dari Labuhanbatu, Zen Azhari, SPd, MM, dan Yasmir Chaniago. 

Dalam kesempatan itu Leo Sunarta sangat menyayangkan ternyata ada 3 Kecamatan yang tidak turut berpartisipasi dalam kegiatan lomba ini dan tidak mengirimkan peserta, yaitu Kecamatan Rantau Utara, Bilah Barat dan Kecamatan Panai Hilir.

Editor: Boraspati

T#g:BahasaBudayaLabuhanbatu
Berita Terkait
  • Jumat, 23 Agu 2019 06:23

    Sabrina Berharap Sejarah Kesultanan Bilah Dibukukan

    Para sejarawan dan pemerhati budaya diharapkan segera melakukan riset dan membukukan sejarah Kesultanan Bilah. Sehingga para generasi muda saat ini dan generasi mendatang mengetahui tentang sejarah Ke

  • Minggu, 18 Agu 2019 17:08

    200 Racer Ikuti Road Race Di Eks Terminal Adam Malik Rantauprapat

    Sedikitnya 200 racer mengikuti "Labuhanbatu Merdeka Road Race", yang digelar Minggu (18/08/2019) di eks Terminal Padang Bulan, Rantauprapat, Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.Road race ini mempereb

  • Jumat, 16 Agu 2019 17:06

    Usai Ditemui TIM KPAD Labura, Koko Ardiansyah: Saya Sudah Lebih Tenang dan Lega

    Viralnya di media sosial berita tentang adanya pergantian secara sepihak anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) kabupaten Labuhanbatu dalam rangka perayaan tahunan Hari Ulang Tahun Republik Indon

  • Senin, 12 Agu 2019 19:12

    Pemkab Labuhanbatu Sembelih 38 Ekor Hewan Qurban Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019 M

    Dalam rangka merayakan hari raya Idul Adha 1440 H /2019 M, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, menyembelih hewan qurban sebanyak 38 ekor, sebelas ekor diantaranya disembelih di halaman kantor B

  • Minggu, 11 Agu 2019 23:11

    Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019 M, Kodim 0209/LB, Sembelih Hewan Qurban Lima Ekor Sapi

    Sebagai wujud kedekatan TNI dengan rakyat dan selalu bersama rakyat, Kodim 0209/LB, di momentum Hari Raya Idul Adha sembelih lima ekor hewan qurban, Minggu (11/08/2019).Daging hewan qurban tersebut di

  • Minggu, 11 Agu 2019 15:11

    Polres Labuhanbatu Sembelih Hewan Kurban 12 Sapi dan 3 Domba

    Dalam rangka merayakan hari hari raya Idul Adha 1440 H/2019 Masehi, Minggu (11/8/2019), Polres Labuhanbatu di bawah pimpinan AKBP Frido Situmorang melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 12 e

  • Minggu, 11 Agu 2019 14:51

    Plt Bupati Labuhanbatu Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1440 H/2019 Masehi

    Plt Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT didampingi Ketua TP PKK Labuhanbatu, Ny Rosmanidar Hasibuan Andi Suhaimi, bersama Sekdakab Ahmad Muflih, SH. MM, unsur Forkopimda Labuhanbatu

  • Sabtu, 10 Agu 2019 13:10

    DPRD Setujui Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Labuhanbatu TA 2019

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu setelah melalui pembahasan bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu maupun Organisasi Perangkat Daerah telah sepakat dan

  • Sabtu, 10 Agu 2019 12:30

    KPK RI Gelar Monev Rencana Aksi dan Pencegahan Korupsi Terintegrasi Di Labuhanbatu

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia gelar rapat monitoring dan evaluasi rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi tahun 2019 di Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan tersebut berlangsun

  • Jumat, 09 Agu 2019 22:39

    Wali Kota: Pertahankan Kawasan Cagar Budaya

    Mempertahankan kawasan sekitar Istana Maimun, Taman Sri Deli dan Masjid Raya Al Mashun sebagai kawasan cagar budaya terus dilakukan Pemko Medan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini dilakukan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak