Jumat, 03 Jul 2020 02:34
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Dihamili, Bunga Rantau Selatan Minta AG Penuhi Janji Biaya Hidup Anak dan Dirinya

Dihamili, Bunga Rantau Selatan Minta AG Penuhi Janji Biaya Hidup Anak dan Dirinya

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Rabu, 03 Jun 2020 13:43
Istimewa
Bunga (20) nama samaran, warga Labuhanbatu yang berdomisili di kecamatan Rantau Selatan, merasa kecewa dan meminta AG (43) yang tinggal di jalan Cut Nyak Dien Rantauprapat kecamatan Rantau Utara, agar memenuhi janjinya memberikan biaya hidup dia dan anak yang baru dilahirkan.

Hal itu diungkapkan Bunga saat dikonfirmasi awak media di kediamannya di kelurahan Bakaranbatu, Selasa (2/6/20) sekira pukul 19.00 Wib.

Dikatakannya, pria paruh baya tersebut, AG telah menghamili dirinya dan diduga lari dari tanggung jawab karena tidak menepati janjinya untuk memenuhi biaya kebutuhan hidup dan biaya melahirkan anak yang telah dikandungnya selama ini hasil dari hubungan diluar nikah bersama AG.

Menurut Bunga, awal pertemuan dengan AG melalui temanya berinisial Ris. Saat itu ia dijemput Ris dari rumah dan dibawa bertemu dengan AG, awal bulan Agustus 2019 lalu.


"Saya dijemput teman saya Ris (19) selanjutnya dibawa berkenalan dengan AG di salah satu Rumah Makan di jalan HM Said Rantauprapat, lalu setelah bertemu dan diiming imingi sesuatu, AG membawa saya ke salah satu Hotel di Labuhanbatu dan melakukan hubungan layaknya suami istri dan semenjak kejadian itu, saya dan AG menjalin hubungan sampai lima bulan lamanya hingga saya hamil," tuturnya.

"Sebelumnya AG, mau bertanggung jawab dan akan memenuhi kebutuhan hidup kami sebesar lima juta rupiah perbulan, itu dikuatkan dengan surat pernyataan yang ditanda tanganinya, namun sampai hari ini dia tidak juga memberikan tanggung jawab dan memenuhi kebutuhan hidup kami, anak yang saya kandung telah lahir dan kini sudah berusia dua belas (12) hari," ungkap Bunga sambil menahan air matanya.

Sementara itu dikutip dalam surat pernyataan pertanggung jawaban yang ditulis di kertas folio yang ditanda tangani AG bermaterai enam ribu yang dibuat pada hari Kamis (13/2/20), berbunyi "Pertanggung Jawaban" Disini saya bertanggung jawab atas nama AG umur (43) Alamat Cut Nyakdien Agama Budha. Disini saya bertanggung jawab atas kehidupan bunga (samaran), bahwasanya saya akan memenuhi atas kebutuhan hidup bunga dan saya akan memberinya tempat tinggal sebuah rumah selayaknya nominal perbulan lima (5) juta rupiah.


Demikian surat perjanjian saya buat dengan sebenar- benarnya, apabila tidak saya penuhi saya rela di jerat hukum yang berlaku.

Berikut kutipan kalimat dalam surat pertanggung jawaban yang di tanda tangani AG dan juga di tanda tangani saksi- saksi, NAL, AN (Opung bunga) dan NA.

Mendapati informasi tersebut awak media ini mengkonfirmasi kuasa hukum AG namun yang bersangkutan tidak bersedia memberi tanggapan dengan alasan masih ada urusan dan sudah sore.

Sementara itu terpisah, Ketua LPA Labuhanbatu Azhar Harahap ST, saat dimintai tanggapannya mengatakan, LPA Labuhanbatu siap mendampingi ibu korban dalam proses hukum hingga pengadilan untuk mendapatkan kepastian Hukum dan Haknya.

"Kami dari Lembaga Perlindungan Anak Labuhanbatu, siap untuk mendampingi ibu korban dalam proses Hukum hingga ke pengadilan untuk mendapatkan kepastian Hukum," tegas Ketua LPA Labuhanbatu.

Editor: Budi

T#g:cabullpa
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2020 12:59

    Cabuli Pacar Di Bawah Umur, Pegawai Koperasi Di Tebing Tinggi Dijemput Tekab Scorpions

    Irwan Butarbutar (23) harus berurusan dengan petugas Unit Perempuan & Perlindungan Anak (PPA) Satreskrim Polres Serdang Bedagai.Pasalnya, ia dilaporkan orang tua pacarnya, inisial SFH (18) warga S

  • Rabu, 03 Jun 2020 19:53

    Jurnalis Labuhanbatu Sisihkan Rezeki Bantu Kesusahan Bunga, Korban Janji Palsu

    Di masa Pandemi Covid-19 di bulan Syawal di hari raya Idhul Fitri 1441 H, sejumlah wartawan yang tergabung di Aliansi Jurnalis Peduli Sosial menyisihkan sebagian rezekinya, patungan membantu kesusahan

  • Rabu, 03 Jun 2020 18:53

    Ditreskrimum Polda Sumut Bongkar Pijat Plus-plus Khusus Gay

    Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui Subdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar pijat plus-plus khusus Gay (homo seksual) Komplek Setia Budi II, di Jalan

  • Selasa, 19 Mei 2020 08:09

    Polisi tangkap penjual bakso di Tanjung Morawa yang larikan anak di bawah umur

    SR alias Fatan (21) pemuda asal Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, kesehariannya bekerja sebagai penjual Bakso di Dusun IV, Desa Pantai Cermin, Kec. Pantai Cermin, Kab. Serdang Bedagai (Sergai) di

  • Selasa, 17 Mar 2020 10:27

    Pemuda ini ditangkap Polres Sergai karena hamili gadis 16 tahun. Begini kronologisnya

    Tujuh kali menyetubuhi pacarnya hingga hamil namun lepas tanggungjawab, AW (20) warga Kecamatan Dolok Masihul, ditangkap Unit PPA Polres Sergai, Senin sore (16/3/2020).Pelaku AW ditangkap atas laporan

  • Rabu, 13 Feb 2019 15:13

    GPN Desak Polres Nias dan Inspektorat Proses PNS Pelaku Kasus Asusila

    Tiga tahun pasca dilaporkannya kasus asusila yang melibatkan NA, oknum PNS di Kota Gunungsitoli, hingga kini proses hukumnya belum jelas.

  • Selasa, 04 Sep 2018 18:04

    Diduga Mencabuli Anak SD, Oknum ASN ini Dilaporkan ke Polisi

    Diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dipolisikan. Oknum ASN dengan inisial AKH yan

  • Senin, 11 Jun 2018 14:11

    Di Tapsel, ABG Usia 13 & 15, Cabuli Bocah 6 Tahun

    SA (6 tahun) diduga dicabuli oleh kedua pelaku yang masih berusia remaja yaitu inisial A (15) dan S (13), yang merupakan warga yang sama dengan korbannya.Informasi dihimpun Senin (11/6/2018), peristiw

  • Minggu, 06 Mei 2018 16:36

    Djoss: Solusi Defisit Anggaran Bisa Diatasi dari Silpa, Bukan Pinjaman

    Defisit Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (APBD) kerap dialami tiap daerah se-Indonesia. Apa jawaban dan solusi dari pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara?Pertanyaan ini muncu

  • Sabtu, 10 Mar 2018 21:40

    Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

    Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang meminta penyelenggara pemilu dan peserta Pilkada untuk menghadirkan kampanye ramah anak dan memastikan pelarangan serta perlindungan penyalahguna

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak