Selasa, 28 Sep 2021 20:26
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Diduga Nota Dinas Abal-Abal, Seret Kacabdis Pendidikan Siantar ke Polres Simalungun

Diduga Nota Dinas Abal-Abal, Seret Kacabdis Pendidikan Siantar ke Polres Simalungun

Pematang Siantar (utamanews.com)
Oleh: Budi
Selasa, 27 Jul 2021 21:57
Istimewa
Korban saat menyampaikan keterangan.
Permainan iming-iming jabatan, masih saja terus menjadi peluang bagi yang memiliki kewenangan dalam memberikan jabatan. Praktek iming-iming jabatan tersebut baru saja memakan korban, seorang Guru SMK di Kota Siantar, yang bernama SP, umur 40 Tahun dengan pelaku pemberi iming-iming JAS sebagai Kacabdis Pendidikan Siantar-Simalungun.

Berita ini awak media telusuri, saat Korban SP, sedang berkunjung ke Mapolres Simalungun, Senin, (19/7/2021) tepatnya 10.00 pagi untuk memenuhi permintaan keterangan Pelapor terkait masalah yang dilaporkan SP terhadap terlapor JAS yang juga Kacabdis Pendidikan Pendidikan Siantar-Simalungun.

SP, memberikan keterangan kepada awak media setelah selesai memberikan keterangan kepada penyidik, ihwal iming-iming jabatan, saat berjumpa dengan Pak Aruan sebagai Kepala Seksi di Cabdis Pendidikan Siantar.

"Diinfokan bahwa Bagian Tata Usaha lagi kosong, untuk posisi tersebut bisa diatur, maka selanjut komunikasi bangun lewat Whatsapp, hingga akhirnya saya melakukan transfer uang sesuai dengan rekening yang diarahkannya", ujar SP. 

Ditegaskannya, kemudian pada tanggal 02 Februari 2021 dikeluarkan Nota Dinas dengan Nomor : 820.2/0176/cabdissiantar/II/2021, dengan perihal : Nota Penugasan dengan formasi jabatan lama : Guru SMK Negeri 3 Pematang Siantar, jabatan baru : Sub Bagian Tata Usaha, dimana Nota Dinas berlaku sejak tanggal dikeluarkan dan berakhir setelah surat keputusan yang Defenitif dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara diterbitkan.

"Seiring dengan keluarnya Nota Dinas tersebut, sehari-harinya saya, melakonkan sebagai Sub Bagian Tata Usaha. Segala kebutuhan Kacabdis saya penuhi, termasuk biaya perjalanan, biaya lainnya saya dahulukan, bukan dari Bendahara saya terima, namun hingga bulan Juni 2021, Surat Keputusan Defenitif tak kunjung datang, bahkan proses pemindahan atau mutasi status Guru ke Staf juga tidak ada tanda-tanda," sebutnya.

Lebih lanjut SP, mengatakan, "Saya akhirnya sadar lebih kurang hampir 5 bulan status saya tidak jelas terkait Nota Dinas, dan sebagai Guru dan Masyarakat yang memiliki rasa sosial, pada tanggal 15 Juni 2021 saya memberitahukan via whatsapp dan tanggal 16 Juni 2021 menemui langsung pak JAS, namun ia tidak mengindahkannya bahkan menjanji-janjikan akan dilakukan pengembaliannya melalui orang suruhannya."

"Namun untuk sekian lamanya, tidak juga ada itikad baiknya, maka saya lakukan somasi lewat Lembaga Bantuan Hukum Perjuangan Keadilan (LBH-PK) dan surat somasi tersebut juga ditembuskan ke Gubernur Sumatera Utara, dan Kadis Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Selama 1 Minggu juga kami tunggu tidak ada kearah yang baik, maka pada tanggal 07 Juli 2021 saya putuskan bersama Pengacara saya menempuh jalur hukum formal melaporkannya ke Polres Simalungun dengan Nomor : STPL/141/VII/2021/SPKT/Polres Simalungun/Polda Sumut dan dalam laporan polisi nomor : LP/B/426/VII/2021/SPKT/Polres Simalungun/Polda Sumut, terkait keterangan Pelapor dalam memberikan kronologis dan pihak-pihak terkait, bahwa terlapor disangkakan UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP Pasal 378 Yo 372.

SP, yang didampingi teman koleganya, berharap pihak polres dapat memanggil dan memeriksa terlapor JAS serta dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Di tempat terpisah awak media, Selasa (27/7), meminta tanggapan dan respon Osriel Limbong, Sebagai Ketua Komunitas Pegiat Anti Korupsi (KPAK) yang juga pernah berprofesi sebagai Guru dan Aktivis 98.

Ia mengatakan melihat apa yang terjadi di Siantar terhadap Guru SMK 3 Siantar yang dilakukan oleh seorang pejabat eselon 3 merupakan perilaku tidak terpuji dan tidak menunjukkan kepemimpinan yang baik, sebab pejabat tersebut mampu mengelabui dengan membuat Nota Dinas yang tidak dipertanggung jawabkan.

"Maka dari itu, Nota Dinas tersebut bisa aja sebagai modusnya untuk meraup dana maupun pelayanan si SP atau korbannya. Jadi jika saya atasannya pejabat tersebut, yang pertama saya nonjobkan agar tidak terganggu kinerja eselon tiga di Cabdis Siantar, dan mendorong agar segera diselesaikan masalah yang di Polres Simalungun," ujarnya.
Editor: Bungaran Saragih

T#g:GuruPematangsiantar
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Sep 2021 18:15

    PMKRI dan GMKI Desak Mendagri Segera Lantik Wakil Wali Kota Terpilih Pematangsiantar

    Belakangan ini Kota Pematangsiantar sedang hangat diperbincangkan di kalangan masyarakat umum maupun para pejabat pemerintah, baik daerah maupun nasional. Hal itu dilatarbelakangi bahwa sampai sa

  • Rabu, 22 Sep 2021 03:22

    Kunker ke Pematangsiantar dan Simalungun, Edy Tinjau Vaksinasi dan Sekolah Tatap Muka

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, Selasa (21/9). Kunjungan kerja (Kuner) terseb

  • Senin, 20 Sep 2021 12:20

    Fortuner Warga Siantar Hantam Agya Warga Tanjungbalai, Kecelakaan di Jalan Tol Sei Rampah

    Hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serdang Bedagai pada Minggu (19/9/2021) sore sekitar pukul 16.00 WIB.Dampak hujan deras membuat jalan-jalan yang dilintasi pengendara roda dua maupun

  • Minggu, 05 Sep 2021 11:25

    Pedagang Kopi Siantar Menolak Keras Perpanjangan PPKM Level 4

    Puluhan pedagang kopi dari sejumlah coffe shop di Kota Pematangsiantar angkat suara dengan adanya kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah, mereka menyerah akibat dampak diberlakukannya PPKM level 4,

  • Sabtu, 04 Sep 2021 15:04

    Dunia Pendidikan Di Tanjungbalai Siap Untuk PTM

    Pembelajaran Tatap Muka atau yang sering disebut dengan istilah PTM, kini kian hangat dibincangkan. Terkhusus dalam dunia Pendidikan yang saat ini sudah lama proses belajar mengajar dilaksanakan melal

  • Jumat, 03 Sep 2021 13:43

    Kota Pematangsiantar PPKM Level 4 Covid-19, Warga Unjukrasa Salahkan Walikota

    Unjukrasa kembali terjadi di Pematangsiantar. Kali ini dilakukan oleh Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pematangsiantar Bersama (AMSB), Kamis (2/9) kemarin. Sebelum menggelar

  • Rabu, 01 Sep 2021 20:41

    Unjukrasa Pedagang Pasar Horas Siantar, Tuntut Walikota Lakukan Ini

    Aksi unjukrasa spontanitas dilakukan oleh para Pedagang dan P4B (Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu) di Pasar Horas Pematang Siantar, Rabu (1/9) Siang. Unjukrasa yang dilakukan sebagai

  • Selasa, 31 Agu 2021 10:41

    Periksa Dana Pelatihan, Diklat dan Bimtek Dinas Pendidikan Paluta Tahun 2020

    Pelatihan, Diklat dan Bimtek kepala sekolah dan guru tahun 2020 yang digelar di hotel merupakan bagian dari upaya menghambur-hamburkan anggaran pendapatan dan belanja daerah Paluta.Demikian disampaika

  • Rabu, 25 Agu 2021 18:55

    PPKM Level 4, GMKI dan Milton Ministry berbagi beras dan masker

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Pematangsiantar- Simalungun beserta tim yang tergabung dalam Milton Ministry berkolaborasi untuk berbagi beras dan masker kepada masyarakat, khususnya

  • Minggu, 22 Agu 2021 07:02

    BPC GMKI Pematangsiantar- Simalungun Minta Seluruh Komisariat Perkuat Eksistensi

    Pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar- Simalungun melakukan konsolidasi organisasi dalam bentuk diskusi dengan mengangkat topik "Memperkuat Eksistensi Organisasi D

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak