Rabu, 16 Okt 2019 07:58
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Demo di Depan Polres Labuhanbatu, Mahasiswa Minta Kabag Ops dan Kastel Dicopot

Demo di Depan Polres Labuhanbatu, Mahasiswa Minta Kabag Ops dan Kastel Dicopot

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Saddam Husein Ritonga
Rabu, 09 Okt 2019 17:49
Istimewa
Buntut dari dugaan adanya penganiayaan mahasiswa saat melakukan aksi di depan kantor DPRD kabupaten Labuhanbatu beberapa minggu yang lalu, sejumlah mahasiswa dari 3 perwakilan kampus di Labuhanbatu, mengatasnamakan Kelompok Diskusi Mahasiwa dan Pemuda Labuhanbatu (KODIM/P-LB) Selasa (08/10/19) melakukan demo di depan Mapolres Labuhanbatu, menuntut pencopotan Kabag Ops dan Kasat Intel Polres Labuhanbatu.

Mahasiswa tersebut sebelumnya mengawali aksinya dari gedung Nasional Rantauprapat yang selanjutnya dengan berjalan kaki secara konvoi menuju kantor Polres Labuhanbatu.

Saat menyampaikan orasinya di depan Mapolres Labuhanbatu, Hamdani mengatakan, "Ada kejanggalan yang kami lihat dengan tindakan penganiayaan terhadap mahasiswa saat aksi pada tangggal 30 september 2019 yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian dan Satpol PP Labuhanbatu".

Diungkapkannya, awalnya mahasiswa bergegas dari gedung DPRD Labuhanbatu menuju Mapolres Labuhanbatu, namun saat massa aksi melintasi pintu keluar gedung DPRD ada seorang anggota Satpol PP Labuhanbatu melontarkan makian, sehingga temannya bernama "Amos Sihombing" mengejar kedepan pagar, namun Kabag Ops Polres Labuhanbatu menangkap dan menarik Amos dan menghitungnya ke dalam kerumunan pihak pengamanan.


"Sehingga terjadilah tindakan penganiayaan oleh oknum anggota polisi dan anggota Satpol PP Labuhanbatu yang menyebabkan Amos Sihombing luka di bagian bawah mata", kata Hamdani.

Dan yang lebih anehnya, sambung Hamdani, saat terjadi penganiayaan tersebut hampir seluruh petinggi Polres Labuhanbatu berada di lokasi, seperti Kapolres, Waka Polres, Kabag Ops dan Kasat Intelkam Labuhanbatu.

"Namun kami melihat tidak ada upaya pencegahan agar tidak terjadi tindakan penganiayaan tersebut," keluhnya.

"Hal yang wajar jika kami menduga tindakan penganiayaan tersebut diduga sudah direncanakan oleh pihak kepolisian, bahkan kami lebih jauh menduga kejadian ini atas perintah Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat. S.IK. SH. MH," duganya.

Dalam orasinya Hamdani Hasibuan meminta Kapolri Cq. Kapolda Sumut segera mencopot dan menindak Kabag OPS Polres Labuhanbatu dan anggotanya karena diduga melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa Universitas Labuhanbatu (ULB) Fakultas Sains Dan Teknologi Amos Poplius Sihombing.

Editor: Budi

T#g:polisi
Berita Terkait
  • Kamis, 12 Sep 2019 23:23

    Anggota DPR Dukung Irjen Firli Bahuri Pimpin KPK

    Irjen Firli Bahuri menjadi satu-satunya calon dari unsur kepolisian yang lolos 10 besar seleksi Capim KPK. Hal ini dinilai tidak mengherankan mengingat jenderal bintang dua tersebut memang punya penge

  • Selasa, 03 Sep 2019 19:03

    Ketua Gema DMI Sumut Dukung Aparat Kepolisian Berantas Pelaku Kejahatan

    Ketua Pimpinan Generasi Muda (Gema) Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Sumatera Utara Ustad Masdar Tambusai, S.Ag angkat bicara dan mendukung sikap tegas Kapolrestabes Medan terhadap para pelaku kejahatan,

  • Kamis, 01 Agu 2019 19:01

    Buntut Pengerusakan Pagar Kantornya, Gubsu Perintahkan Biro Hukum Laporkan Aktivis GMKI ke Polisi

    Pengerusakan pagar kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara yang dilakukan puluhan pengunjukrasa ternyata berbuntut panjang.

  • Senin, 15 Apr 2019 03:15

    Waspada Politisasi, Polri Tetap Netral Dalam Pemilu 2019

    Diketahui AKP Sulman Aziz selaku mantan Kapolsek Pasirwangi Garut, telah memberikan pernyataan di depan sejumlah awak media pada senin 1 April 2019. Dalam konferensi pers tersebut, dirinya mengklarifi

  • Selasa, 05 Mar 2019 14:55

    Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa Pada 2 Pemain Timnas U-22

    Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anggota Polri Atas Prestasinya Membawa Timnas Sepak Bola Indonesia Menjadi Juara Piala AFF U-22

  • Selasa, 19 Mar 2019 03:19

    Serbat Tuntas, Sang Perekayasa Informasi (Hoax)

    Indonesia adalah Negara yang bersistem demokrasi yang membuka kebebasan informasi. Namun bukan berarti kebebasan itu bisa disalahgunakan dengan menyebarkan berita bohong yang penuh rekayasa dengan see

  • Selasa, 26 Feb 2019 19:26

    Satu Ketauladanan Lebih Baik Dari Sejuta Arahan

    Satu ketauladanan lebih baik dari sejuta arahan. Implementasikan pepatah tersebut dalam pelaksanaan tugas yang kita emban setiap harinya.

  • Rabu, 13 Feb 2019 10:43

    DPD GMNI Sumut Kecam Tindakan Represif Kepolisian di Balikpapan

    DPD GMNI Sumut, mengecam keras aksi represif Kepolisian dalam menyikapi unjukrasa mahasiswa dalam rangka memperingati HUT Balikpapan yang ke 122.Ketua DPD GMNI Sumut, Faith Manalu sangat menyesalkan p

  • Sabtu, 09 Feb 2019 06:39

    Jum'at Berkah Polsek Bilah Hilir di Masjid Al- Ihklas, Ipda Larjo: Polisi Itu Pelayan Masyarakat

    Personel Polsek Bilah Hilir melaksanakan program Jum'at Berkah di Masjid Al Ihklas Dusun Sei Bunga, Kelurahan Negeri Lama Seberang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten LabuhanBatu, Jumat (8/2/2019).

  • Jumat, 08 Feb 2019 10:18

    Kapolrestabes Medan Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2019

    Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH,SIK,MSi menghadiri upacara gelar operasi Gaktib dan Yustisi tahun 2019 di lapangan hijau Makodam I/BB jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Jum'a

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak