Minggu, 24 Mei 2026
DPN Ancam Gelar Aksi Besar Terkait Blackout Sumatera-Aceh, Desak Dirut PLN Bertanggung Jawab
Medan (utamanews.com)
Oleh: Dito Minggu, 24 Mei 2026 08:37
Istimewa

Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Aceh pada Jumat malam (22/5/2026) terus menuai sorotan. Gangguan sistem kelistrikan berskala besar tersebut dinilai telah menimbulkan dampak luas terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga sektor perekonomian.

Menanggapi peristiwa tersebut, Dewan Peduli Negeri (DPN) menyatakan keprihatinan serius dan meminta adanya pertanggungjawaban dari pihak terkait, khususnya PT PLN (Persero), atas terjadinya pemadaman listrik yang berlangsung di banyak wilayah secara bersamaan.

Melalui pernyataan resminya, DPN bahkan mengingatkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan aksi unjuk rasa besar-besaran sebagai bentuk protes terhadap dugaan kelalaian dalam pengelolaan sistem kelistrikan nasional.

Ketua Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN) Reza Nasution yang mewakili Dewan Peduli Negeri (DPN) menilai blackout yang terjadi hampir di seluruh wilayah Sumatera dan Aceh bukan persoalan biasa dan tidak boleh dianggap sepele.
“Pemadaman listrik yang terjadi di hampir seluruh wilayah Sumatera dan Aceh telah menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Aktivitas ekonomi lumpuh, pelaku usaha mengalami kerugian, masyarakat terganggu, bahkan pelayanan publik ikut terdampak. Kami menilai kejadian ini merupakan bentuk kelalaian yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Reza Nasution dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Reza, masyarakat berhak memperoleh penjelasan secara terbuka terkait penyebab utama gangguan kelistrikan tersebut serta langkah konkret yang dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terulang.

DPN meminta Direktur Utama PT PLN (Persero) segera menyampaikan keterangan resmi secara transparan kepada publik terkait insiden blackout yang memicu keresahan luas di tengah masyarakat.

Selain berdampak pada aktivitas rumah tangga, pemadaman listrik massal juga mengganggu jaringan komunikasi, internet, transportasi, hingga aktivitas usaha masyarakat di berbagai daerah terdampak.
produk kecantikan untuk pria wanita

“Kami tidak ingin ada segelintir pihak yang karena kelalaian atau ketidakmampuan bekerja justru merusak citra baik pemerintahan Presiden Prabowo. Jangan sampai kerja keras Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto dalam membangun kepercayaan masyarakat menjadi tercoreng akibat lemahnya pengawasan dan pengelolaan di sektor energi,” ujar Reza Nasution.

DPN juga menegaskan, apabila nantinya ditemukan unsur kelalaian serius dalam peristiwa blackout tersebut, maka evaluasi menyeluruh terhadap jajaran pimpinan PLN maupun sektor energi harus dilakukan.

“Kalau memang terbukti ada kelalaian serius, kami meminta Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto mengambil langkah tegas. Semua pihak yang bertanggung jawab harus dievaluasi, termasuk Dirut Perusahaan Listrik Negara (PLN) maupun Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Negara tidak boleh kalah dengan kelalaian yang merugikan rakyat,” tambahnya.

iklan peninggi badan
Sebagai bentuk keseriusan, DPN menyebut saat ini pihaknya tengah mengonsolidasikan berbagai elemen masyarakat untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran guna menuntut pertanggungjawaban atas insiden pemadaman listrik massal tersebut.

Di sisi lain, PT PLN (Persero) telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera sejak Jumat malam sekitar pukul 18.44 WIB.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, yang dipicu cuaca buruk. 

“Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui terdapat gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang disebabkan oleh cuaca buruk,” ujar Gregorius Adi Trianto dalam keterangan resminya. 

PLN menyebut gangguan pada sistem transmisi tersebut menyebabkan terpisahnya sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah sehingga memicu padamnya pasokan listrik secara meluas di berbagai wilayah. 

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem sejak awal gangguan terjadi. PLN juga mengerahkan ratusan personel untuk mempercepat proses pemulihan jaringan dan pembangkit listrik di wilayah terdampak. 

“Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatera, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” kata Darmawan Prasodjo. 

Hingga kini PLN menyatakan proses pemulihan sistem terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Sumatera dan Aceh, sembari melakukan evaluasi dan investigasi lebih lanjut terkait penyebab gangguan sistem kelistrikan tersebut.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later