Jumat, 10 Jul 2020 22:06
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Cegah penyebaran Corona, GMKI Medan lanjutkan demonstrasi penggunaan hand sanitizer

Cegah penyebaran Corona, GMKI Medan lanjutkan demonstrasi penggunaan hand sanitizer

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Sabtu, 21 Mar 2020 21:51
Dok Pribadi
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Medan, sejak Rabu 18 Maret 2020 memproduksi hand sanitizer dan menggelar aksi demonstrasi serta membagikannya kepada masyarakat.

Ketua GMKI Medan Meliana Br Gultom, S.Pd., mengatakan gerakan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). 

"Kami melihat gerakan ini disambut baik berbagai pihak. Kami telah menerima permintaan kerja sama dari berbagai komunitas untuk memberi edukasi terkait penangkalan penyebaran virus ini. Kami juga memantau di berbagai tempat, kelompok-kelompok masyarakat telah bergerak memproduksi sendiri bahan-bahan penangkalan penyebaran covid-19," tuturnya, Sabtu (21/3/2020).


Namun katanya, di hari ketiga, pantauan GMKI Cabang Medan, di berbagai tempat penjualan bahan baku pembuatan Hand Sanitizer, warga kesulitan untuk mencari bahan dasar etanol 96%. "Sudah beberapa toko kami cek ke penjual bahan kimia, bahan yang dibutuhkan masyarakat kosong, tidak ada. Jumat kemarin, kami memantau bahan harga bahan Etanol masih terjangkau di salah satu toko, namun dalam waktu yang sangat singkat, di toko yang berbeda harga bahan etanol naik 2 kali lipat dari harga normal," ungkap Meliana.

"Kami menduga hal ini terjadi karena rantai pasar bahan etanol dipermainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Maka dengan ini kami meminta kepada pemerintah agar memperhatikan kesediaan bahan baku penangkalan penyebaran virus untuk masyarakat Kota Medan. Kami meminta kepada pemerintah supaya benar-benar menindak tegas seluruh pelaku usaha yang mempermainkan harga," tegasnya.

Walau demikian, Meliana menyatakan aksi demonstrasi ini akan terus dilaksanakan oleh GMKI Medan demi memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). "Kepada seluruh masyarakat Kota Medan mari kita turut mengantisipasi penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) ini. Menggunakan Hand Sanitizer dan bahan penangkal lainnya adalah penting, tapi tak kalah pentingnya adalah kita mengurangi aktivitas di luar rumah. Menghindari kerumunan dan kontak fisik dengan orang lain, menerapkan pola hidup sehat, olah raga, rajin cuci tangan, minum air putih dan makanan bergizi," ajaknya.

"Kami juga mengajak pimpinan gereja untuk menghentikan sementara ibadah massal hingga penyebaran virus dapat diatasi," pungkas Meliana.
Editor: Budi

T#g:Covid-19Covid 19EthanolGMKIHand sanitizer
Berita Terkait
  • Jumat, 10 Jul 2020 19:20

    Tanpa Masker, Peluang Penularan Covid-19 Bisa Sampai 75%

    Sejumlah pengamatan dan penelitian menyebutkan bahwa seseorang yang di dalam tubuhnya terdapat virus dan tidak menggunakan masker, maka orang di sekitarnya memiliki peluang tertular bisa sampai 75% se

  • Jumat, 10 Jul 2020 16:20

    Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Rapat Bersama Gugus Tugas Covid-19 Madiun

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., memimpin rapat bersama Gugus Tugas Daerah Madiun terkait penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Ja

  • Kamis, 09 Jul 2020 19:39

    Pasien Sembuh Terus Meningkat, Ruang Isolasi Covid-19 di Kota Medan Tetap Tersedia

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) telah jauh hari mempersiapkan rumah sakit rujukan untuk mengisolasi pasien terpapar Covid-19. Rumah sakit rujukan tersebut di a

  • Rabu, 08 Jul 2020 19:38

    Tiga Pilar Kecamatan Wuluhan Jember Apel Bersama, Dilanjutkan Patroli Disiplin Kesehatan Covid 19

    Dalam rangka menhambat laju perkembangan Covid 19 di Kabupaten Jember dan menyongsong era normal baru, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan terus dilakukan.Seperti

  • Kamis, 09 Jul 2020 07:09

    Senam Bersama Persit KCK Ranting 14 Koramil 13 Rambipuji, Tingkatkan Immunitas Ibu-ibu

    Selama masa Pandemi Covid 19 ini, praktis seluruh kegiatan yang berpotensi mengumpulkan anggotapun ditiadakan, namun akhir-akhir ini seiring perkembangan situasi pandemi  tersebut penerapan pemba

  • Rabu, 08 Jul 2020 18:28

    Hasil Tracing dan Laboratorium Banyak Ditemukan Kasus Positif dengan Gejala Minimal

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut terus melaksanakan contact tracing atau penelusuran kontak yang agresif serta pemer

  • Rabu, 08 Jul 2020 18:38

    Silaturahmi Ke PP Al Ghozali, Dandim 0824/Jember Mohon Dukungan dan Doa Restu Kyai

    Program Kegiatan Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin one day one pesantren mulai dilakukan lagi, setelah sempat vakum karena fokus pada penanganan pandemi Covid 19.Se

  • Rabu, 08 Jul 2020 16:48

    Total pasien sembuh COVID-19 Di Sumut jadi 503 dari 1.976 kasus positif

    Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Mayor Kes dr. Whiko Irwan D.,Sp.B., mengatakan bahwa ada penambahan 10 pasien, maka kasus sembuh mencapai 503 ora

  • Rabu, 08 Jul 2020 06:08

    Hindari Penularan Covid-19 dari Jenazah

    Protokol kesehatan dalam proses pemakaman jenazah terpapar Covid-19 dilakukan untuk mencegah kontak langsung dengan orang di sekitarnya. Karena itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 S

  • Selasa, 07 Jul 2020 20:07

    Eks Perawat Covid-19 di RS Martha Friska Dinyatakan Positif, Total 5 Warga Sergai Dirawat

    Warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang positif tertular Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kembali bertambah. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai Drs. H. A

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak