Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Dr. Sugeng Riyanta SH., MH., mengaku menerima laporan tentang kemajuan managemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, kata Sugeng, keuangan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng itu, telah berangsur membaik.
"Setahun lalu, saya diwarisi dengan kondisi keuangan rumah sakit, yang berhutang selama bertahun-tahun sebesar hampir 16 miliar rupiah. Alhamdulillah, setelah managemen RSUD berganti, hutang rumah sakit hanya tersisa sekitar tujuh miliar rupiah," ungkapnya, saat peluncuran sejumlah program prioritas Pemkab Tapteng, di Kecamatan Kolang, belum lama ini.
Bahkan saat ini, sebut Pj Bupati Tapteng, RSUD Pandan mampu diandalkan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).
"Pendapatan rumah sakit mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai angka 48 miliar rupiah, pada tahun 2024. Ini, membuktikan keuangan RSUD Pandan sebagai badan layanan umum sudah semakin sehat dan mampu meningkatkan pengadaan fasilitas lebih memadai," jelas Pj Bupati Tapteng, Dr. Sugeng Riyanta SH., MH.