Minggu, 26 Jan 2020 10:50

Bersama Tokoh Bangsa Lintas Agama, PBNU Deklarasi Papua Damai

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Iman
Selasa, 10 Sep 2019 14:00
Istimewa
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, NU dan sejumlah lembaga serta perorangan memiliki perhatian terhadap situasi sosial-politik di tanah Papua. Semuanya, menurut dia, ingin Papua, dan Indonesia pada umumnya dalam keadaan damai.

"Semua merasa prihatin atas terjadinya serangkaian aksi kekerasan dan jatuhnya korban masyarakat dan aparat," katanya pada konferensi pers bersama para pemuka agama di Gedung PBNU, Jakarta, Senin, 9 September 2019.

Menurut Kiai Said, atas nama rasa kemanusiaan dan penghormatan terhadap martabat serta hak asasi manusia, meminta pemerintah dan aparat penegak hukum untuk lebih berhati-hati dalam mengambil langkah dan tindakan agar tidak menimbulkan gejolak dan permasalahan baru.

"Kami menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada jajaran pemerintah serta seluruh kalangan masyarakat di Papua khususnya tokoh agama dan tokoh adat yang dengan sungguh-sungguh berusaha menjaga situasi sosial agar tidak mengarah pada kerusuhan yang memperkeruh suasana dan mengganggu keamanan serta ketertiban," terangnya.


Para pemuka agama, kata dia, mengingatkan bahwa peristiwa yang terjadi di Surabaya, Malang serta beberapa titik lainnya, yang berdampak pada gejolak di Tanah Papua telah menodai upaya Pemerintah yang telah berusaha meningkatkan layanan kesejahteraan dasar bagi masyarakat Papua.

Hal itu, kata Kiai Said, harus menjadi pelajaran bersama bahwa segala bentuk aksi kekerasan dan perlakuan yang tidak manusiawi kepada siapa pun tidak dapat dibenarkan. Segala upaya pengabaian atau upaya memperlambat penyelesaian masalah hanya akan menjadi sumber permasalahan baru di masyarakat.

"Kami meminta jalinan dialog yang sudah dibangun sejak lama dan diinisiasi oleh Presiden RI Keempat, KH Abdurrahman Wahid, yang salah satunya mengembalikan nama Papua dari Irian Jaya, harus terus dirawat dan dijadikan bekal serta komitmen kebangsaan bersama menuju terciptanya masyarakat yang adil dan beradab. Papua adalah kita dan kita adalah manusia-manusia yang memiliki harkat dan martabat", ujar Kiai Said.


Para pemuka agama yang hadir di antaranya Pdt. Gomar Gultom (PGI), Romo Heri Wibowo, Pr (KWI) Rm. Franz Magnis Suseno, Ronald Rischardt (Biro Papua PGI), Antie Sulaiman (UKI), Alissa Wahid (Jaringan Gusdurian), dan Usman Hamid (Amnesty International).

Berikut ini lima pernyataan sikap yang dibacakan oleh tiap tokoh lintas agama. 

1. Mendorong pemerintah untuk menciptakan perdamaian yang abadi di Papua. Perdamaian harus diletakkan sebagai puncak dan tujuan dalam membangun kehidupan berbangsa dalam bingkai kebinekaan. 

2. Mendorong Pemerintah agar mengedepankan dialog dan pendekatan kemanusiaan dalam menciptakan perdamaian di Papua dan sejauh mungkin menghindari pendekatan militeristik yang justru cenderung membuat keadaan semakin buruk. 

3. Meminta kepada segenap tokoh bangsa, pemuka agama, tokoh adat dan segenap elemen bangsa untuk membantu bahu-membahu merajut dialog guna merekatkan bangunan kebersamaan antar masyarakat. 

4. Meminta kepada Pemerintah untuk menunaikan kewajiban-kewajiban yang belum dipenuhi berdasarkan Undang-Undang Otonomi Khusus, yang antara lain pembentukan Komisi HAM, Pengadilan HAM, dan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi yang berkedudukan di Papua. Kelembagaan ini penting untuk digunakan semua pihak dalam menyelesaikan berbagai kekerasan dan pelanggaran HAM di Papua. Selain itu, pemerintah juga perlu mengutamakan pendekatan musyawarah dalam menanggapi aspirasi-aspirasi masyarakat yang berkembang. 

5. Meminta segenap pihak dan seluruh komponen bangsa untuk menahan diri dari mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang dapat memperkeruh keadaan (di segala ruang publik, termasuk di media sosial) dan mari kita ciptakan suasana yang sejuk, tenang dan damai. Kepada aparat penegak hukum, kami juga mengingatkan agar lebih proporsional dalam merespon komentar-komentar warga masyarakat yang beredar terutama di media sosial.

Editor: Sam

T#g:PBNUPapua
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Jan 2020 13:24

    Prajurit Penjaga Perbatasan RI-PNG Ajarkan Mama-Mama Papua Cara Membuat Kue

    Selain menjalankan tugas pokok menjaga keamanan di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) dan dalam rangka pemberdayaan keterampilan masyarakat, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yoni

  • Jumat, 03 Jan 2020 19:13

    Kasum TNI Hadiri Pembukaan Kejurnas dan Festival Pencak Silat Pagar Nusa di TMII

    Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri acara pembukaan Kerjuaraan Nasional (Kerjurnas) dan Festival III dalam rangka Hari

  • Selasa, 31 Des 2019 03:31

    Mengutuk Aksi Keji KKSB Papua Jelang Natal 2019

    Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKB) (OPM) kembali berulah. Pada sabtu (21/12/2019) KKSB pimpinan Egianus Kogoya kembali membunuh warga asli Nduga bernama Hendrik Lokbere yang sedang melintas.

  • Minggu, 29 Des 2019 03:29

    Mengapresiasi Deklarasi Mahasiswa Papua di AS Demi Kemajuan dan Keutuhan NKRI

    Kepedulian terhadap bangsa Indonesia juga ditujukan oleh Diaspora asal Bumi Cenderawasih. Belum lama ini kelompok Mahasiswa asal Papua yang sedang mengenyam studi di Amerika serikat telah menggelar ko

  • Jumat, 27 Des 2019 06:27

    Wings Air akan Layani Rute Baru Nabire ke Manokwari

    Yuk ke Papua! Satu kota tujuan berlokasi ujung paling timur Papua di Teluk Cenderawasih mulai dikenal eksotis, sebab menyimpan panorama alam di setiap sudutnya. Tidak heran bila kabupaten beribukota d

  • Sabtu, 07 Des 2019 10:07

    Batik Air Resmikan Penerbangan Langsung dari Timika ke Jayapura

    Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group hari Jum'at, 6 Desember 2019, meresmikan rute baru yang dilayani langsung dari Timika menuju Jayapura. Penerbangan tersedia dalam frekuens

  • Selasa, 03 Des 2019 15:03

    7 Penginapan Pinggir Pantai di Raja Ampat yang Harganya Murah

    Raja Ampat, adalah salah satu serpihan surga di bumi ini rupanya memang menjadi impian banyak orang. Selain jauh dari suasana perkotaan, destinasi yang terletak di Papua ini menyimpan banyak sekali ke

  • Sabtu, 30 Nov 2019 03:40

    Panglima TNI Saksikan Penerjunan Prajurit di Bumi Papua

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyaksikan langsung penerjunan statis yang dilakukan oleh prajurit TNI dengan menggunakan pesawat Hercules dalam rangka melaksanakan Latiha

  • Jumat, 29 Nov 2019 11:29

    Mass Brawl And Riots In Wamena, Papua, The Sign Of Separatist Crooks Maneuvre To Make 'Color Revolution'

    "Human kind tragedy" had happened in several places such as Homhom, Wouma, Pisugi, Baliem River and Tulem in Wamena region in Papua province on Sept. 23, a tragedy which given the sign of separatist c

  • Kamis, 28 Nov 2019 00:08

    Panglima TNI Kembali Kunjungi Papua

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua. Panglima TNI tiba di Lanud Silas Papare, Sentani, Jayapura, Rabu (27/11/2019).Tujuan ut

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak