Selasa, 14 Jul 2026
Apresiasi Ketua PWI: Gerak Cepat Satreskrim Labuhanbatu Berhasil Bekuk 4 Pelempar Bom Molotov
Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi Minggu, 14 Jun 2026 12:34
Ketua PWI Labuhanbatu Erni Manja Hasibuan
Istimewa

Ketua PWI Labuhanbatu Erni Manja Hasibuan

Kasus pelemparan bom molotov yang terjadi di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Polda Sumatera Utara menjadi sorotan publik. Pasalnya peristiwa itu sempat menumbuhkan ke khawatiran dan jadi perbincangan serius ditengah-tengah masyarakat Labuhanbatu.

Namun, kekhawatiran tentang ancaman teror tersebut, tidak berlangsung lama, atas kesigapan pihak kepolisian Polres Labuhanbatu yang berhasil mengungkap dan membekuk para pelaku pelempar bom molotov di Barbershop jalan SM Raja Rantauprapat pada Selasa lalu (9/6) sekira pukul 02.30 Wib.

Terkait kinerja cepat dan profesional yang ditunjukkan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Labuhanbatu dalam mengungkap kasus pelemparan bom molotov tersebut, mendapat apresiasi positif dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu Erni Manja Hasibuan, SE. MM
 
Menurut Ketua PWI Labuhanbatu yang akrab disapa KENI atau ketua Erni. Atas keberhasilan aparat dalam mengungkap dan mengamankan empat orang pelaku dalam waktu singkat dinilai mampu memberikan rasa aman dan menenangkan masyarakat Labuhanbatu.
Tindakan Tegas dan Tepat
 
Ketua PWI Labuhanbatu kepada Utamanews menyampaikan, keberhasilan penangkapan ini merupakan bukti nyata keseriusan kepolisian dalam menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan. Kasus pelemparan bom molotov ke tempat usaha, dalam hal ini barbershop, merupakan tindakan anarkis yang sangat berbahaya dan mengancam nyawa serta harta benda warga.
 
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras Satreskrim Polres Labuhanbatu yang berhasil mengungkap kasus ini dengan cepat. Penindakan terhadap pelaku kekerasan seperti ini harus terus dilakukan demi menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif," sebut KENI. 
 
Masih menurut KENI, kecepatan penyidik melacak dan menangkap pelaku menunjukkan bahwa kepolisian memiliki kemampuan investigasi yang mumpuni dan tidak segan menegakkan hukum tanpa pandang bulu. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Pengungkapan dengan cepat kasus pelemparan bom molotov ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang berniat melakukan tindakan kriminal serupa", imbuh KENI kepada Utamanews Minggu (14/6). 
 
Sinergi Media dan Kepolisian
 
Pihak PWI Labuhanbatu dalam hal ini, juga menekankan pentingnya sinergi antara insan pers dengan aparat penegak hukum. Media berperan penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada publik, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat.
 
iklan peninggi badan
"Semoga dengan tertangkapnya para pelaku ini, masyarakat bisa merasa lebih tenang dan aman. Kami juga berharap kolaborasi yang baik antara pers dan kepolisian terus terjalin erat untuk kemajuan daerah kita," tambah KENI mengakhiri komunikasinya.

Sebelumnya, keberhasilan petugas gabungan mengungkap kasus pelemparan bom molotov, dipaparkan dalam Press Release yang dibuka oleh Wakapolres Labuhanbatu KOMPOL P.S. Simbolon, S.H., bertempat di Aula Yan Fiter Mapolres Labuhanbatu jalan MH Thamrin Kelurahan Rantauprapat Kecamatan Rantau Utara, Sabtu (13/6/2026) sekira pukul 15.00 Wib.

Dalam press release tersebut, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP M. Jihad Fajar Balman, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa para pelaku berinisial RHZ (24), SDP (21), AF (23), RH (22), dan F (23) diduga secara bersama-sama melakukan pembakaran terhadap Barbershop Pleasure menggunakan empat botol bom molotov yang dilemparkan secara bergantian ke arah bangunan.

Adapun, dari hasil penyelidikan, motif pelaku diduga berawal dari rasa sakit hati. Pada 2 Juni 2026, tersangka RHZ mendatangi mantan pacarnya, Malahayati Sadiah Ritonga, di Barbershop Pleasure untuk menagih utang. Saat itu terjadi cekcok mulut antara RHZ dan pemilik barbershop, Madhan Ali Husein Pohan. Merasa tersinggung, RHZ kemudian mengajak empat rekannya untuk melakukan aksi balas dendam dengan membakar barbershop tersebut menggunakan bom molotov yang mereka rakit sendiri.

Kasat Reskrim menerangkan, pada Senin (8/6/2026) malam para pelaku berkumpul di Rantauprapat. RHZ kemudian membeli empat botol bir yang dirakit menjadi bom molotov sebelum digunakan dalam aksi pembakaran pada dini hari berikutnya.

Berbekal hasil penyelidikan intensif, Satreskrim Polres Labuhanbatu bersama Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Satgas Wilayah Sumut Densus 88 berhasil mengamankan empat tersangka di Kota Medan dalam waktu kurang dari 1x24 jam setelah kejadian. Sementara satu tersangka berinisial F yang diduga berperan sebagai pengemudi kendaraan masih dalam pengejaran petugas.

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pecahan botol bom molotov, lima unit telepon genggam milik para pelaku, satu unit mobil Daihatsu Ayla warna putih, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta barang bukti lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 308 Ayat (2) Jo. Pasal 20 Ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana secara bersama-sama melakukan perbuatan yang mengakibatkan kebakaran, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, S.H., menegaskan bahwa Polres Labuhanbatu akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap informasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Sebagaimana diketahui, akibat bom molotov tersebut, bangunan barbershop mengalami kebakaran dan dua korban, yakni Madhan Ali Husein Pohan serta Akdela Amaroz Ananta Pohan, mengalami luka bakar, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Selain itu, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp20 juta.
busana muslimah
Berita Terkini
Index
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later