Kamis, 05 Des 2019 22:05
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Air MCK keruh dan berkarat, masyarakat Sioldengan duga pembangunan tidak sesuai RAB

Air MCK keruh dan berkarat, masyarakat Sioldengan duga pembangunan tidak sesuai RAB

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Saddam Ritonga
Senin, 15 Jul 2019 18:15
Saddam Ritonga
MCK Lingkungan Sioldengan
Bangunan MCK (mandi cuci kakus)  yang berasal dari anggaran DAK teralokasi sebesar Rp.395.000.000,00 pada tahun anggaran 2018, dikritik oleh masyarakat lingkungan Sioldengan Kelurahan Urung Kompas Kecamatan Rantau Selatan, kabupaten Labuhanbatu.

Warga setempat berinisial NN, mengatakan bahwa pembangunan MCK tidak sesuai harapan masyarakat dimana hasil dari air MCK keruh dan berkarat. "Saya sudah melaporkan kepada Lurah Urung Kompas tapi belum adanya tindakan yang konkrit untuk menyelesaikan permasalahan ini agar MCK tersebut bisa dipergunakan sesuai dengan harapan masyarakat", ujarnya, Senin (15/7/2019). 

Ia juga mengatakan pada awak media bahwa bangunan MCK tersebut diduga banyak kejanggalan dari segi pembangunannya.

Ketua pembangunan MCK tersebut, Nasib Rimadi mengatakan bangunan MCK dengan kedalaman sumur bornya mencapai 60 meter, dan di dalam RAB disebut menggunakan alat Jet pump sebagai alat penyedot air.


Hal serupa dikatakan Kepala Lingkungan Sioldengan, Misran. "Sudah dilakukan perbaikan sebanyak dua kali", ujarnya.

Sementara menurut pantauan dan tinjauan lapangan aktivis muda Generasi Pemerhati Labuhanbatu dari divisi humas dan konsultan, Bung Fara, dengan anggaran sebesar itu, seharusnya hasil dari kinerja mereka bisa sangat optimal. "Tapi ini berbanding terbalik dengan pantauan kami di lapangan, dimana hasil dari air MCK tidak layak dipergunakan, dan airnya juga berkarat, dan air penyedotnya pun tidak menggunakan jet pump sesuai perkataan kepala KSM. Maka kami menduga adanya ketidak sesuaian dengan RAB dan  terkesan asal jadi", ujarnya.

"Kami meminta petugas PERKIM melakukan evaluasi atas pambangunan MCK di Lingkungan Sioldengan agar anggaran sebesar itu tepat sasaran dan masyarakat setempat bisa menikmati hasil pembangunan itu. Dan kita akan pelajari lebih lanjut, jika ada dugaan tindak pidananya maka kami akan melakukan tindakan untuk melaporkan pembangunan yang diduga asal jadi", tandas Bung Fara.

Editor: Budi

T#g:MCKuneg2
Berita Terkait
  • Kamis, 24 Okt 2019 14:24

    Bantah Tudingan Eks Panitia, Ketua: Tiga Kandidat Lolos Calon Kepala Desa Lubuk Hulu

    Ketua Pemilihan Kepala Desa Lubuk Hulu Zainuddin, membantah tudingan terhadap tiga eks anggotanya, yang dimuat dalam pernyataan tertulis mereka pada tanggal 18 Oktober 2019, yang menyebutkan ketua pan

  • Minggu, 20 Okt 2019 14:40

    Soal Dugaan Ijazah Palsu, Warga Lubuk Hulu Sampaikan Mosi Tak Percaya pada Panitia Pilkades

    Warga Masyarakat Desa Lubuk Hulu rasa tak percaya terhadap kebenaran dan keabsahan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Ijazah SD atas nama Saharuddin. Terkait hal ini, warga akan menyampaikan kepada Pani

  • Rabu, 16 Okt 2019 14:06

    Perjuangan Novi, Ojek Sayur Di Marelan Membesarkan Tiga Anak Seorang Diri

    Seorang janda bekerja sebagai ojek sayur bernama Novi, warga Lingkungan VI Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, mengasuh tiga anak yatim dengan keadaan serba kekurangan dan sangat memprihatinkan.N

  • Rabu, 16 Okt 2019 03:16

    Satgas Yonif 411 Kostrad Gelar Cara Cuci Tangan Pakai Sabun di Sekolah Perbatasan

    Dalam rangka mengajarkan langkah kecil hidup sehat sejak dini kepada anak-anak sekolah di perbatasan RI-PNG, Pos Kuler Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad menggelar kegiatan cara cuci tang

  • Jumat, 06 Sep 2019 08:26

    Yonglani membantah telah menganiaya A Mei

    Yonglani Damanik alias Yek Yong, pengusaha Restoran Internasional di Jalan Gereja Kota Pematang Siantar mengklarifikasi adanya pemberitaan di sejumlah media yang menuding dirinya melakukan penganiayaa

  • Jumat, 30 Agu 2019 13:40

    Jalan Protokol Ajumu Rusak, Provsu Diminta Tegur Perusahaan Pembawa Muatan Melebihi Tonase

    Potret jalan protokol Ajamu yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Mulai dari sepanjang jalan Sei Pinang hingga jalan menuju simpang Ajamu kondisi jalan tampak dengan kasat mata kondisinya be

  • Kamis, 29 Agu 2019 15:29

    Gerakan Pemuda Desa Minta Kejari dan Kapolres Periksa Kades Sei Pegantungan

    Diduga Korupsi Dana Desa Sei Penggantungan tahun anggaran 2018, Gerakan Pemuda Desa Sei Penggantungan meminta Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu dan Kapolres Labuhanbatu segera Periksa Kepala Desa Se

  • Senin, 26 Agu 2019 17:56

    Pelayanan Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok Dipertanyakan

    Kisah buruk pelayanan kesehatan kembali mengemuka ke publik. Kali ini seorang karyawati, I, yang dibawa ke IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok oleh saudara kandungnya setelah terjatuh saat turun dari

  • Jumat, 23 Agu 2019 15:23

    Warga Sergai Resah Atas Ulah Oknum Sekdes Desa Firdaus dan Centeng Kebun Socfindo

    Berdasarkan kwitansi penerimaan uang bermeterai 6000, yang diterima dan ditandatangani kedua oknum, yaitu Sekdes Firdaus (PNS) yang bernama Jamhuri dan seorang kepala centeng kebun Socfindo Sukarman,

  • Jumat, 23 Agu 2019 07:43

    Tanggapi keluhan warga, Babinsa Ramil 01/AK, Serda Irwandi Silahturrahmi ke pemilik kandang Ayam

    Terkait keluhan warga dusun Ranto Bangun desa Damuli Pekan kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura, tentang letak kandang ayam yang berada di pemukiman dan meresahkan warga, Babinsa Serda Irwandi la

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak