Minggu, 17 Feb 2019 05:55

11 Hari Pasca Gempa, TNI Telah Kirim 2.607 Prajurit ke Lombok

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Erickson/rls
Jumat, 17 Agu 2018 04:17
Puspen TNI
11 hari pasca gempa tektonik berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu 5 Agustus 2018 lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan 2.607 prajurit dari berbagai satuan di TNI AD, TNI AL dan TNI AU.  Pengiriman juga disertai alat dan perlengkapan yang dimiliki oleh TNI termasuk bantuan logistik dari TNI, Ibu-ibu Dharma Pertiwi, Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardya Garini dan masyarakat Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/8/2018). "Saya tidak menyebutkan satu persatu bantuan dari instansi lainnya, diantaranya Polri, Kementerian dan masyarakat Indonesia yang masih terus memberikan bantuan terhadap para korban gempa," ucapnya.

Menurut Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, pengiriman pasukan TNI dan alat perlengkapan untuk membantu korban gempa bumi merupakan salah satu tugas pokok TNI dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 tentang TNI, diantaranya membantu menanggulangi bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan.

Kapuspen TNI menyampaikan bahwa pemberangkatan personel dan alat perlengkapan, bantuan logistik dan alat kesehatan termasuk para relawan dilaksanakan melalui jalur udara dan laut. Melalui jalur udara menggunakan Pesawat TNI AU diantaranya Hercules C-130 A-2903, A-1317, A-1318 dan CN A-2903, A-295, A-235. "Pesawat tersebut bertolak dari Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Abdul Rahman Saleh Malang, Adisutjipto Jogjakarta dan Adi Soemarmo Solo," ungkapnya.

"Bantuan melalui jalur laut dengan mengerahkan lima KRI diantaranya KRI Banjarmasin 592, KRI Teluk Sibolga 536, KRI Teluk Banten 516, KRI Teluk Parigi 539 dan KRI dr Soeharso 990 sebagai kapal rumah sakit apung," tambahnya.

Kapuspen TNI juga mengatakan bahwa untuk mempercepat pembongkaran puing-puing reruntuhan dan rekonstruksi di lokasi gempa, TNI juga mengerahkan sejumlah Batalyon Zipur diantaranya dari Batalyon Zipur-10/2/Kostrad, Batalyon Zikon-13 Kodam XVIII/Kasuari, Pasmar -2 Surabaya, Paskhas dan dari Kodam-V/Brawijaya.

"Pengiriman bantuan personel TNI dari Satuan Zeni tersebut, diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan puing-puing reruntuhan dan pemulihan bangunan akibat gempa, sehingga masyarakat korban gempa dapat beraktifitas kembali seperti semula," ujar Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah.

Lebih lanjut Kapuspen TNI mengatakan bahwa tim kesehatan terus dikerahkan dari Mabes TNI, Mabes TNI AL, Batalyon Kesehatan 1/1/Kostrad Cilodong, Batalyon Kesehatan 2/2/Kostrad Malang dan Batalyon Kesehatan-2 Marinir Surabaya. "Selain mengerahkan personel, alat perlengkapan dan KRI, TNI masih menyiapkan tiga Heli untuk mendukung evakuasi dan pengiriman bantuan ke daerah-daerah yang terisolasi diantara Heli MI 17, Heli Bell 412, dan Heli Panther TNI AL," katanya.

Di sisi lain, Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah mengatakan bahwa setelah terjadi gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang wilayah Lombok, TNI juga telah mendirikan Posko Bantuan Bencana Alam di Gedung Suma 3, VIP Room Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. "Untuk penyaluran bantuan bagi korban gempa, bisa diakses melalui pesawat telpon 08126790682, 081231611998, 08187264089 dan 021-8011126," ucapnya.

"Hingga saat ini TNI telah menyalurkan bantuan ke Lombok melalui udara sebanyak 412.286 kg dan melalui laut 428 ton, diantaranya air mineral, obat-obatan, makanan, susu, tenda, alkom, dan lain-lain," tutup Kapuspen TNI.

Editor: Dito

T#g:NTBtni
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Feb 2019 04:13

    TNI Tetap Fokus Pada Tugas Pokok

    Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto membuka Rapat Koordinasi Bidang Operasi (Rakorops) TNI Tahun 2019 yang diikuti 138 peserta, dengan tema "Melalui Rakorops TNI Kita Mantapkan Kes

  • Senin, 11 Feb 2019 13:01

    Kasum TNI: Upacara Bendera Bentuk Patriotisme Terhadap Negara

    Upacara bendera adalah bentuk penghargaan dan patriotisme terhadap negara dan bangsa Indonesia serta para pendahulu yang telah berjuang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari pa

  • Minggu, 10 Feb 2019 19:10

    Kakesdam V/Brw: Semangat Juang dr. Soebandi Harus Mampu Menjadi Motivasi

    RS Baladhika Husada Jember Sebagai Unsur Pelayanan Untuk Meraih Akreditasi Pelayanan Paripurna.

  • Jumat, 08 Feb 2019 20:08

    Dan PMPP TNI: Tingkatkan Kesiapan dan Kewaspadaan Dalam Melaksanakan Tugas PBB

    Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-E Multidimentional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA CAR) harus tingkatkan  kes

  • Jumat, 08 Feb 2019 17:38

    Prajurit Profesional adalah Prajurit Yang Mematuhi Hukum

    Penegak hukum adalah ujung tombak kepatuhan terhadap hukum itu sendiri. Untuk itu, setiap Polisi Militer harus terlebih dulu memiliki komitmen yang tinggi terhadap hukum dan setiap aturan yang berlaku

  • Jumat, 08 Feb 2019 10:18

    Kapolrestabes Medan Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2019

    Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH,SIK,MSi menghadiri upacara gelar operasi Gaktib dan Yustisi tahun 2019 di lapangan hijau Makodam I/BB jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Jum'a

  • Jumat, 08 Feb 2019 01:08

    Panglima TNI Apresiasi TNI AL Mengusir Kapal Asing Tanpa Izin

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. sangat mengapresiasi tindakan tegas yang telah dilakukan oleh TNI AL dalam mengusir kapal-kapal asing yang memasuki wilayah perairan kedaulatan Negara

  • Kamis, 07 Feb 2019 21:07

    Panglima TNI Pimpin Sertijab Kasum TNI

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Staf Umum (Kasum) TNI dari Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A. kepada Mayjen TNI Joni Supriy

  • Rabu, 06 Feb 2019 12:06

    Angkatan Bersenjata India Proyeksikan Latihan Bersama Peacekeeping dan Anti Teror

    Angkatan Bersenjata India diproyeksikan untuk melaksanakan Latihan Bersama di bidang Peacekeeping Operation dan Anti Terorisme di Indonesia Peace and Security Center (IPSC) dan juga Badan Nasional Pen

  • Kamis, 31 Jan 2019 20:11

    TNI Akan Lakukan Operasi Psikologi dan Teritorial di Papua

    TNI akan melakukan operasi psikologi dan operasi teritorial di Papua, sehingga rakyat Papua ketika melihat TNI berbaju loreng turun di lapangan, mereka tidak ketakutan dan menerima kehadiran prajurit

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak