Senin, 27 Mei 2019 03:27
  • Home
  • Ragam
  • Tugas Perbantuan TNI kepada Polri dari Perspektif HAM

Tugas Perbantuan TNI kepada Polri dari Perspektif HAM

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Erickson/rls
Kamis, 14 Mar 2019 17:44
Puspen TNI
Kasum TNI
Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) Tugas Perbantuan TNI kepada Polri dari Perspektif HAM, bertempat di Hotel Santika, TMII, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2019).

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam sambutannya yang diwakili oleh Kasum TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara majemuk dengan beragam suku, ras, budaya, agama, dan golongan yang tersebar di berbagai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bisa dikatakan bahwa Indonesia sebagai Negara yang rawan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban yang dapat berkembang menjadi konflik horisontal maupun vertikal.

"Hal itu bisa terjadi apabila tidak diantisipasi secara dini oleh Tentara Nasional Indoneisa (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Stakeholders lainnya, serta seluruh komponen bangsa secara bersinergi, terintegrasi dan berkesinambungan", kata Panglima TNI.

Panglima TNI mengungkapkan bahwa tugas perbantuan TNI kepada Polri ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. "Rule Of Engagement atau Aturan Pelibatan TNI, mengambil referensi dari Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, KUHP, KUHAP, Prosedur Tetap Kepala Kepolisian negara Republik Indonesia tentang Penanggulangan Anarki, Hukum Humaniter, Protokol VII PBB tentang Prinsip dasar penggunaan kekerasan dan senjata api oleh aparat penegak hukum, dan Resolusi PBB tentang Ketentuan Berperilaku (code of conduct) bagi pejabat penegak hukum", tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa aturan pelibatan ini merupakan pedoman bagi prajurit dan satuan dalam melaksanakan tindakan polisional, agar dapat dijamin legalitasnya. "Setiap tindakan, prinsip proporsionalitas dan pembatasan harus dijunjung tinggi, dipatuhi, sehingga dapat meminimalisir dampak gangguan Kamtibmas, serta tercegahnya pelanggaran hukum", ujarnya.

"Perlu diketahui bahwa dalam tugas perbantuan TNI, apabila tidak diberikan lokasi obyek pengamanan khusus, satuan TNI mem-back up satuan Polri, hal ini yang sering berpotensi terjadi pelanggaran hukum dan HAM", pungkasnya.

Turut hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut yaitu Asops Kapolri yang diwakili oleh Brigjen Pol Kusharyanto, Ketua Komnas HAM RI, Ahmad Taufan Damanik, Dirum HAM Kejaksaan Agung RI, Sidabutar, dengan penanggap utama Bapak Sulaiman Sujono Delegasi  ICRC Indonesia, Ibu Indah dari Dir Ham Kemenlu RI dan Brigjen TNI Tudi Syamsir dari Kemenkopolhukam serta diikuti 90 peserta terdiri Pati Sahli, Asisten Panglima TNI dan perwakilan satuan TNI serta Polri.

Editor: Budi

T#g:HAM
Berita Terkait
  • Kamis, 16 Mei 2019 17:26

    Pemuda Muhammadiyah Sumut Imbau Semua Elemen Anak Bangsa Menahan Diri

    Basir Hasibuan M.Pd., Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, menghimbau semua elemen anak bangsa untuk menunggu keputusan KPU 22 Mei nanti."Bagaimana pun (KPU) itu lembaga yang sah secara hukum", t

  • Minggu, 05 Mei 2019 09:05

    Rektor Universitas Muhammadiyah dan Dandim 0824 Buka Lomba PBB Tingkat SMA

    Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Jember Dr Ir M Hasmi D.E S.S bersama Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar membuka Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) memperebutkan Piala Rektor UM

  • Senin, 29 Apr 2019 20:29

    Sikapi Hasil Pilpres, PW Muhammadiyah Sumut Minta Masyarakat "Cooling Down"

    Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut) meminta semua pihak tetap menjaga kerukunan bangsa.

  • Kamis, 18 Apr 2019 19:18

    Muhammadiyah Minta Elite Politik Terima Apapun Hasil Pilpres 2019

    Haedar Nashir, Ketum PP Muhammadiyah, angkat bicara mengenai seruan people power oleh sejumlah elite politik.

  • Kamis, 14 Mar 2019 20:14

    Generasi Muda Pelopor Semangat Kebangsaaan

    Generasi muda sejak dahulu selalu menjadi pelopor dan motor semangat kebangsaan. Para pemuda lah yang mendirikan dan mencetuskan Sumpah Pemuda. Selain itu, para pemuda juga yang bergerak dalam berbaga

  • Kamis, 14 Mar 2019 08:14

    Panglima TNI Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Riau

    Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan kuliah umum di hadapan sekitar 500 mahasiswa dan Civitas Akademi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dengan materi "Peran Pemuda dan Mahas

  • Minggu, 03 Mar 2019 21:03

    Polsek Hinai- Langkat Tangkap Pemakai Shabu

    Berawal dari info masyarakat, jajaran Polsek Hinai- Polres Langkat mengamankan Awaluddin, 46 tahun, warga Desa Payah Bakung gg Pinang kec. Hamparan Perak Kab. Deli Serdang, Minggu (3/3/2019).Kapolsek

  • Jumat, 01 Mar 2019 10:01

    Babinsa Cakru Kodim 0824 dan PPL Bantu Antisipasi Serangan Hama Wereng

    Tanaman padi petani di wilayah Kabupaten Jember bagian selatan termasuk Desa Cakru Kecamatan Kencong Kab Jember pada saat sekarang ini mengalami puncak pertumbuhannya mendekati musim panen Maret 2019,

  • Sabtu, 09 Feb 2019 08:19

    Panglima TNI: Generasi Muda Pelopor Semangat Kebangsaan

    Generasi muda sejak dahulu selalu menjadi pelopor dan motor semangat kebangsaan. Para pemuda yang mendirikan Budi Utomo dan mencetuskan Sumpah Pemuda serta bergerak dalam berbagai medan perjuangan, se

  • Selasa, 05 Feb 2019 21:05

    Babinsa Karang Anyar Kodim 0824 Ikut Tanam Refugia

    Keberadaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam pendampingan pertanian merupakan bagian dari Implementasi Kerjasama Kementrian Pertanian RI dengan TNI AD dalam rangka Program Ketahanan Pangan Nasional

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak